Di zaman Millenialis dan moderen ini, Monas (Monumen Nasional), kadang hanya dianggap sebagai sejarah, atau trademark Jakarta saja. Ya, memang Monas merupakan trademark dan bangunan yang bersejarah di Jakarta. Kemajuan zaman membuat pola pikir, dan pandangan rakyat Jakarta sendiri pun terhadap Monas berubah.

Namun, sangat disayangi, banyak aspek-aspek dan hal-hal menarik dari Monas yang tidak disadari atau terlupakan oleh rakyat Jakarta sendiri, terutama dari sudut pandang dari para Anak Millenium. Setelah berkunjung ke Monas, dan menjiwai suasana dan segala sesuatu yang terjadi disana, yuk, kita simak 6 hal yang mungkin belum kamu sadari tentang Monas!

Advertisement

1. Memiliki Fisik Yang Indah dan Enak Dilihat

Di zaman Millenial ini, penampakan atau appearance adalah segalanya. Semua makhluk ABG di ibu kota ini selalu mencari tempat-tempat dengan keindahan estetika. Monas dikenal dengan Emasnya yang merupakan simbol kemerdekaan Indonesia. Emas tersebut juga merupakan salah satu daya tarik Monas yang paling kuat, yang membuatnya begitu indah dan estetis. Emas tersebut bernilai hingga Rp 30 Triliun lho!

2. Lambang Keperkasaan

Advertisement

Terletak di tengah lapangan Merdeka, yang salah satu bagiannya yakni lapangan Ikada pernah digunakan Soekarno dan Hatta sebagai tempat mengadakan rapat raksasa. Tugu ini dibuat pada 17 Agustus 1961, sebagai lambang keperkasaan Indonesia setelah merebut kembali kemerdekaan. Monumen setinggi 132 meter ini merupakan nilai-nilai dari Proklamasi yang dituangkan pada bentuk tugu. Bukan hanya emasnya saja yang tidak ternilai, ternyata nilai-nilai sejarah yang dapat didapatkan dari Monas juga tidak ternilai!

3. Hasil Keringat dan Harta Nenek Moyang Kita

Jangan dilupakan! Monas dibangun oleh kakek dan nenek moyang kita dulu. Banyak yang menyumbangkan keringat maupun hartanya agar Monas berdiri dengan gagah seperti sekarang. Emas di puncak Monas yang sering kita banggakan, ternyata juga merupakan sumbangan-sumbangan emas dari rakyat Jakarta dulu, saat masa pembangunan. Hargai lah kakek dan nenek moyang kita dulu!

4. Bisa Menjadi Tempat Nongkrong Yang PeWe Bagi Kamu dan Teman-Teman

Apa sih, yang kita gemar lakukan pada hari libur? Nongkrong bersama teman-teman di tempat yang PeWe (Posisi Wuenak) pastinya! Jangan salah sangka, ternyata Monas bisa menjadi tempat nongkrong bagi kamu dan teman-temanmu. Monas di kelilingi oleh taman yang bersih, lengkap dengan warung-warung, kios, speaker dengan lagu-lagu hits Indonesia tahun 90 dan 2000-an (Seperti PeterPan, Chrisye, Dewa 19, dan masih banyak lagi). Bagi kalian yang gemar fotografi, Monas juga seru kok buat foto-foto!

5. Romansa Saat Senja

Nah, bagi kamu yang suka jalan-jalan sama kekasih mu, Monas juga memiliki sudut dan feel romansa yang indah, apalagi di saat senja. Kamu bisa menikmati pemandangan, taman yang bersih, kuliner khas Indonesia yang nikmat bersama orang favoritmu. Banyak juga kok yang gemar kencan di Monas!

Kalau di pikir-pikir, kayaknya kadang kita terlalu underestimate Monas deh. Hmm, atau Jaim (Jaga Image), karena nggak gaul atau happening? Well, itu cuma kalian sih yang bisa jawab. Coba, sekali-sekali kunjungi Monas and see it for yourself. Seru kok. Yuk, kita lestarikan Monas agar nilai-nilai yang dibawanya tidak mati, dan lebih menghargai jerih payah nenek moyang kita!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya