Untukmu yang Terkena PHK di Tengah Pandemi Corona, Sabar ya. Masih Banyak Kesempatan di Luar Sana

Apa yang harus dilakukan PHK

Banyak hal tak terduga yang bisa terjadi dalam hidup kita, terutama setelah munculnya pandemi corona. Tiba-tiba banyak orang yang sakit dan meninggal. Toko-toko dan bandara ditutup. Perekonomian lumpuh. Banyak perusahaan yang kesulitan dan terpaksa melakukan PHK pada karyawan. Bahkan sudah ada jutaan orang di Indonesia yang kehilangan pekerjaannya.

Advertisement

Wajar kalau kondisi ini membuat kita semua sangat cemas. Sebab siapapun bisa terancam kehilangan pekerjaan. Seandainya kamu sedang mengalaminya, sabar ya. Tentu berat sekali rasanya.

Saat diberitahu kalau kamu di-PHK, pasti rasanya sangat kaget. Tak apa-apa, wajar kalau hatimu terluka

Mendapat kabar buruk / Credit: Tim Gouw via unsplash.com

Mungkin kamu dihubungi lewat telepon atau justru diminta datang langsung ke kantor. Lalu pelan-pelan kabar itu disampaikan. Ternyata kamu di-PHK dan harus berhenti kerja dari sana. Pasti kamu sangat kaget! Rasanya pikiran campur aduk dan kamu hampir tak percaya. Tapi keputusan itu benar adanya. Kamu hanya bisa menerimanya dengan pasrah. Sabar ya. Tak apa-apa kalau kamu merasa sedih, kecewa, bahkan marah karenanya. Sebab berita ini memang berat untuk diterima siapapun.

Setelah di-PHK, rasanya memang sedih harus berpisah dengan teman-teman kerja. Tapi tenang saja, kamu tetap bisa berhubungan baik dengan mereka

Rindu teman-teman / Credit: Brooke Cagle via unsplash.com

Sedih rasanya berpisah dengan orang-orang yang dulu sering kamu temui. Namun apa boleh buat, kondisinya sudah seperti ini. Ucapkanlah selamat tinggal pada mereka dengan baik-baik. Hanya karena emosi sesaat, jangan melakukan hal buruk yang bisa kamu sesali nantinya. Jagalah hubungan baik dengan mereka. Siapa tahu, di masa depan kalian akan saling membutuhkan.

Advertisement

Barangkali kamu tak punya penghasilan untuk sementara karena kehilangan pekerjaan. Jadi kencangkan ikat pinggang dan hemat uangmu yang masih ada

Hitung uangmu / Credit: Sharon McCutcheon via unsplash.com

Kehilangan penghasilan memang rasanya menakutkan. Kini pemasukanmu jadi berkurang. Tak ada lagi Lalu bagaimana caranya membayar biaya hidup dan lain-lain? Tenang dulu. Sebaiknya, segera cek semua tabungan dan simpananmu selama ini. Aturlah agar bisa membiayai hidupmu untuk sementara. Kamu juga perlu berhemat dan menahan diri untuk membeli macam-macam. Tenang saja, ini tak akan berlangsung selamanya.

Walaupun sulit, pada akhirnya kamu akan bisa menerima kondisi. Ingatlah bahwa PHK bukan akhir dari segalanya

Menerima kenyataan / Credit: Ben White via unsplash.com

Semua ini memang butuh penyesuaian. Tak apa-apa kalau kamu perlu istirahat dan menenagkan diri sejenak. Pikirkan baik-baik yang telah terjadi, lalu berusahalah untuk ikhlas. Ingatlah bahwa PHK bukan akhir dari segalanya. Sekarang kamu masih hidup dan masih sehat, itu adalah anugerah yang luar biasa di tengah pandemi corona. Jadi kamu masih bisa bangkit dan melanjutkan hidup.

Setelah ikhlas pada segala yang terjadi, saatnya kamu mencari pekerjaan baru lagi. Selalu ada jalan bagi orang-orang yang mau berusaha

Advertisement

Saatnya bangkit / Credit: Vinicius Wiesehofer via unsplash.com

Kamu masih muda dan punya talenta. Jadi kesempatan masih terbuka untukmu. Walaupun kondisi sedang sulit, masih ada cukup banyak lowongan kerja yang dibuka. Inilah saatnya kamu mendaftar dan mencari pekerjaan lagi. Prosesnya memang tak mudah, tapi jangan mudah menyerah. Siapa tahu pekerjaan yang baru justru lebih cocok untukmu.

Pelan-pelan, kamu pasti bisa membuat keadaan jadi lebih baik. Teruslah berusaha dan berjuang. Ingat, Tuhan memang sudah menggariskan rezeki untuk setiap manusia. Tapi rezeki itu hanya akan datang kalau dijemput sendiri oleh kita. Semangat!

Sudah waktunya kita lebih peduli, kenal, dan memahami virus corona yang sudah hidup di antara kita. Dapatkan E-book Panduan Normal yang Baru di sini.
Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Tinggal di hutan dan suka makan bambu

Editor

Penikmat jatuh cinta, penyuka anime dan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.

CLOSE