Dan Price, CEO Gravity Payments, menjadi buah bibir netizen dunia. Pria berambut gondrong tersebut baru aja dapat hadiah dari para karyawannya sebagai hadiah atas kebijakannya yang menaikkan gaji para karyawan hingga 2 kali lipat! Siapa pun yang mendengar berita ini pasti bakal langsung mengidolakan CEO yang sempat dijuluki sebagai The Best Boss in America oleh salah satu majalah di Amerika Serikat.

Tunggu deh, kamu pasti bakal mikir ini cuma ada di negeri yang utopis. Guys, ini beneran nyata! Sosok pemimpin seperti Dan masih ada di dunia ini. Coba ya, simak cerita di bawah ini.

Saat ini bagaimana kondisi di lingkungan kerjamu? Jangankan ngomong, mungkin ngobrol dengan bos saja kadang kamu sesak napas

Ngobrol sama si bos aja kamu udah ketar-ketir. via www.slashfilm.com

Sebagian kamu mungkin masih menganggap bahwa bos adalah seseorang yang ditakuti. Di mana mendengar namanya saja udah bikin kamu ketar-ketir. Memandang sosoknya bikin kamu tegang menyelesaikan pekerjaan. Bahkan nggak sedikit yang akhirnya memilih resign lantaran nggak kuat mental menghadapi bos yang otoriter. Wah, kalau kamu diberi kesempatan untuk bekerja di Gravity Payments, sebuah perusahaan yang bermarkas di Ballard, Seattle, Washington, USA, kamu pasti bakal senang banget! Karena kamu bakal jadi anak buahnya si Dan Price.

Dan Price berhasil menjadi idola berkat usahanya menaikkan gaji para karyawannya hingga 2 kali lipat

Dan Price, sang CEO Gravity Payments via www.nytimes.com

Advertisement

Percaya atau nggak, Dan Price menaikkan gaji para karyawannya hingga 2 kali lipat. Yup, dia rela menurunkan gajinya sendiri dari sekitar Rp 14 milyar menjadi Rp 918 juta. Hal tersebut dia lakukan demi bisa menggaji 120 karyawannya sebesar Rp 918 juta per bulan. Sungguh sebuah hal yang jarang dilakukan oleh banyak bos kebanyakan. Dan percaya bahwa pendapatan yang cukup baik bisa meningkatkan kebahagiaan seseorang. Nah, kalau hati udah bahagia, kerja pun pasti bakal lebih semangat bukan?

Pengorbanannya tak sia-sia karena sang karyawan menghadiahinya dengan sebuah mobil

Momen saat Dan dihadiahi mobil oleh para karyawannya. via citizen6.liputan6.com

Apa yang Dan lakukan ternyata membuahkan hasil yang mengharukan. Oleh karena karyawannya patungan untuk membelikan sebuah mobil Tesla model S yang sangat diimpikannya. Mobil tersebut sebagai hadiah atas pengorbanan dirinya yang rela menurunkan gajinya sendiri. Hadiah mobil tersebut sungguh bikin sang bos terharu.

Dan Price benar-benar memposisikan dirinya sebagai pemimpin, bukan majikan

CEO idola nih! via www.geekwire.com

Dan Price adalah contoh nyata CEO yang berusaha menjadi pemimpin, bukan majikan. Ia menganggap para karyawannya sebagai bagian dari timnya. Sehingga dia sebagai bos dan juga karyawannya sama-sama berusaha agar timnya bisa mencapai target. Dan, sebagai bos tidak lantas lepas tangan begitu saja dan menyerahkan beban sepenuhnya pada karyawannya. Ia dan karyawannya justru sama-sama bekerja keras untuk mencapai hasil yang diinginkan perusahaan.

Dan Price selalu runtinkan waktu untuk membimbing dan memperhatikan para karyawannya

Dan Price selalu menyempatkan diri untuk mementoring timnya. via www.king5.com

Dalam sebuah wawancara, Dan mengatakan bahwa mementoring kerja timmu adalah hal yang paling utama. Nggak hanya tentang kinerja mereka aja, tapi juga sesekali memperhatikan kesejahteraan mereka. Dengan begitu kamu bisa lebih memahami apa aja kesulitan yang mereka alami. Rutinkan waktu untuk memantau para karyawanmu setidaknya 2-3 bulan sekali.

Belajar dari Dan Price. Sebagai seorang bos, memberikan yang terbaik untuk tim yang bekerja bersamamu adalah sebuah kewajiban

Kerahkan usaha terbaikmu untuk timmu, untuk perusahaanmu. via sacredjourneysracine.com

Kerahkan usaha terbaik yang kamu punya untuk timmu. Bukan berarti sebagai bos kamu bisa seenaknya melempar tanggung jawab pada anak buahmu. Prinsip memberikan yang terbaik untuk tim ini akan sangat berdampak bagi kinerjamu sebagai pemimpin. Apa pun akan kamu usahakan demi hasil yang maksimal bagi timmu, perusahaanmu.

Pemimpin yang baik biasanya mau mendengarkan pendapat dari karyawannya, dan mengambil keputusan dengan demokratis

Mau mendengar pendapat karyawannya. via medium.com

Pemimpin yang baik nggak gengsi untuk mendengar pendapat dari para karyawannya. Karena dia paham bahwa mendengar pendapat dari karyawannya bisa menambah insight baru. Hal ini sangat dibutuhkan saat perusahaan atau timmu tengah mengalami kesulitan. Yup, agar kamu sebagai pemimpin dan anggotamu sama-sama mencari jalan keluarnya.

Ya, pemimpin itu rela berkorban! Seperti Dan Price yang rela mengesampingkan dirinya demi karyawan dan perusahaannya

“Dan, terima kasih untuk selalu mementingkan kepentingan tim dibanding dirimu sendiri.”

via bisnis.liputan6.com

Itu tadi adalah ucapan terima kasih yang disampaikan oleh karyawannya kepada Dan Price. Hal tersebut sungguh membikin terharu Dan sendiri. Bagi kita yang menyaksikan videonya, bukan hadiah yang diberikan pada Dan yang bikin terharu, tapi usaha Dan yang berusaha membahagiakan karyawannya itulah yang sungguh menginspirasi banyak orang. Apalagi sampai rela mengurangi gajinya sendiri demi menaikkan upah karyawannya. Sungguh menginspirasi bukan?

Untuk kamu yang bercita-cita menjadi CEO, Dan Price bisa banget kamu jadikan panutan. Sosok pemimpin yang berkorban demi kebahagiaan karyawannya. 🙂