Merasa punya banyak keterampilan, dipercaya banyak orang dan dibikin sibuk dengan kerjaan yang menumpuk bisa bikin stres dan kehilangan waktu istirahat. Keterampilan dan bakat nggak lahir begitu saja, perlu dikejar dengan usaha serta latihan keras. Kamu yang sibuk dan punya jadwal yang menumpuk belum tentu menyandang status multitalenta. Jangan-jangan kamu merasa karena kesibukan yang menumpuk lantas mendapuk diri jadi orang yang punya segudang keterampilan macam orang multitalenta.

Kadang ada saja mereka yang mengaku multitalenta, semua kerjaan dikerjakannya sendirian. Hasilnya sudah jelas, sombong kalau sukses dan menyalahkan orang lain kalau gagal. Semoga kamu nggak keblinger seperti mereka yang selalu rajin menumpuk kerjaan padahal jika langsung dikerjakan atau dikerjakan bareng-bareng proses dan hasilnya enak. Kamu harus ngerti mereka yang multitalenta beneran sama mereka yang sok sibuk karena suka banget numpuk kerjaan.

1. Multitalenta tahu membagi waktu kerja, beda sama yang kadang suka sibuk karena terlalu sering menunda-nunda

Dia paham buat ngapain hari ini, jadi semua pekerja bisa selesai sesuai waktunya via unsplash.com

Advertisement

Karena memiliki banyak keterampilan, semua hal dikerjakan dengan rasa senang. Beda dengan orang yang sok ramah dan menerima semua pekerjaan, salah-salah malah jadi super sibuk dan jadi beban. Beda memang, kalau multitalenta pasti sesibuk apapun semua dikerjakan dengan senyuman, beda dengan mereka yang karena terpaksa atau merasa perkasa untuk mengerjakan banyak hal. Kita harus bijak ambil kerjaan biar bisa dikerjakan dengan hasil yang memuaskan.

2. Dari auranya sudah kelihatan, multitalenta selalu sumringah sedang yang sok sibuk muka selalu ditekuk

Mereka sumringah karena tahu kalau dia punya cukup modal keterampilan via unsplash.com

Kalau punya banyak perkerjaan pasti yang merasa punya keterampilan memandangnya mirip kayak hidangan nikmat yang mau disantap dengan lahap. Mereka yang kadang nggak bijak ambil semua kerjaan hari-harinya diisi dengan rasa was-was karena deadline semakin dekat dan kerjaan belum dikerjakan. Selain itu juga karena merasa kesulitan mengerjakan banyak hal malah jadi berantakan, mulai dari perencanaan sampai sentuhan akhir. Pokoknya beda banget dengan mereka yang bener-bener terampil.

3. Multitalenta bingung tentuin kerjaan mana yang harus diambil, orang sok sibuk kelimpungan cari pekerjaan yang nyaman

Karena dia bisa saja memilih pekerjaan yang dia mau dan dia suka, dia paham akan kemampuan dirinya via unsplash.com

Banyak kebahagiaan bagi mereka yang multitalenta, selain bisa dalam banyak hal, kebahagiaan juga datang saat menentukan kerjaan mana yang mau diambil. Tawaran pekerjaan sudah datang dari berbagai arah, sampai kelimpungan harus nentuin pekerjaan yang cocok. Beda banget sama yang merasa sibuk dan terlalu ambisius mengambil banyak hal, mereka merasa bingung cari pekerjaan. Kalau kamu bukan orang yang diberkahi kemampuan banyak, baiknya fokus dalam satu hal yang kamu rasa nyaman.

4. Multitalenta malu kalau mengeluh dengan kesibukan, yang sok sibuk isinya curhat kecapekan

Dia malu kalau terus-terusan mengeluh karena sibuk via unsplash.com

Advertisement

Kenapa mereka yang terampil dalam berbagai bidang merasa santai? Sudah jelas, mereka tenang dengan tantangan di hari depan karena modal yang mereka miliki. Mereka nggak terlahir dengan kemampuan ekstra, mereka merawatnya dan terus berlatih. Beda banget dengan orang yang kurang bijak mengukur kemampuan diri sendiri, sering keblinger karena merasa semua hal bisa dikerjaan dengan baik. Jatuhnya, setiap hari hanya mengeluh dan kejebak banyak hal yang diambilnya sendiri.

5. Kadang yang multitalenta justru nggak tahu kalau dirinya multitalenta, beda dengan yang sok bisa segalanya

Yang sok multitasking malah kadang kelabakan sendiri. Awas sakit, Mas! via unsplash.com

Kamu pernah merasa bisa mengerjakan sesuatu yang orang lain kerjakan dengan lebih baik? Jangan-jangan kamu salah satu orang yang nggak sadar kalau kamu punya keterampilan. Banyak di luar sana orang-orang yang karena faktor tertentu nggak bisa mengembangkan diri. Tapi, ada juga orang di luar sana yang diberi banyak waktu tapi bermalasan, ketika waktunya kerjaan datang dengan merasa sok bisa semua kerjaan diambil. Kalau seperti bahaya juga misal mengerjakan hal yang kaitannya dengan banyak orang.

6. Multitalenta memang punya keterampilan karena usaha dan latihan, kamu yang nggak mau usaha wajar saja kalau kelabakan kerjaan menumpuk

Selain usaha dan kerja keras, kadang mereka yang multitalenta tahu banget kapan suatu hal dikerjakan dengan bantuan orang. via unsplash.com

Pekerjaan yang menumpuk bisa saja dihindari dengan bikin jadwal kerja dan semacamnya. Mereka yang terampil pasti tahu bagaimana mengatur jadwal, menerima pekerjaan yang sekiranya bisa dikerjakan sesuai kemampuan. Sialnya, mereka yang kalah karena merasa nggak multitalenta bergumam bahwa semua hal tergantung bakat. Padahal urusan bakat, kita tahu kalau nggak ada bakat dari lahir, yang ada adalah latihan dan kerja keras. Ya wajar saja kalau kamu kewalahan kalau ditimpa banyak kerjaan, usaha dong biar terampil dan pasti semua pekerjaan semakin mudah.

Multitalenta nggak harus sibuk, orang sibuk juga nggak mesti dia multitalenta. Kadang kalau merasa memiliki keterampilan kamu jangan sungkan untuk membenahi dan mengasah terus kemampuan. Kamu pasti pernah dihadapkan pada beberapa pilihan sulit karena dua-duanya enak dan “kamu banget”. Memilih sesuatu jangan terlampau pusing, pastikan pilihan yang kamu ambil bermanfaat untukmu di hari depan dan orang-orang sekelilingmu. Perlu hati-hati memang saat harus memilih sesuatu, pikir panjang dan optimis ya!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya