Hai para pecandu drama Korea!


Sempat ada yang nanya beberapa hari yang lalu, ‘Sil, kenapa sih kamu jadi suka banget sama drama korea? Bukannya menye-menye gitu, ya?’. Saya ketawa kecut sambal jawab, ‘iya sih emang menye, tapi setidaknya drama korea bisa menyadarkan satu hal, yaitu ketulusan dan eksistensi dari cinta sejati’. Cieelah, saya juga bingung dapat jawaban melow tadi dari mana. Efek kangen pacar kali, ya. Hiks. #CURHATTEROOSSS!

Anyway, pendapat sebagian besar orang tentang drama korea yang ceritanya ‘lembek’ memang nggak bisa dibantah lagi. Linangan air mata nan suara yang mendayu-dayu dari aktornya sama sekali nggak risih buat ditampilin, dan mengesankan kalau ini lebay. Hmmm, kalau menurut saya sih nggak segitunya, ya.

At least, para aktor dra-kor tadi sangat ekspesif dan ogah memendam perasaan hingga berujung pada mengurung diri di kamar. Sampai di sini, ada yang mau protes? Oke, nggak ada.

Advertisement

Nyatanya, sampai sekarang masih banyak yang rela begadang demi merampungkan episode demi episode drama korea favoritnya. Ada kesan tersendiri ketika tiap-tiap episode dari drama korea ini diikuti dengan seksama, lalu disuguhkan happy atau sad ending pada babak terakhirnya.

Tapi kalau versi saya, dampak-dampak dari begadang atau maraton drama korea ini cukup unik dan mungkin dialami kalian para korean drama lovers juga. Haha, geli sendiri nulisnya :)

Mata sembab dan kelihatan pucat sudah pasti. Ya gimana, melewatkan satu detik ceritanya saja sama dengan rugi :’)

Seperti yang saya bilang tadi, ada sensasi dan kebahagiaan tersendiri ketika berhasil merampungkan setiap episode dengan maksimal, tanpa ada jeda dan gangguan sedikitpun.

Saking romantis atau baper-nya, segala macam tindakan dari aktornya sampai terbayang-bayang di dunia nyata. Alamaaaaak…

Ini nggak tahu saya yang berlebihan apa gimana, ya. Tapi, terkadang saya jadi membayangkan kalau kadar keromantisan pacar saya sejajar dengan para aktor dalam drama korea.

Let’s say, andai saja secara diam-diam doi ngebawain Indomie rebus yang masih panas ke kost’an pas hujan-hujan. Ah, syahdunya ~ “Ngimpiiiiiiiiiiii!!!!” Kata doi. (ini serius, doi sendiri yang bilang di chat WhatsApp). :(

Pengen buru-buru pulang kerja itu cuma satu alasannya; kasur, bantal, camilan dan laptop sudah ‘melambai-lambai’ buat merampungkan episode selanjutnya

Kayaknya cuma saya ya yang lebay-nya sampai naudzubullahimindzalik gini :(((((((((

Kalaupun punya waktu senggang, setiap aktris dan aktornya yang rupawan pasti bakal dicari biodata dan kesehariannya selengkap mungkin via Google

Seriously, saya melakukan hal ini atas dasar rasa kepo yang memang sudah overdosis. Sampai makanan favorit dan tinggi badannya pun saya kepo-in karena nggak doyan makan kalau belum tahu sampai mendetil. Hiks. Sedih lho jadi orang kepo :(!

Bawaannya ngiler dan pengen makan terus setelah tahu bahwa kuliner di Korea itu endues-endeus. I don’t know, tiba-tiba jadi nggak takut gendut gitu… #PEREUSSSS!

Kimchi, adalah salah satu makanan Korea yang sudah saya buktikan kelezatannya. Rada asem-asem gitu, tapi nggak kecut. Lhah, pegimane? Oke, lupakan.

Iya nggak sih? Jadi di setiap drama korea itu pasti ada scene di mana para pemerannya makan makanan enak dengan lahapnya. Entah aslinya enak atau nggak, yang jelas enak aja gitu ngelihatnya. Hahaha.

Yup! Melihat penggila drama korea yang sudah nggak terhitung jumlahnya, semoga tulisan saya kali ini bisa sedikit menghibur, ya. Saya sih belum ‘kecanduan’ banget, tapi sudah sampai tahap ‘sangat menikmati’ kok kalau disuruh nonton drama korea, apapun jenisnya (terutama yang aktornya ganteng, atletis dan rambutnya disisir rapi). “Dasar, banyak mau lo!”

By the way, thanks ya sudah membaca dengan seksama! Adakah referensi drama korea yang kamu suka? Yuk, kasih tau saya yang kurang update ini di kolom komentar!

Tulisan ini adalah pengalaman pribadi yang telah ditulis sebelumnya di katagadis.id. Apabila ada kata-kata yang kurang berkenan, penulis memohon maaf yang sebesar-besarnya.