Di zaman sekarang memang terasa sulit untuk bisa membedakan mana teman yang sebenar-benarnya teman dan mana teman yang datangnya saat dia butuh saja. Semua terlihat baik dan menyenangkan saat berada bersama kamu.

Bukan berarti mengajakmu untuk berfikiran negatif pada orang lain. Tapi, Hipwee mengajakmu untuk berpikiran terbuka dan bisa membedakan mana teman yang bisa dijadikan sahabat selamanya dan mana teman yang sebaiknya kamu jaga jarak. Kerap tak terlihat oleh mata, namun pastinya kamu pasti bisa membedakan dengan hati.

1. Teman sejati akan selalu menemani dalam segala kondisi. Sementara teman yang datang saat butuh saja, hanya akan selalu datang dan pergi seenaknya

teman sejati dalam segala kondisi via www.tanyasinnettphotography.com

Setiap dari kita tentu akan mengalami naik turunnya kehidupan, tak terkecuali kamu. Dan ketika kita sedang terpuruk, kamu bisa membedakan mana teman yang terbukti baik dan mana teman yang baik saat ada maunya saja denganmu selama ini.

Dia yang tulus tidak akan sekalipun berpikiran untuk menjauh dari kamu yang tengah terjatuh dan tidak memiliki apa-apa. Sementara dia yang selama ini mendekat padamu karena kelebihan-kelebihan yang kamu punya tidak akan tinggal lama saat kamu berada dalam kondisi terburuk.

2. Tidak hanya memuji, teman yang baik akan selalu siap memberi kritik dan saran. Dia yang datang saat butuh saja, memuji karena ada maunya

Advertisement

bukan hanya memuji saat ia membutuhkan via everythreeweekly.com

Kalau menurut aku, lebih baik kamu ambil pekerjaan yang A aja. Memang gajinya nggak sebesar di perusaahan B, tapi aku yakin kamu bisa lebih berkembang

Kamu mungkin kerap diberi wejangan oleh temanmu, sekalipun dia tak bertanya banyak hal padamu, namun dia mengerti keresahan hatimu sebagai teman. Teman seperti ini memang jarang memuji, tapi dia yang mampu memberi kritik dan saran yang membangun untukmu adalah dia sebenar-benarnya teman yang kamu butuhkan untuk menjadi kawan di kemudian hari.

Sementara dia yang mungkin selalu memuji dan menganggung-agungkan kemampuanmu belum tentu menjamin bisa menjadi teman saat susah. Mungkin tanpa kamu sadari, pujian demi pujian yang dia lontarkan kemudian akan berujung pada sebuah tujuan yang ingin dia capai.

3. Walau tidak bisa bertemu setiap hari, teman sejatimu akan selalu peduli. Sementara teman yang datang saat membutuhkan, tak benar peduli pada keadaanmu

teman yang baik adalah yang benar-benar peduli via awesomememories.com.sg

Kata siapa kalau teman yang baik itu teman yang selalu ada 24 jam di sisi kita atau yang setiap hari mengekor kemana saja langkah kita pergi. Sebenarnya, teman yang nyata dilihat dari bagaimana kepeduliannya pada kita.

Teman baikmu mungkin tak bisa setiap hari menemanimu, namun dia selalu memastikan keadaanmu baik-baik saja. Bukan seperti dia yang datang karena ada maunya, kerap mengekor di belakangmu hanya untuk memastikan apa kamu bisa menolongnya atau tidak. Perhatiannya kepadamu sebatas karena cemas kalau kamu tidak akan bisa membantunya saat dia membutuhkan kamu.

4. Teman baik selalu mengajakmu untuk berkembang bersama. Sementara dia yang memang hanya ada maunya, selalu berusaha memenangkan segalanya

Teman sejati mengajak berkembang bersama via www.juliaromanophotography.com

Ini yang mungkin perlu kamu mengerti, bahwa teman yang baik adalah teman yang mengajakmu maju bersama. Dia mau jatuh dan kemudian bangun lagi bersamamu untuk berhasil mengejar kesuksesan bersama di kemudian hari. Dia tak keberatan sekalipun jalan yang kalian lalui penuh lubang, karena niatnya berteman denganmu tidak lain adalah ingin berkembang bersama-sama. Dia pun tak sekadar memerlukan kamu, tapi juga mau membantumu.

Sementara dia yang hanya memanfaatkanmu, selalu ingin menjadi sosok yang lebih baik darimu. Apapun caranya. Dia bahkan tak pernah benar-benar senang jika kamu berhasil dalam sebuah pencapaian. Pujian darinya pun kadang hanya kepalsuan semata. Intinya, dia hanya ingin dirinya sendirinya yang berhasil.

5. Dia yang bisa dijadikan sahabat tidak akan melupakanmu walau dia punya banyak teman baru. Sementara yang datang saat butuh, akan pergi saat menemukan teman lain yang lebih menguntungkan

ia selalu mengingatmu sebagai teman baik via slism.com

Seberapa banyak teman baru yang dimiliki, nggak akan melunturkan kepedulian dia yang jadi teman sejati padamu. Dia nggak akan pernah benar-benar melupakanmu. Baginya, kamu tetap teman nomor satu yang dia miliki. Nggak heran ketika kamu membutuhkan bantuan, dia nggak akan berpikir dua kali untuk meluangkan waktunya untukmu dan memberimu bantuan.

Jangan harap hal yang sama akan dilakukan pada teman yang ada saat butuh saja. Saat menemukan “teman” lain yang lebih menguntungkan, tanpa ragu-ragu dia akan pergi meninggalkanmu begitu saja.

6. Dan pada akhirnya, sebenar-benarnya teman adalah dia yang juga mau direpotkan setiap kamu butuh bantuan. Bukan hanya mau merepotkan kamu di setiap dia butuh

Teman yang baik tak akan pernah keberatan jika kamu merepotkannya dalam situasi tertentu. Tangannya akan terasa ringan saat membantumu. Tanpa kamu perlu merasa sungkan, kadang dia datang memberi bantuan bahkan tanpa kamu minta.

Dia adalah teman yang perlu kamu jaga kalau dia tak hanya bisa merepotkanmu setiap harinya. Tapi dia juga mau direpotkan dengan segala kesulitanmu.

Kalau dia yang hanya berpura-pura menjadi teman, tak akan pernah menampakkan batang hidungnya saat kamu butuh bantuan. Dia jelas hanya datang saat dia ingin merepotkanmu.

Sudah memutuskan untuk mempertahankan teman seperti apa?

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya