Kalau berbicara perkara fisik, pasti nggak ada habisnya. Ada aja celah bagi mereka untuk membicarakanmu secara fisik. Cantik dan memiliki badan bagus, dikomentarin. Wajahnya biasa aja dengan tubuh yang biasa aja juga dikomentari. Kurus, gendut, tinggi, pendek apalagi. Selalu ada komentar tentang fisik manusia. Tak terkecuali dengan bentuk fisikmu yang bongsor. Postur bongsor yang membuatmu lebih tinggi dan lebih besar dari teman-teman seusiamu tak luput dari pandangan orang lain.

Memiliki tubuh bongsor memang sama sekali nggak ada masalahnya. Namun, hal-hal ini pasti sudah khatam kamu rasa, ketika orang-orang sibuk mengomentari postur tubuhmu yang tinggi besar. Mulai dikata lebih tua dari yang lainnya sampai punya julukan raksasa jalan.

1. Punya tubuh bongsor, kamu pasti pernah dicap sebagai cewek yang doyan makan banyak. Padahal nggak semuanya benar, bisa jadi postur bongsormu itu adalah turunan

Ini keturunan, bukan karena banyak makan 🙁 via www.bussinesinsider.com

Memiliki tubuh yang lebih besar dan tinggi membuatmu dicap sebagai pemakan segala. Segala makanan pasti mereka kira akan kamu lahap tanpa terkecuali, mengingat postur tubuhmu yang terlihat tumbuh tinggi dan menyamping. Padahal, nggak semuanya seperti itu. Bisa saja postur tubuhmu yang bongsor itu keturunan dari keluarga. Bisa juga memang karena kamu yang rajin berolahraga sedari kecil seperti renang atau main basket.

2. Kamu pasti pernah dikira yang lebih tua jika dibandingkan dengan kakak atau sepupumu yang lain.  Mengingat postur tubuhmu yang lebih besar dan tinggi

Aku adeknya 🙁 via www.whimmagazine.com

Advertisement

Postur tubuh bongsor itu pun membuatmu selalu dikira lebih tua dari saudara-saudaramu. Padahal, mungkin saja kamu yang paling muda di antara mereka. Kalau kamu merupakan anak terakhir dari keluargamu, pasti deh kamu dikira sebagai anak sulung. Padahal nyatanya kamu adalah anak bungsu. Gara-gara faktor fisik saja yang membuatmu dikira lebih tua dari yang lainnya.

3. Orang-orang pun kadang tak pernah benar saat menebak jenjang sekolahmu. Masih SMP tapi dikira udah SMA atau bahkan udah kuliah

Mmm baru masuk SMA 🙁 via www,gurl.com

Padahal sebenarnya kamu masih duduk di bangku sekolah, tapi kebanyakan orang yang baru mengenalmu pasti mengatakan kamu adalah anak kuliah atau malah udah kerja. Nggak masalah sih bagimu ketika kamu dikira udah beberapa tingkat lebih tinggi. Namun, lama-kelamaan kesal juga. Kamu kadang berpikir kenapa yang berbadan bongsor selalu disamakan dengan umur yang lebih tua. Padahal ‘kan nggak semuanya seperti itu.

4. Punya postur tubuh yang di atas rata-rata membuatmu sedikit kesulitan saat membeli baju maupun sepatu

Susah cari baju via www.picjumbo.com

Dan masalah pun datang ketika kamu akan membeli pakaian. Saat mencari pakaian, seringkali kamu beralih ke ukuran cowok. Mengingat jarang ada baju cewek yang muat untukmu. Kalau pun muat kamu harus menahan napas karena saking sempitnya. Nggak hanya baju, masalah sepatu pun kamu biasa untuk membeli sepatu cowok. Ukuran 40 dan beberapa ukuran di atasnya, pasti akrab buatmu.

5. Akhirnya, kamu kerap membuat sendiri bajumu. Karena jarang bisa menemukan pakaian yang pas untukmu

Bikin baju sendiri via www.unsplash.com

Saat udah cari kemana-mana tapi nggak ada yang pas untukmu, pilihannya yang membuat sendiri baju yang kamu mau. Aksi memburu kain dan mencari model pun seakan menjadi kegiatan favoritmu. Kalau masalah sepatu, memang jarang sih kamu membuatnya sendiri. Mengingat waktu yang dibutuhkan untuk membuatnya cenderung lebih lama.

Tapi, bukannya malu, kamu justru bangga. Karena kamu bisa memakai pakaian yang “kamu banget” dan nggak banyak orang pakai sebelumnya. Merasa lebih eksklusif sih sebenarnya. Hehe..

6. Teman-temanmu pun sering mengejekmu sebagai “raksasa” atau sederet panggilan yang lainnya

Dikatain raksasa 🙁 via www.unsplash.com

Ketika punya postur tubuh tinggi dan besar, apalagi panggilan kesayangan selain “raksasa berjalan”?. Kamu pun harus pintar-pintar menata kesabaran, mengingat nggak hanya itu saja panggilan yang kamu sandang. Mungkin kamu pernah dipanggil “ruko berjalan”, “menara air” sampai “kulkas dua pintu” pun akrab kamu dengarkan.

Kamu hanya bisa pasang senyum aja sih sama mereka. Toh, memag fisikmu begitu adanya. Malahan kamu bisa berbangga dengan sebutan-sebutan tersebut karena diam-diam mereka memberikan perhatian lebih padamu lewat hal itu.

7. Pertanyaan abadi seperti “Kamu tingginya berapa?” atau “Kamu berat badannya berapa?” sudah berulang kali kamu jawab

Nggak ada pertanyaan lain ya? via www.unsplash.com

Selain panggilan kesayangan yang menguji kesabaran, pertanyaan-pertanyaan abadi juga kerap kali kamu jawab. “Kamu tingginya berapa” serta “Kamu berat badannya berapa” menjadi makanan sehari-harimu apabila kamu bertemu orang baru. Sebenarnya nggak masalah sih dengan pertanyaan tersebut, namun kalau ditanya hampir setiap waktu ya kadang males juga jawabnya. Toh, ada hal-hal lain yang lebih penting daripada sekadar tinggi dan berat badan ‘kan?

8. Punya badan bongsor ternyata membawa berkah juga. Kamu jadi bisa ikut tim basket atau peleton inti tanpa tes tinggi badan

Gabung tim basket dong via www.active-body.info

Mempunyai postur tubuh bongsor ternyata membawa berkah juga. Salah satunya dengan postur tubuh yang cenderung tinggi itu, kamu jadi lolos setiap kali ingin bergabung menjadi tim basket sekolah atau peleton inti. Tes tinggi badan pun akan kamu lalui dengan mudahnya. Bahkan nggak jarang teman-temanmu jadi iri dengan tinggi badanmu itu.

9. Kamu pun jadi penolong pertama saat keluarga atau teman-teman yang kesulitan mengambil sesuatu di atas lemari

Nggak nyampe ya? via www.unsplash.com

Selain itu, postur tubuhmu yang bongsor juga menjadikanmu selalu menjadi penolong pertama saat teman atau anggota keluargamu membutuhkan barang yang ada di atas sana. Ya walaupun kadang mereka hanya membutuhkanmu untuk mengambil barang aja, tapi paling tidak kamu bisa sedikit berbangga ‘kan punya tubuh yang bisa menggapai apa saja?

Ngambil gini aja nggak sampai?

Sini aku ambilin 🙂

Tuh ‘kan, mempunyai postur badan bongsor ternyata nggak selalu menjadi kekurangan. Malah bisa kamu jadikan sebagai kelebihan, salah satunya adalah saat orang-orang membutuhkan bantuanmu untuk mengambil sesuatu di atas sana. Meskipun hal-hal di atas sering kamu rasakan, tapi mulai sekarang nggak perlu lagi ya, kamu malu atau minder gara-gara tubuh bongsormu! 🙂

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya