Bagaimana rasanya diremehkan? Ingin marah karena merasa harga dirinya diinjak, bersedih karena beberapa dirasa ada benarnya. Tapi bukan berarti saat diremehkan, kita harus melawan atau bersedih. Hujatan dan kritik yang tak berdasar dari orang lain memang menyakitkan, tapi dari situ kita bisa bercermin tentang diri kita sendiri. Sementara yang tak bisa ditoleransi adalah kritik yang tak berdasar. Dari sini kita tahu bahwa mereka tak benar-benar melihat sisi baik diri kita, melainkan sedang mencari kesalahan-kesalahan yang subtil lalu dibesar-besarkan.

Pertemanan yang baik harusnya bisa saling membangun rasa percaya diri, tak khayal kadang dari situ juga muncul masalah. Dari sekadar kritik sampai akhirnya mereka mencari kelemahanmu. Ketika diremehkan sebenarnya percuma untuk melawan, mereka tak akan menganggap semua alasan kita sebagai kebenaran. Kamu harusnya melawan dengan hal yang membuat mereka semakin haus untuk meremehkanmu.

Advertisement

Kamu punya semangat dan modal besar untuk menciptakan peluang meraih cita-cita, senyum bahagia dari wajahmu ibarat senjata tajam yang bisa membuat mereka semakin emosional. Biar kamu tambah yakin, resapi kalimat di bawah ini. Kamu keren dan tak selayaknya diremehkan, Jangan bersedih, bangkit saja.

1. Kamu sering dibilang tak punya kemampuan oleh mereka, jangan sekali pun terpengaruh. Selalu berlatih dan semangat!

Jangan malu, tubuh dan jiwamu adalah anugerah via unsplash.com

2. Jangan takut dengan mereka yang mengejekmu. Karena kamu akan selalu punya keberaninan yang lahir setelah dirimu bersyukur

Harus berani via unsplash.com

3. Mereka selalu saja menyudutkanmu, dari urusan penampilan sampai perilaku. Tak perlu diambil pusing, yang penting kamu tetap jadi diri sendiri

Kamu hanya perlu bangkit sekali untuk selamanya via unsplash.com

4. Saat mereka memakimu tanpa alasan. Tak perlu menangis, hadapi saja dengan senyum

Senyum di hatimu, kebahagiaan yang tak ternilai indahnya via unsplash.com

5. Menangisi kelakuan mereka kepadamu hanya membuang waktu, kumpulkan rasa percaya diri untuk terus mengasah kemampuanmu

Kamu hanya perlu fokus bermodalkan rasa percaya diri. via unsplash.com

6. Mereka bahkan selalu mencaci pekerjaan yang sedang kamu jalani, padahal kamu sangat menikmati pekerjaan itu

Cintai pekerjaanmu, jangan malu via unsplash.com

7. Mereka yang meremehkanmu tak lebih hanya rintangan paling lucu, dan terlalu konyol untuk diladeni

Jangan selalu dipikirkan, walau diremehkan kamu harus tetap berjalan ke depan via unsplash.com

8. Mereka yang selalu mengaku paling benar, belum tentu lebih baik dari dirimu, jadi ucapan remeh mereka buat apa didengar

Kadang kebenaran di mata orang menyakitkan di mata orang lain via unsplash.com

9. Ketika kamu memilih untuk maju ke depan, pasti ada saja rintangan. Kamu yang selalu diremehkan harus menjawabnya dengan kesuksesan

Terus maju ke depan, akan banyak rintangan kamu harus siapkan rencana via unsplash.com

10. Kamu yang selalu diremehkan akhirnya dapat manfaat. Paling tidak kamu tahu sedikit kekuranganmu dan membenahinya

Semakin mereka meremehkanmu, semakin jelas kamu dapati gambaran kekuranganmu. via unsplash.com

11. Mereka paling suka melihatmu gagal. Lain waktu apapun komentar mereka jangan sekalipun kamu lumat mentah-mentah

Biarkan mereka kelelahan dan lupa akan jalannya sendiri via unsplash.com

12. Sebab di luar sana ada orang-orang yang seperti kamu, tapi mereka tak pernah bersedih dan tetap percaya diri

Kamu punya banyak teman via unsplash.com

Hal yang menyedihkan adalah kehilangan kepercayaan diri. Kamu harus menggali rasa percaya diri dengan bersyukur, kurangi kebiasaanmu mengeluh dan mengutuk diri sendiri. Jiwa dan badanmu adalah anugerah, di situ bersemayam segala doa dari orang tua. Kamu tega menyakiti segala doa yang sudah mereka panjatkan? Selama kamu bersyukur, orang-orang lain yang selalu meremehkanmu hanya sekadar angin lalu, mereka tak punya daya lagi untuk menyerangmu.

Bagaimanapun kamu tak perlu bersedih jika kritik dan ejekan datang dari orang lain, optimis, lawan dan buktikan kamu bisa lebih baik. Tenang, sebenarnya malah mereka yang kadang terlalu cepat menghakimimu lantas meremehkanmu. Kamu tak seburuk seperti apa yang mereka katakan. Optimis!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya