Alasan Mengapa Tuhan Memberiku Takdir yang Berbeda

Mengapa Diriku ? Karena Tuhan telah Memilihmu


Tidak semua orang yang bernyawa bisa menjadi dirimu, dengan kata lain hidup dengan penuh rasa kasih dan sayang. Meskipun kau tahu bahwa mereka hanya melihat apa yang tampak pada dirimu bukan di dalam dirimu. 


Advertisement

Aku bersyukur atas segala hal yang melekat pada diriku, sebagai manusia yang hidup di dunia fana tidak seharusnya menyombongkan atau membanggakan diri sendiri. Sembari Aku beranjak dewasa, Aku telah mempelajari berbagai macam ujian entah itu berasal dari dalam diriku maupun dari lingkungan sekitar, bahkan dari orang yang terdekat sekalipun. Kala itu saat semuanya sedang tidak baik-baik saja, aku merasa bahwa diriku sudah berada pada titik ujung jurang bilamana aku gegabah selangkah pasti akan kehilangan nyawa, disisi lain aku juga tidak mampu menerjang angin topan sendirian. Seperti kata pepatah, "Saat terbukanya fikiran adalah saat dimana kamu merasa tertekan dan ingin segera menyelesaikannya" dulu aku sangat tidak mempercayai pepatah kuno itu, karena menurutku hanya disaat fikiran tenang baru kita bisa menyelesaikan masalah yang ada. Namun Aku tersadar kala itu, bayanganku terjatuh namun aku tetap berdiri kokoh sambil mengerutkan dahi dan seperti ada sesuatu yang sedang berbisik padaku namun terdengar samar, "Tuhan Memilihmu, karena Kamu Mampu" kalimat tersebut diulang – ulang sampai tiga kali hingga membuatku terbangun membuka mata. sekujur tubuhku lemah, melangkah pun sudah tidak mampu. Namun aku tetap berusaha menegakkan tubuhku meskipun jalanku seloyongan. Hingga pada akhirnya Aku mengerahkan seluruh kemampuan untuk menerjang kembali topan yang hendak membinasakanku. Pujian hanya bisa menyanjung seseorang dan membuatnya semakin tinggi hingga ia tidak merasakan bahwa semakin ia disanjung maka semakin cepat pula terjatuh. Pujian hanyalah hal kecil dikehidupan ini sebagai tanda apresiasi atas keberhasilan yang kita peroleh, bukan jalan menuju kesuksesan secara instan.


Guruku pernah berkata, "Sejatinya kesuksesan itu hanya berlangsung sementara, namun yang perlu digaris bawahi adalah tentang segala proses menuju kesuksesan itu".


Coba kita amati seorang pendaki, ia menyusuri gunung menerjang panasnya terik dan dinginnya malam serta selalu waspada akan suasana hutan yang tidak menentu karena binatang buas bisa datang kapan saja. Lantas jika ia sudah tahu bahwa akan banyak rintangan yang dilalui saat mendaki, kenapa tidak diganti dengan aktivitas yang lain? Karena ia menikmati segala peroses demi proses agar bisa ke puncak, walaupun kita tahu bahwa mereka tidak selamanya berada dipuncak, melainkan hanya beberapa jam kemudian kembali lagi.

Advertisement


Banyak orang yang suka menilai seseorang hanya dari tampilan luar, namun mereka tidak tahu apa yang sebenarnya telah dilalui oleh orang tersebut.


Aku lahir ke dunia karena Tuhan telah memilihku dan menjadikanku seorang yang kuat. Tidak peduli apa yang dikatakan orang-orang tentang diriku, yang Aku tahu bahwa selama Aku hidup dan bisa memberi banyak kemanfaatan dan energi positif kepada orang banyak mengapa tidak? Bukan hanya mereka yang bisa bermimpi dan menggapai mimpi tersebut, Aku juga bisa! Dan harus bisa! Tuhan saja percaya kepadaku mengapa Aku tidak percaya pada diriku .

Advertisement

 

Sidoarjo, Sabtu 19 Juni 2021

Nurma

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

HUMANITY