Terserah orang bilang jika aku ini perempuan bodoh yang mau berbagi suami dengan perempuan lain. Terserah orang bilang jika aku ini terlalu naif hingga mendukung poligami. Satu hal yang pastinya mereka ketahui adalah bahwasanya poligami diperbolehkan dalam Islam.

Aku menikah dengan seorang pria yang aku cintai. Namun, suatu ketika suamiku bertanya dengan nada bercanda “apakah boleh jika suatu hari nanti aku menikah lagi?”

Advertisement

Aku menjawab pertanyaan lelucon suamiku ini dengan serius “tentu, kau beleh menikah lagi dengan wanita lain asalkan akhlaknya baik dan kau mampu adil bagi kami berdua”. Aku membisikkan kalimat itu ke telinga suamiku dan memeluknya.

Islam memperbolehkan para pria untuk menikah maksimal dengan 4 wanita. Lalu, apa hak diriku untuk melarang suamiku menikah lagi? Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari kesalahan di hadapan suamiku dan Allah. Aku mengijinkan suamiku menikah lagi karena aku memikirkan lebih baik suamiku menikah lagi dibandingkan ia harus jajan sembarangan di luar tanpa sepengetahuanku.

Aku juga tak ingin membuat martabat wanita dipandang rendah akibat sikapku yang menentang suamiku berpoligami. Sebab dengan larangan tersebut, para suami biasanya diam-diam melakukan tindakan zina di luar sana. Aku tidak ingin seperti itu. Lagi pula, aku tak ingin jika penyakit akan menulariku karenanya.

Advertisement

Aku seorang perempuan juga seorang istri bagi suamiku, dan aku mendukung poligami karena poligami lebih baik dibandingkan berzina. Aku bukanlah muslimah yang baik, tetapi aku ingin menjadi mukmin yang baik dan juga ingin tetap menjadi pengikut suamiku yang amat baik di alam berbeda kelak.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya