Sebagai pekerja kantoran yang digaji oleh perusahaan, kamu sering terjebak di balik meja kerja 8 jam sehari dan 5 hari seminggu. Itu belum dihitung jika harus lembur di akhir pekan. Karena itu, kamu kehilangan kesempatan untuk melakukan hal-hal lain yang mungkin sudah kamu idam-idamkan sejak lama.

Nggak heran kamu jadi jenuh, bosan, tertekan, dan mudah stres. Apalagi saat pekerjaan sedang banyak-banyaknya, dan bos lagi nyebelin-nyebelinnya. Rasanya pengin resign aja dan jadi pengusaha. Ah, wahai kamu yang pergi pagi pulang setelah petang untuk perusahaan orang, tak heran kalau dalam hati kecilmu ada hal-hal ini yang kamu inginkan.

1. Pas bos lagi nyebelin-nyebelinnya, ada offering dari kantor lain yang jauh lebih tinggi. Wah, pasti kamu bahagia sekali!

Ups, ada tawaran kerja! via www.pexels.com

Advertisement

Bos yang rupawan dan baik hati mungkin cuma ada di novel. Yang kamu temui justru bos yang hobi mengomel, penganut paham “bos tak pernah salah”, dan bos yang hobi memberikan revisi bolak-balik untuk hal-hal yang sepele banget. Di momen paling sebal-sebalnya pada bos ini, kamu sering berharap ada tawaran dari kantor lain kan? Dengan posisi yang lebih oke dan gaji yang lebih tinggi. Dengan begitu kamu bisa “say goodbye” dengan elegan ke bosmu yang menyebalkan!

2. Jenuh dan bosan sama kerjaan, tapi belum pengin resign. Andai bisa mengajukan cuti panjang dan tetap dibayar

Boleh cuti sebulan? via www.123rf.com

Passion ternyata tidak menyelamatkanmu dari kebosanan. Meski pekerjaanmu sehari-hari menyenangkan, ada kalanya rasa jenuh dan tertekan melanda. Apalagi saat pekerjaan sedang sulit-sulitnya. Namun kamu tidak ingin gegabah dengan mengajukan surat resign. Belum tentu di luar sana kamu bisa menemukan pekerjaan yang lebih baik dari ini. Kamu cuma cuti sejenak, dan mungkin refreshing di suatu tempat yang menyenangkan seperti Sydney.

Apalagi ada sekarang ada Singapore Airlines yang bisa membawamu ke Sydney dengan pelayanan yang super keren. Bukan cuma kabinnya yang semua baru, tapi juga begitu banyak program hiburan yang bisa dinikmati selama perjalanan. Mulai dari film, program TV, sampai pilihan musik yang beragam. Wow, hasrat liburan semakin memuncak! Suasana hangat Sydney yang membuat pikiran segar kembali sudah terbayang-bayang di benak. Daripada kepikiran terus, coba deh kamu mulai mengajukan cuti 2 minggu ke atasanmu. Siapa tahu disetujui ‘kan?

3. Ada promo dan diskon pesawat gitu kek, biar kamu liburan ke luar negeri yang jauuuh. Biar nggak direcoki soal pekerjaan

Liburan ke Blue Mountains via www.123rf.com

Advertisement

Untuk yang sehari-hari terjebak di balik meja kerja, liburan jadi suatu kebutuhan. Setidaknya tiga bulan sekali, kamu merasa perlu mengajukan cuti sehari atau dua hari untuk sejenak mengistirahatkan diri. Tapi kamu bosan juga liburan yang dekat-dekat. Sesekali pengin liburan ke luar negeri yang jauh. Dan setiap kali kamu mengeluh butuh liburan, teman-temanmu langsung menyarankan Blue Mountains sebagai wisata alam yang cocok untuk melepas penat dari jenuhnya pekerjaan.

Hanya berjarak 2 jam dari Sydney, kamu bisa menikmati momen jalan-jalan di antara pepohonan berusia ratusan tahun. Bahkan kalau kamu menginap, di pagi hari kamu akan melihat pemandangan kabut di lembah yang priceless banget. Dan jangan lupa kereta gantungnya! Blue Mountains memang cocok banget untuk tempat melarikan diri saat semangat kerjamu lagi loyo-loyonya.

Gimana kamu nggak semakin mupeng? Seandainya saja ada diskon dan promo perjalanan, pasti kamu sudah cus ke Sydney untuk liburan.

4. Kenapa sih kantor nggak kayak sekolah? Saat para guru rapat, siswa bisa pulang cepat?

Wine School

Di masa sekolah SMA dan SMP dulu hal paling menyenangkan adalah saat guru-guru ada rapat besar. Pelajaran ditiadakan dan siswa-siswa pulang cepat. Sekarang kadang-kadang pun kamu berharap, kenapa kantor nggak seperti sekolahan saja ya? Pengin menikmati suasana sekolah lagi minus pe-er dan ujian nasional? Hunter Valley di Sydney bisa memberimu pengalaman itu!

Memang nggak sekolah kayak di kelas-kelas sih, melainkan belajar membuat permen di Candy Class School yang akan membuatmu merasa seperti tokoh Charlie di Charlie And The Chocolate Factory. Setelah itu, “ajak teman-teman sekelas” untuk jalan-jalan di Vineyard, dan mengintip tempat yang dikenal sebagai pusatnya wine di Australia itu.

5. Saat kerjaan mengharuskanmu lembur berhari-hari, si kesayangan datang memberi perhatian. Sayangnya, kamu sekarang sedang lajang

Capek kerja via www.pexels.com

Mendekati tanggal-tanggal deadline, pekerjaanmu jadi gila-gilaan. Jam kerja sebenarnya hanya sampai pukul lima, tapi pada realitanya, kita cenderung bekerja lebih dari pukul 5. Pekerjaan seolah tiada habisnya. Belum selesai yang satu, sudah muncul yang lainnya. Jangankan makan, minum air putih pun terkadang kamu lupa. Di masa-masa hectic ini, alangkah indahnya jika ada seseorang yang memberimu perhatian. Tak sekadar mengingatkanmu makan, tapi langsung membawakan makanan kesukaanmu. Seseorang yang paham betul akan kebutuhanmu seperti Singapore Airlines memahami bahwa setiap penumpang punya kebutuhan hidangan makanan yang berbeda-beda. Mulai dari makanan bayi, vegetarian, muslim (halal), hingga hidangan untuk yang sedang menjalani program diet khusus.

Bahkan untuk penerbangan ke Sydney, Singapore Airlines kini hadir dengan all-new cabin yang super nyaman. Perjalanan yang panjang pun jadi nggak membosankan karena ada lebih dari 1000 pilihan film, program televisi dan musik selama perjalanan. Duh, coba kamu punya sosok yang bisa mengerti kebutuhanmu seperti Singapore Airlines ya. Meski perjalanan panjang dan melelahkan, kamu serasa jadi raja. Meski pekerjaan super banyak dan bikin kamu lupa memperhatikan dirimu sendiri, ada orang lain yang melakukannya untukmu. Uwuwuwu~~~

Pelayanan di Singapore Airlines

Bosan, lelah, jenuh, dan benci dengan pekerjaan sehari-hari itu sah-sah saja. Namun jangan terlalu lama ya. Ingat bahwa sementara kamu merasa begitu malas untuk berangkat kerja, ada orang lain yang bersemangat berangkat mencari kerja. Dan saat kamu mengeluh dan memaki pekerjaan yang tiada habisnya itu, ada orang lain bersedia dengan senang hati menggantikanmu. Tapi yang namanya berharap sih ya boleh-boleh saja, semustahil apapun harapan tersebut. Kalau belakangan keinginan-keinginan itu makin sering muncul di pikiranmu, mungkin kamu benar-benar butuh cuti dan liburan. Yuk, segera rancang liburan ke Sydney yang kamu idamkan dengan Singapore Airlines.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya