Siapa yang tak kenal Jackie Chan? Aktor kawakan yang kini berusia 62 tahun ini namanya sudah mendunia, mereka penikmat film aksi-komedi sudah bisa dipastikan akan mengenalnya. Baru-baru ini tepatnya tanggal 12 November 2016, Jackie Chan untuk pertama kalinya mendapatkan penghargaan Oscar setelah 56 tahun berkarya. Ia juga sudah membintangi lebih dari 200 judul film saat ini. Penghargaan Honorary Oscar dalam The Eighth Annual Governors Awards, dia terima di Hollywood and Highland Center.

‘I only want my work to make people happy’

Nama Jackie Chan mulai terkenal sejak muncul di film Drunken Master (1978). Kini ia dikenal sebagai seorang aktor, sutradara, stuntman, produser, penulis naskah layar lebar, penyanyi, sekaligus koreografer. Sebagai bintang cantopop dan mandopop Jackie bahkan sudah menerbitkan sekitar 20 album. Semua itu ia raih dalam perjalanan hidupnya yang sangat inspiratif. Sebuah kisah nyata yang layak kita baca, telaah, dan ambil pesan-pesan positifnya.

Now I am older, I understand we have to accept who we are’

Jackie Chan kecil dikenal dengan nama Pao Pao, julukan ini merupakan pertanda sekaligus doa yang membuatnya jadi orang besar sekarang

Pao Pao via wikiwand.com

Advertisement

‘When I was young I didn’t care about education, just money and box office’

Lahir dengan nama Kong-sang Chan pada  7 April 1954 di Victoria Peak, Hong Kong. Ia lebih dikenal dengan nama Pao Pao saat dia kecil, arti dari panggilannya itu adalah ‘peluru meriam’. Julukan ini ia dapat karena waktu kecil Jackie Chan suka berguling-guling. Wah, dari kecil sudah kelihatan bau-bau ‘action’ dalam dirinya ya!

Sejak di usia belia, Jackie sudah paham betul passion-nya. Terus fokus di bidang yang sama untuk mengembangkan bakatnya

Akrobat via theplace2.ru

‘We learn martial arts as helping weakness. You never fight  for people to get hurt. You’re always helping people’

Tahun 1960 ayahnya berimigrasi ke Canberra Australia sebagai kepala koki di Kedubes AS. Jackie masuk ke sekolah Opera Peking dan belajar bela diri serta akting. Selama bersekolah dia aktif dalam kelompok Seven Little Fortunes yang berhasil membawanya masuk ke dunia perfilman untuk pertama kalinya. Ia berhasil tampil dalam film Big Little Wong Tin Bar (1962) dan film-film lainnya di usia yang masih sangat muda.

Sejak kecil dia dan orang-orang sekitarnya sudah paham dan mendukung passion yang ia miliki. Jadi Jackie terus mengembangkan kemampuan kung fu dan aksi akrobatik serta terus berinovasi dalam seni bela diri.

Seperti kita, Jackie Chan juga pernah menyerah saat mengejar mimpinya menjadi aktor. Ia bahkan memutuskan untuk menjadi pekerja bangunan saja

Dia pernah menyerah via hamaraphotos.com

‘I never wanted to be the next Bruce Lee. I just wanted to be the first Jackie Chan’

Orang sesukses Jackie Chan juga pernah menyerah, jadi jika kamu pernah mengalaminya itu sangat wajar. Setelah pada tahun 1971 Jackie mulai berperan sebagai orang dewasa dalam A Touch of Zen, ia menandatangani kontrak dengan perusahaan Chu Mu’s Great Earth Film. Saat usianya 17 tahun ia menjadi peran pengganti di film-film Bruce Lee dan sempat mendapat peran utama di film Little Tiger of Canton

‘Jackie Chan bahkan sempat bermain di film panas dan beradegan telanjang. Semua itu ia lakukan karena dia tidak punya pilihan lain’

Para pekerja film di Hong Kong terus mengarahkannya untuk menjadi penerus Bruce Lee dan ia diminta untuk menirunya. Tapi nyatanya semua film itu gagal. Jackie Chan muda pun menyerah dan beremigrasi ke Canberra, bersekolah di Dickson College dan bekerja sebagai pekerja bangunan. Di sanalah ia bertemu pengawas sekaligus temannya yang bernama Jack, lalu ia dijuluki Little Jack atau Jackie yang saat ini ia gunakan sebagai nama panggung.

Setelah bisa bangkit dan sukses merajai perfilman Asia, Jackie Chan mulai menjajal masuk ke Hollywood. Lagi-lagi ia diremehkan

Ia diremehkan via scmp.com

‘After all those years in Asia, I don’t have to do promotion anymore. We just release a Jackie Chan movie and – Boom! – people go’

Jackie pada akhirnya kembali ke dunia perfilman dan berhasil mendulang kesuksesan yang luar biasa terutama di pasar Asia. Dibantu manajer yang juga teman baiknya, Willie Chan ia merangkak ke pasar Hollywood. Film Hollywood pertamanya adalah Battle Creek Brawl yang dirilis pada tahun 1980. Sayangnya ia tidak begitu diperhitungkan, bahkan setelah berkali-kali mencoba.

‘In the past when I was in Hollywood, I was like a dog. I felt humiliated. My English was not good. People would even ask me ‘Jackie Who?”

Semua keraguan ia balas dengan selalu berusaha lebih dari yang orang lain lakukan, Jackie Chan membuktikan kehebatannya

Membuktikan kehebatan via stylebistro.com

‘Anyone can be a Superman, but nobody can be Jackie Chan’

Sulitnya menembus pasar Hollywood dan memahami selera orang Amerika membuat Jackie Chan beralih fokus ke pasar Asia. Dia benar-benar membangun basis yang kuat di Asia dan pada akhir tahun 80-an dia memutuskan kembali ke Hollywood. Tak sia-sia, perjuangannya mulai mendapatkan penghargaan di tahun 1990-an.

Tapi Jackie tetap tidak sepaham dengan selera dan cara kerja orang Barat dan memilih membuka perusahaan filmnya sendiri dengan nama JCE Movies Limited. Kini rumah produksinya itu sangat berkembang, dia juga punya banyak bisnis lain termasuk meluncurkan merek pakaiannya sendiri.

Ketika uang sudah bukan sesuatu yang ia cari, Jackie tak lupa diri. Ia mengubah fokusnya pada orang lain dan senantiasa berbagi

Jackie Chan via sbs.com.au

‘Money for me today does not really matter’

‘I know I have responsibility to the fans’

Salah satu hal yang disesalinya selama hidup adalah tidak mendapatkan pendidikan yang baik. Karena itu dia kini mendanai banyak institusi pendidikan di dunia. Jackie Chan juga mendanai Science Center di Australia National University. Iapun menjadi duta UNICEF Goodwill Ambassador dan juga menjadi Brand Ambassador pengendali narkoba. Banyak sekali kegiatan amal yang dia lakukan hingga saat ini.

Bahkan ketika masalah datang di kehidupannya yang nyaris sempurna, ia buktikan bahwa itu tak bisa menggoyahkan semuanya

Anaknya tersandung narkoba via thestraitstimes.com

‘A lot of people ask me when I do a stunt, ‘Jackie, are you scared?’ Of course I’m scared. I’m not Superman’

‘Don’t let circumstances control you. You change your circumstances’

Sejuta prestasi telah ia torehkan, dari mulai Hong Kong Film Awards, Golden Horse Awards, Golden Rooster Awards, Hong Kong Avenue of Stars, Hollywood Walk of Fame, hingga pemecah rekor dunia. Anak dari Charles Chan dan Lee-Lee Chan ini ternyata harus tetap menerima ujian juga. Anaknya dari Lin Feng Jiao yaitu Jaycee Chan tersandung kasus narkoba. Tapi dengan bijak, ia bisa menghadapinya dengan baik dan membuktikan bahwa ia tak mudah ‘jatuh’.

Meski butuh perjalanan yang luar biasa panjang, penghargaan Oscar adalah bukti bahwa kamu pasti akan mendapatkan apa yang kamu usahakan

Selamat papa Jack via vanityfair.com

‘Why did I become Jackie Chan? Mostly because I work very hard. When people were sleeping, I was still training’

Perjalanannya untuk mendapatkan Oscar sangat panjang dan mungkin begitu menyakitkan. Tapi Jackie Chan menjadi orang terkuat untuk dirinya sendiri hingga kini ia bisa berdiri di panggung penghargaan itu. Semua kerja keras pasti akan terbayar!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya