Artikel ini adalah bentuk partnership antara Hipwee dan Smartfren 4G LTE. Pilihan cerdas yang layak dipertimbangkan buat kebutuhan komunikasimu.

Mewujudkan impian memang bukan pekerjaan mudah. Dibutuhkan perjuangan berdarah-darah, ketangguhan menangguhkan semua lelah agar harapan bisa tercapai setelah usaha yang mencipta payah. Tapi bukan berarti tidak ada yang bisa dilakukan demi membantumu mencapai impian dan masa depan cerah.

Mengambil pilihan-pilihan cerdas dalam hidup jadi cara membuka rute menuju impian lewat jalur yang lebih mudah. Pertanyaannya, pilihan cerdas macam apa sih yang harus kita ambil? Adakah perubahan yang harus dilakukan — adakah perpindahan yang dibutuhkan? Di artikel ini Hipwee dan Smartfren 4G LTE akan memberikan jawabannya.

1. Mempertahankan idealisme jadi kemewahan yang membuatmu layak berupaya. Ini bukan soal gelar di belakang nama — tapi bagaimana nilai diri tetap terjaga

Ini bukan sol gelar di belakang nama. Tapi bagaimana idealisme tetap terjaga (Kredit: @fahmiadimara) via instagram.com

Hidup bukan cuma soal keberhasilan mencapai ijazah atau melamar kerja dengan IPK mentereng di CV. Setelah melampaui beberapa episode, kita akan mengerti bahwa hidup adalah soal perjuangan memperjuangkan nilai yang selama ini diyakini sendiri. Bagaimana bertahan menjaga idealisme yang kian tergerus di sana-sini.

Gelar Sarjana Ilmu Politikmu tidak akan berarti apa-apa, jika konflik di lingkungan kerja tidak bisa tertanggulangi secara dewasa. Predikat sebagai Pengajar Muda pun tak akan ada maknanya saat tetangga sebelah rumah yang disleksia masih mendapat diskriminasi di sekolahnya, dan kamu tetap cuek tanpa melakukan apa-apa.

Sekuat tenaga berusaha menjaga idealisme akan membuatmu bersyukur nantinya. Idealisme, di akhir hari nanti, jadi satu-satunya kemewahan yang membuatmu merasa tetap “manusia.”

2. Memilih pekerjaan juga tak melulu soal penghasilan. Di masa depan ini berubah jadi tentang kemanfaatan

Di masa depan pekerjaan adalah tentang kemanfaatan (Kredit: @fahmiadimara) via instagram.com

“Sebaik-baik manusia adalah mereka yang berguna untuk orang lain.”

Tak peduli sepintar apapun dirimu, seberapa mentereng profesi dan banyaknya nol di belakang gajimu — kemanfaatan pada orang di sekitarlah yang memberi harga pada kehadiranmu. Meski tak mudah dilakoni, pilihan cerdas dalam menentukan profesi adalah mencari pekerjaan yang paling banyak bisa menghasilkan kemanfaatan di hari nanti.

Sekarang pekerjaan sebagai account executives di sebuah digital agency ternama tampak lebih menjanjikan dibanding pekerjaan sebagai pegawai negeri. Bonusnya banyak, lingkungan kerjanya pun fun. Tapi jika kembali pada seberapa banyak kontribusi yang bisa dirimu beri, jawabannya akan sangat berbeda dari yang sedang dilakoni.

3. Cerdas adalah soal memanfaatkan waktu yang dimiliki. Hidup hanya harus dijalani — toh ini bukan lomba lari

Kadang hidup hanya harus dijalani. Toh ini bukan lomba lari (Kredit: @junnitadiya) via instagram.com

Hanya karena teman-teman sudah menikah, punya anak, atau punya pasangan tetap; tak berarti kamu harus mengikuti jejak mereka. Kamu punya hidup sendiri yang harus dijalani. Memenuhi milestone hidup tak harus dilalui seperti lomba lari. Kuncinya justru bagaimana memanfaatkan waktu yang dimiliki.

Dengan status yang masih sendiri (dan sangat happy) kamu justru punya banyak waktu untuk mengembangkan diri. Melunasi semua mimpi, menjalani hidup sesuai ekspektasi. Dengan begini, bukankah tidak ada yang harus disesali? Toh pada saatnya nanti kamu akan sama siapnya dengan mereka yang kini sudah lebih dulu menjalani.

4. Bukankah lebih nyaman menjalani hidup yang apa adanya? Menyesuaikan gaya hidup dengan kemampuan membuatmu lebih tenang sebagai manusia

Menyesuaikan gaya hidup akan membuat hidup lebih ringan (Kredit: @finaarfn) via instagram.com

Memilih hidup apa adanya jadi salah satu pilihan cerdas yang membuat langkahmu lebih ringan dijalani. Setelah makin dewasa dan menjalani hidup sendiri kamu akan mengerti : tidak ada standar pasti soal gaya hidup yang harus diikuti. Kualitasmu sebagai manusia tidak sedangkal itu dinilai dari apa yang dipakai dan dilakoni.

Jika memang belum bisa membeli gawai berharga 2 digit, kenapa harus repot-repot mencicilnya lewat sistem kredit? Toh masih banyak gadget lain yang kualitasnya oke dan harganya bersahabat macam Smartfren Andromax 4G LTE. Tak perlulah repot-repot menahan diri berhemat kalau memang gajimu belum cukup mumpuni untuk jalan-jalan keluar negeri.

Apa adanya saja — bukankah lebih tenang rasanya?

5. Tercapainya impian juga amat ditentukan oleh dukungan. Ini saatnya mengikhlaskan kawan yang tak membawa kebaikan

Ini saatnya mengikhlaskan kawan yang tak membawa kebaikan (Kredit: @finaarfn) via instagram.com

Tercapainya impian ternyata juga amat ditentukan oleh dukungan orang-orang sekitar. Kawan yang suportif akan menggandakan tenagamu sampai berlipat-lipat kali. Sementara mereka yang tak mendukung justru menciptakan bebat yang tanpa disadari bisa mengikat kaki.

Bukan berarti kamu kejam atau tak peduli — namun saat ini lebih cerdas rasanya jika kawan-kawan yang tak membawa kebaikan macam ini ditinggalkan, demi kebaikan diri sendiri.

6. Mengakrabi sepi lebih terhormat daripada salah membuka hati. Kamu lebih baik tak didampingi sembari memantaskan diri

Mengakrabi sepi lebih terhormat daripada salah membuka hati (Kredit:@fahmiadimara) via instagram.com

Di usia yang sudah makin dewasa, kesendirian seharusnya sudah terasa tak lagi begitu menyiksa. Ini bukan lagi masanya mengeluarkan kicauan galau hanya karena tak punya teman ke mana-mana. Atau merasa jadi orang paling merana sedunia karena hati masih saja kosong, dibanding teman-teman lainnya.

Memilih menjalani hidup sendiri sesungguhnya membuatmu lebih tangguh di titik ini. Menjalani hari dengan orang yang salah justru akan meninggalkan lubang menganga di hati. Tak ada pilihan terbaik selain bersabar, sembari terus memantaskan diri.

7. Menjaga komunikasi berarti melancarkan mimpi. Sebab kadang rejeki justru datang dari relasi di kanan-kiri

Kadang, rejeki justru datang dari relasi di kanan kiri (Kredit: @finaarfn) via instagram.com

Menjaga ikatan pertemanan ternyata tidak semudah itu bisa dilakukan. Kehilangan kontak kawan, dihimpit kesibukan, hingga lupa saling mengirim kabar kadang membuat persahabatan buyar. Kadang kita-kita ini pasrah saja saat longgarnya ikatan terjadi. Lupa, lekatnya jalinan bisa memudahkanmu meraih mimpi.

Bukankah rejeki bisa datang dari hal-hal yang tak terduga? Pertemuan tak sengaja dengan teman yang kemudian menawarkan peluang usaha. Atau bahkan dari broadcast message kawan sejawat yang mengabarkan ada kesempatan kerja.

Menjaga komunikasi dengan memilih gadget yang tepat dan punya koneksi internet cepat macam Smartfren 4G LTE amat bisa melancarkan mimpi. Terjalin baiknya relasi membuat hidupmu akan lebih mudah dijalani.

Siap mewujudkan impian dengan melakoni cara-cara cerdas ini? Bukankah hidup terlalu singkat jika dijalani dengan pilihan-pilihan salah yang sebenarnya bisa dihindari?