Di zaman yang serba cepat, pagi hari akhirnya jadi waktu yang sangat krusial. Kamu tak bisa berleha-leha lebih lama, karena ada jam kantor atau sekolah yang harus diperhitungkan. Tak heran bila akhirnya banyak aktivitas penting yang terlewat atau sengaja di-skip.

Padahal aktivitas ini sangat penting. Banyak orang-orang sukses seperti Steve Jobs yang sudah membuktikannya sendiri. Efeknya memang tidak instan, tapi bila tidak dimulai sekarang lalu kapan? Toh, sebenarnya hanya butuh waktu 15 menit untuk melakukannya. Agar kamu tidak termasuk golongan orang-orang yang merugi, jangan lagi kamu lewatkan aktivitas ini.

1. Melek mata jangan langsung buka WA atau media sosial lainnya, tapi sempatkan bersyukur dan berdoa

Bersyukur dan berdoa via unsplash.com

Hayo, siapa yang kalau bangun tidur langsung mencari ponsel. Di zaman serba digital ini, kamu atau siapapun rasanya memang sulit untuk lepas dari gawai. Alasannya sih mau lihat jam atau sekadar cek pesan yang masuk, siapa tahu ada yang penting sekali.

Tapi toh mencari tahu waktu bisa lihat jam yang ada di meja samping tempat tidur atau di dinding kamarmu. Dan mengecek pesan bisa dilakukan nanti setelah kamu merenung sejenak. Merenung betapa beruntungnya kamu karena masih diberi kesempatan untuk membuka mata dan memulai hari. Setelahnya ya berdoa semoga harimu baik-baik saja serta doa agar kamu punya kekuatan untuk menghadapi segala kemungkinan. Bukankah dua hal itu mudah sekali dan tak akan memakan waktu lama? Lima sampai sepuluh menit pun bisa.

2. Sarapan nggak cuma baik untuk kesehatan, tapi jelas ini buatmu lebih semangat menjalani rutinitas setiap harinya

Sarapan pagi via unsplash.com

Ah, sarapan nanti saja sekalian makan siang, belum lapar ini.

Makan memang untuk menghilangkan lapar. Tapi makan tak harus menunggu lapar. Pemikiran seperti itu yang kadang harus disesalkan, karena membuat sebagian orang menyepelekan sarapan. Sementara sarapan bukan hanya untuk menganjal perutmu agar tidak lapar. Sudah banyak sekali penelitian membuktikan betapa buruknya dampak terlalu sering skip sarapan. Jadi, demi kesehatan di hari-hari depanmu nanti, apa sih sulitnya menyisihkan 10-15 menit waktumu untuk ini?

3. Membuat to-do-list biar tak ada hal penting yang terlewatkan, jangan lupa juga taati jadwal yang sudah kamu buat

Jadwal harian via unsplash.com

To-do-list nggak akan membuatmu terlihat seperti anak-anak. Justru ini simbol seberapa tanggung jawabnya kamu dengan semua kegiatanmu di hari ini. Karena biar bagaimanapun kamu dan kita semua manusia yang tak bisa luput dari lupa. Apalagi kalau kamu sudah terbentur dengan kegiatan yang benar-benar menyita perhatian, kadang makan siang saja terlupa. Dengan adanya to-do-list, kamu bisa lebih mengontrol hari-harimu. Agar tak ada lagi hal-hal penting yang terlewati.


4. Membaca apa saja, boleh berita harian atau buku yang kamu suka, biar pikiranmu segera siap diajak kerja

Membaca koran via unsplash.com

Membaca tak harus menunggu kamu punya waktu luang yang cukup banyak. Waktu 15 menit di pagi hari justru bisa jadi detik-detik paling berharga. Bukan hanya pikiranmu yang masih segar untuk menangkap banyak informasi penting. Tapi membaca di awal hari bisa jadi pemanasan untuk otakmu sebelum dijejali dengan berbagai macam tugas, biar otakmu tak kaget lalu stres. Toh membaca tak harus hal yang berat, kamu bisa membaca berita harian atau buku kanak-kanak yak dulu pernah dirimu baca.

5. Berbicang dengan keluarga atau teman, sebab dari sana kemampuan komunikasi dan bersosialmu terasah

Ngobrol bersama pasangan via unsplash.com

Bukan cuma untuk menjaga tali silahturahmi dan chemistry kamu dengan keluarga, pasangan atau teman. Tapi menyempatkan waktu pagimu untuk berbincang dengan keluarga itu bisa jadi wadah untuk mengasah kemampuanmu dalam berkomunikasi dan bersosialisasi. Bagaimana kamu memposisikan dirimu dalam perbincangan. Bagaimana pula kamu menanggapi atau menyikapinya. Bukankah seorang pemimpin perlu punya keterampilan ini dengan sangat baik?

6. Demi tubuh bugar tak hanya seharian tapi juga di hari tua, kamu perlu sempatkan diri untuk olahraga ringan seperti yoga

Yoga via unsplash.com

Mau sesehat apapun tubuhmu saat ini, olahraga tetap saja tak bisa kamu sepelekan. Masa iya olahraga harus menunggu sakit dulu. Sementara seharian duduk di kursi kantor bisa membunuhmu perlahan-lahan, entah dengan diabetes, jantung, bahkan penyakit sesepele flu. Lagipula, tubuh yang bugar bisa jadi tambahan energi dan semangat untuk menjalani semua kegiatan. Bukankah dari tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat?

Dan perlu kamu ingat baik-baik, kalau kemajuan bangsamu ini tergantung dari dirimu juga, pemuda-pemudi yang sehat, penuh energi dan semangat. Seperti halnya semangat yang dibawa dari ASIAN GAMES 2018 nanti yang mengambil tagline The Energy of Asia. Event olahraga terbesar kedua yang akan dihelat di Jakarta dan Palembang ini mengusung misi salah satunya adalah mendorong kultur masyarakat Indonesia sehat melalui olahraga. Akan ada kurang lebih 15.000 atlet yang bertanding di 40 cabang olahraga. Ini adalah kali kedua Indonesia berkesempatan untuk menjadi tuan rumah setelah tahun 1962.

Sebenarnya mudah kan untuk merutinkan aktivitas-aktivitas di atas tadi? Kamu hanya perlu bangun pagi 15 menit lebih cepat, dan merasakan dampak baiknya nanti. Yuk, sambil mulai merutinkan olahraga di pagi hari, kita turut mendukung atlet-atlet Indonesia di Asian Games 2018 nanti!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya