Belajar Caranya Menjadi Manusia Dari Orang Jogja. Kota yang Katanya Terlalu Diromantisasi~

Menjadi orang Jogja

Jogja memang katanya terbuat dari angkringan, akumulasi rasa rindu, dan berbagai tetek-bengek romantisasi lainnya yang menguburkan kenyataan bahwa di kota ini adalah salah satu tempat dengan gaji terendah. Belum lagi aksi-aksi kejahatan jalanan brutal yang kerap terjadi yang tak mengenal siang atau malam. Namun, memang bagi banyak orang, kota ini merupakan muara dari berbagai perasaan dan persoalan hidup. Semuanya berkumpul menjadi satu dalam sebuah dinamika.

Advertisement

Terlepas dari romantisasi yang begitu diagung-agungkan, begitupun dengan yang pernah ditulis oleh Hipwee sebelumnya, kota ini ternyata memang banyak banget kejutannya. Bahkan saking banyaknya, kamu bisa menemukan orang-orang ajaib secara random di berbagai tempat. Orang-orang yang bakalan membuat jejaring demi menolong siapapun yang tengah mengalami persoalan saat berkendara di tengah sepinya malam. Nggak kepikiran kan?

Seriusan deh, di Jogja kamu bisa bertemu dengan orang-orang ajaib berhati mulia kayak warganet yang satu ini. Nggak habis pikir lagi~

Cuitan dari warganet Twitter bernama @Upil_jaran67 ini dalam waktu yang singkat mendapat respon yang begitu baik dari penghuni Twitter lainnya. Gimana nggak bikin heboh, kalau rupanya beliau dan teman-temannya ini menawarkan jasa cuma-cuma kepada siapapun yang tengah mendapati kesulitan berkendara di tengah sepinya malam tanpa dipungut biaya apapun alias gratis-tis. Nggak tanggung-tanggung, bantuan itu meliputi ban motor bocor, macet, kehabisan bensin, dan segala hal yang bersifat trouble. Mungkin memang beginilah harusnya rupa-rupa penduduk Jogja yang mestinya dapat panggung dan penghargaan setinggi-tingginya. Bayangin aja tuh, kamu lagi enak-enak riding tengah malam sambil menikmati hasil romantisasi Jogja, tiba-tiba di tengah jalan kehabisan bensin, lalu datanglah pahlawan-pahlawan ini. Jangan heran kalau makin ke sini makin banyak orang yang meromantisasi kota ini. Kecuali memang UMR-nya sih ya~

Advertisement

Sebenarnya kegiatan-kegiatan positif semacam ini bukan hanya sekali dua kali bisa ditemui. Coba deh, tengok aja grup Facebook bernama Info Cegatan Jogja. Dijamin kamu bakal lebih tercengang lagi

Beberapa postingan di grup Info Cegatan Jogja via www.hipwee.com

Sesuai namanya, Info Cegatan Jogja ini memang pada awalnya didirikan untuk berbagi informasi seputar razia kendaraan bermotor yang diadakan di Jogja. Tapi, semakin ke sini rupanya pergerakan grup akar rumput tersebut semakin masif. Dalam satu hari sekali setidaknya kamu bisa menemukan postingan orang atau kelompok yang secara random menawarkan bantuan dengan cuma-cuma. Meskipun memang kebanyakan isinya adalah orang-orang yang mencari dan berbagi informasi. Nyaris hampir semua tanggapan yang membanjiri kolom komentarnya bersifat positif. Memasuki grup yang satu ini berasa membawa kita ke dimensi yang berbeda, mulai dari postingan pengumuman tentang sandal yang tertukar di masjid hingga orang yang berniat hendak tanggung jawab karena telah menyerempet pengendara lain di jalanan, semuanya tumpah ruah jadi satu. Grup ini adalah senyata-nyata perwujudan bahwa orang baik di Jogja itu bukan sekedar mitos belaka.

Dari merekalah seharusnya kita belajar bagaimana caranya menjadi manusia seutuhnya. Panjang umur hal-hal baik!

Aksi cepat jalanan Jogja via twitter.com

Ngomongin tentang romantisasi Jogja memang nggak pernah ada habisnya, dan tentunya nggak sebanding jika mengingat ada banyak hal-hal resek yang terjadi di kota ini. Tapi, melihat dari orang-orang di atas tadi, setidaknya kita tahu bahwa di kota yang sering disebut UMR-nya nggak manusiawi ini masih ada banyak orang-orang yang lebih manusia dari UMR itu sendiri. Ada banyak banget orang-orang ajaib yang hatinya seluas lautan di kota ini.

Orang-orang itulah yang nantinya bakal kamu temui secara random ketika sewaktu-waktu mengalami kesulitan. Orang-orang seperti itulah yang nantinya bakal pertama kali datang ketika kamu udah hopeless banget dan bingung mau cari pertolongan di jalanan sama siapa. Sampai saat ini, setidaknya hal-hal baik ini membuat banyak orang percaya bahwa di manapun kamu berada, akan selalu ada orang baik. Jika kamu nggak bisa menemukannya, jadilah salah satunya!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

Penikmat jatuh cinta, penyuka anime dan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.

CLOSE