Sakit Hati Itu Ternyata Mahal Lho! Ini 7 Kerugian Materi yang Sering Kamu Derita Demi Obati Perasaan

‘To be rejected by someone doesn’t mean you should also reject yourself …’ (Jocelyn Soriano, Mend My Broken Heart)
Semua orang pernah merasakan sakit hati, bukan hanya kamu. Jika kini kamu merasa sebagai orang yang tertolak, orang yang kalah, orang yang harus pergi, maka ingatlah bahwa kamu tidak sendiri. Dari 7 Miliar penduduk bumi, tak ada yang terkecuali untuk urusan sakit hati. Meski kasusnya berbeda, waktu dan tempatnya pun tak sama, tapi hati yang tersakiti akan tetap serupa rasanya.
Menjadi rapuh itu pasti, merasa jatuh itu memang, tapi di balik semua kesakitan yang tak ada hentinya ini ada fakta yang harus kamu tahu. Agar sakit hatimu itu tidak berlarut-larut. Yang sering tak disadari, sakit hati itu bisa buatmu terlena sampai akhirnya mendorongmu berbuat hal-hal yang sangat destruksif dan tak produktif. Tak jarang hal yang sering kamu lakukan untuk menambal sakit hati itu juga ternyata tak gratis. Kali ini Hipwee ingin coba menghitung kerugian materi yang mungkin kamu derita jika sedang sakit hati. Mungkin tampak aneh atau mengada-ada, tapi siapa tahu ilustrasi kerugian biaya ini bisa buat kamu tersadar dan segera bangkit dari sakit hati.

ADVERTISEMENTS

1. Saking sakitnya perasaanmu, seakan seluruh tubuh merespon sebagai tanda simpati. Entah hanya sugesti atau ada ilmunya, minimal kamu harus minum paracetamol ketika dilanda patah hati

Sick Woman.Flu.Woman Caught Cold. Sneezing into Tissue. Headache. Virus .Medicines

Obat flu kira-kira bisa nggak ya sampai ke hati? via homeofficecareers.com

  • Paracetamol           : Rp. 5000
  • Obat sakit maag    : Rp. 10.000

Tak ada dokter spesialis khusus di rumah sakit yang bisa mengobati sakit hati, yang tak ada hubungannya sama liver itu. Ketika kepercayaanmu diingkari dan perasaanmu disakiti, rasa sakitnya seakan-akan bisa menjalar ke seluruh tubuh. Lemas, tak ingin bergerak, tidak punya nafsu makan, dan hanya ingin menangis adalah gejala-gejala umum ketika dilanda sakit hati. Meski sakit hati sebenarnya tak berbentuk, seringkali gejala-gejalanya harus diringankan pakai obat yang harus beli di apotek.

Minimal minum paracetamol-lah untuk meringankan kepala yang makin berat gara-gara beban batin. Tapi ingat kamu hanya mengatasi gejalanya, tidak mengobati sumber lukanya. Jadi jangan dibudayakan kebiasaan minum obat apa pun pasca patah hati. Pisahkan sebisa mungkin sakit hati dan sakit fisik, biar nggak terus rugi beli obat yang sebenarnya tidak menyembuhkan.

ADVERTISEMENTS

2. Dingin dan manisnya es krim seringkali jadi pelarian, biar hatimu yang sedang pahit-pahitnya bisa mati rasa sebentar

Tak baik juga juga buat kesehatan

Kalau kebablasan, tak baik juga juga buat kesehatan via unsplash.com

  • Es krim batangan : Rp 3.000
  • Es krim 1 Liter :  Rp 30.000

Walau belum ada penjelasan ilmiahnya, tapi banyak orang tampaknya mencari makanan manis ketika sedang dilanda sakit hati. Mungkin karena luka yang ditinggalkan seseorang membuat hatimu dipenuhi kepahitan, jadi pikiran mengelabui nafsu makan kita untuk terus mencari yang manis-manis.Terutama es krim, makanan penutup mulut ini tidak hanya manis tapi dinginnya juga dicari demi seakan-akan mematikan rasa sakit yang menerjang sanubari. Tapi jangan termakan dengan nafsu sesaat, karena kamu akan sadar cepat atau lambat bahwa tak ada makanan semanis apapun yang bisa meredakan rasa pahit itu. Terus saja telan kepahitan hati sampai akhirnya bisa berwujud jadi kegiatan positif untuk memperbaiki diri.

ADVERTISEMENTS

3. Percaya bahwa untuk mengakhiri babak lama dalam hidup perlu tanda simbolis, seperti perubahan penampilan. Pastinya kamu sudah sibuk booking salon buat potong rambut

Berharap rambut baru bisa beri suasana hati yang baru pula

Berharap rambut baru bisa beri suasana hati yang baru pula via www.goodhousekeeping.com

  • Potong rambut di salon terkenal : Rp 150.000
  • Potong rambut ala kapster tepi jalan : Rp 15.000
  • Potong rambut sendiri ala sinetron : Rp 0

Buat yang suka mencari inspirasi cara menyembuhkan sakti hati dari film, drama korea, atau sinetron, mungkin akan terdorong untuk make over habis-habisan. Entah meyakininya sebagai simbol ‘tutup buku’ biar siap melangkah ke tahapan baru dalam hidupmu atau hanya sekadar ingin perubahan suasana, potong rambut pasca putus itu nyatanya jadi pilihan populer. Ya kalau memang potongan rambut baru bisa membuatmu punya semangat baru, sah-sah saja sih. Tapi jangan serta merta berharap sakit hatimu akan hilang, begitu kamu membuang rambutmu. Tak ada penyelesaian instan untuk urusan serumit perasaan hati, bersabarlah!

ADVERTISEMENTS

4. Usaha menghibur diri demi mengembalikan ketenangan hati, ternyata banyak juga yang mahal. Dari karaoke, nonton konser, sampai travelling, jangan sampai sakit hatimu jadi pembenaran untuk berhedon ria

Sakit Hati Itu Ternyata Mahal Lho! Ini 7 Kerugian Materi yang Sering Kamu Derita Demi Obati Perasaan

Aktivitas pelipur lara yang mahal harganya via unsplash.com

  • Karaoke bareng teman : Rp 30.000
  • Karaoke sendirian karena nggak ada teman galau : Rp 70.000
  • Nonton konser artis dalam negeri : Rp 100.000
  • Travelling ke kota terdekat : Rp 200.000

Ketenangan hati jadi barang langka ketika dilanda patah hati. Demi menenangkan perasaan yang sedikit-sedikit bisa terombang-ambing begitu namanya tersebut, kamu rela melakukan apapun. Sesi karokean bareng khas anak masa kini mungkin jadi solusi paling populer. Di dalam ruang kedap suara, kamu berteriak sepuasnya demi mengeluarkan kegundahan yang memuncak. Terlebih lagi kalau lirik lagunya juga ikut merepresentasikan suasana hatimu, tak jarang sesi karaokemu itu berakhir dengan air mata.

Atau jika ingin melarikan diri dari semua hal-hal di sekitar yang membuatmu makin terperangkap dalam memorinya, kamu mendadak jadi ingin travelling. Mungkin juga caramu membenam kesedihan dan perasaan sendiri adalah berada di tengah kerumunan dalam sebuah konser musik. Meski sesaat bisa menenangkan, ingatlah untuk jangan terlena melakukan hal-hal yang sama sekali tidak murah ini. Mencari penyelesaian dan ketenangan dari dalam dirimu sendiri tanpa harus menghambur-hamburkan uang pun pasti bisa.

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS

5. Meski tak perlu mengeluarkan biaya, jangan lama-lama deh berdiam diri dan termenung di depan jendela! Kehilangan fokus karena sakit hati bisa buatmu rugi berkepanjangan

photo-1449546965842-16659c751212

Waspada! Sakit hati bisa saja melumpuhkan hidup via unsplash.com

  • Jadi malas kuliah : uang SPP dan SKS-mu terancam terbuang sia-sia
  • Jadi malas kerja : terancam dimarahi atasan
  • Jadi malas keluar rumah : terancam ditinggalkan teman-temanmu
  • Jadi malas bergerak : terancam angka timbangan naik

Patah hati memang tantangan ekstrem yang tidak bisa dianggap remeh. Kalau bukan keluar mencari perubahan tanpa peduli pengualaran, kamu justru malas bergerak dan hanya mendekam di rumah. Memang sih tidak ada kerugian biaya langsung, tapi sebenarnya banyak dampak buruk yang nantinya akan kamu derita jika terus kehilangan fokus dan melamun seharian. Dari kehidupan pribadi sampai profesional, bisa lumpuh hanya karena patah hati.

6. Setelah tahu ilustrasi besarnya biaya dan kerugian patah hati, sampai kapan mau terus terpuruk dan tenggelam dalam sakit hati? Segera bangkitlah dengan cara yang positif!

Segeralah tinggalkan sakit hatimu di belakang, biar langkah ke depan ringan

Segeralah tinggalkan sakit hatimu di belakang, biar langkah ke depan ringan via unsplash.com

Untuk menghadapi patah hati yang buat suasana hatimu berubah ekstrem, kamu justru harus mempertahankan gaya hidup yang seimbang. Menahan diri untuk tidak makan manis yang berlebihan atau menghamburkan uang berlebihan. Atau mendorong diri untuk tetap keluar beraktivitas, biar tak kusut di rumah. Keseimbangan itu penting untuk bisa menemukan aktivitas pelipur lara yang tak perlu duit dan tidak merusak, misalkan saja olah raga. Disamping bisa menyalurkan emosi berlebih dari perasaan yang berkecamuk, olah raga tentunya mampu memberimu ekstra energi untuk melangkah maju memperbaiki diri.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Ceritagrammer