Hai, kamu yang sampai sekarang masih kerap memusingkan apa kata orang, masih ragu-ragu untuk menjadi diri sendiri karena banyaknya omongan miring mengenai dirimu. Kamu tak perlu lagi mendengarkan omong kosong mereka, lakukan apa saja yang kamu mau, toh bukan mereka yang membiayai hidupmu selama ini.

Yakinkan pada dirimu sendiri, tidak ada yang berhak menilai dan merendahkanmu. Sulit memang terus melangkah sementara kian banyaknya orang yang berusaha menjatuhkan.

Advertisement

Kamu cuma perlu melakukan 7 hal ini, sambil menanti kesuksesan yang sudah ada di ujung jalan.

1. Tutup telinga dan berkaryalah sesuai keinginanmu. Buat mereka terdiam dengan hasil yang kamu capai nanti

Tutup telinga rapat-rapat

Tutup telinga rapat-rapat via unsplash.com

Kamu pasti terluka dan sempat ragu juga malu untuk menjadi dirimu sendiri. Namun kini, cobalah lapangkan dadamu, tetaplah berkarya sampai kamu merasa sudah berada pada titik maksimal. Nantinya buat mereka terdiam dengan pencapaian yang kamu capai.

Sekarang,tutup telingamu dari mereka yang meremehkanmu. Kamu berhak memilih untuk tidak mendengarkan apa kata orang. Jangan jadikan omongan mereka sebagai penghalang. Toh jika ditempatkan di posisimu, mereka belum tentu bisa sehebat kamu sekarang.

2. Jangan sekalipun berpikir untuk menyerah. Tetap berbuat baik sekalipun mereka menjatuhkanmu berulang

balas mereka dengan kebaikan

Balas mereka dengan kebaikan via picshype.com

Advertisement

Menyerah, mungkin kerap terpikirkan olehmu. Apa yang dikatakan orang di belakangmu selalu berhasil membuatmu berpikir ulang untuk tak lagi meneruskan langkah. Mereka memang selalu mencoba menjatuhkanmu, tanpa pernah sekalipun berpikir bagaimana usahamu untuk berdiri dengan kedua kakimu sendiri.

Amarah mungkin menguasai sebagian dari dalam dirimu. Tapi jangan sampai ia menguasai hatimu, dan membuatmu enggan lagi berbuat baik. Percayalah, tak pernah lelah berbuat baik akan membuat mereka yang meremehkanmu merasa menyesal. Memang membutuhkan waktu lama untuk membuktikannya, namun setidaknya berbuat baik tak akan menjatuhkanmu lebih dalam lagi.

3. Tak perlu menghabiskan tenaga dan pikiran dengan memikirkan cara balas dendam. Kamu hanya sedang buang waktu saja

banyak ciptakan karya

Banyak ciptakan karya via www.pinterest.com

Dicemooh dan diremehkan terkadang membuatmu merasakan amarah yang berlipat ganda. Setelahnya, ada rasa dendam yang membuatmu ingin membalas mereka yang membuatmu jatuh.

Namun, sepertinya itu adalah hal yang sia-sia. Pikiran dan tenagamu tercurah pada hal yang tak ada manfaatnya. Memikirkan balas dendam justru membuatmu tak ada bedanya dengan mereka yang merendahkanmu.

Daripada memikirkan cara balas dendam, lebih baik memikirkan karya apalagi yang akan kamu tunjukkan untuk membuat mereka terdiam. Menciptakan lebih banyak karya justru adalah cara balas dendam yang sebenar-benarnya, untuk mereka yang meremehkan.

4. Maafkan mereka yang meremehkanmu. Tak peduli sesakit apapun hatimu, memaafkan adalah caramu tetap bisa bahagia tanpa beban

memaafkan tak akan membuatmu rendah

memaafkan tak akan membuatmu rendah via elizabethwellsphoto.com

Walau sakit dan merasa kamu tak ingin melakukannya, memaafkan orang yang meremehkanmu tak akan membuatmu jadi terlihat lemah. Justru kamu sedang membuka pintu kebahagiaanmu kian lebar.

Sakit itu pasti, tapi memaafkan adalah caramu bisa bebas dari segala sakit yang membebanimu selama ini. Sekalipun mereka tak meminta, maaf yang kamu berikan akan mengangkat segala resahmu sendiri.

Menyimpan amarah hanya akan menyakitimu sendiri, bukan mereka yang selama ini meremehkanmu.

5. Tidak ada cara yang lebih hebat selain menunjukkan siapa kamu dengan segala keberhasilanmu pada mereka yang memandangmu sebelah mata

tunjukkan siapa kamu sebenarnya

tunjukkan siapa kamu sebenarnya via www.pinterest.com

Ketika diremehkan, tidak ada cara lain untuk membungkam mereka dengan keberhasilan yang bisa kamu wujudkan di depan mata mereka. Buktikan bahwa kamu sangat mampu untuk berhasil, tak seperti mereka yang hanya banyak bicara tanpa ada buktinya.

Fokuskan saja pada apa yang kini sedang menjadi cita-citamu, tak perlu menoleh pada mereka yang memandang sebelah mata.

6. Haters gonna be haters. Mulai sekarang kamu cukup menganggap mereka tak ada

tetap berkarya seperti keinginanmu

tetap berkarya seperti keinginanmu via satoriiephotography.tumblr.com

Kadang haters akan selalu menjadi haters. Sebaik apapun kamu berusaha, cemoohan akan selalu ada. Kalau sudah ada di tahap ini, kamu tak perlu lagi menganggap mereka ada. Tak perlu berpikir untuk membalas dendam, tak perlu juga untuk berusaha berbuat baik. Hanya satu yang perlu kamu lakukan, yaitu menganggap mereka tak pernah ada di muka bumi ini.

Keberadaannya pun tak akan membawa pengaruhnya dalam kehidupanmu. Terus fokus saja pada apa yang sedang kamu upayakan. Jangan sampai orang-orang tak punya kerjaan ini menghalangi langkahmu.

7. Tak perlu banyak bicara seperti mereka. Cukup lakukan sebuah pembuktian

bertindak dan buktikan

bertindak dan buktikan via deniseathome.tumblr.com

Jadilah pribadi yang berbeda seperti mereka yang meremehkanmu. Bila mereka terus menerus bicara bagai tong kosong nyaring bunyinya, kamu justru tak perlu banyak bicara tapi langsung bertindak membuat nyata mimpi-mimpimu. Atau cobalah untuk tak banyak berjanji perihal sukses atau masa depan gemilang, tapi kamu bergerak untuk membuktikan.

Biarkan mereka meremehkanmu sekarang. Lihat saja nanti siapa yang akan tertawa di akhir cerita.

Menerima kritik memang ada baiknya. Itu bisa membuatmu jadi pribadi yang lebih baik. Namun selalu ada beda antara kritikan dan nyinyiran. Kalau itu hanya nyinyiran yang hanya berusaha untuk menjatuhkanmu, cukup tutup telinga rapat-rapat. Jadi masih mau dengerin nyinyiran orang yang tak berguna sama sekali itu?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya