Anyway, adakah di sini yang masih menggilai ramalan zodiak, entah di media cetak ataupun elektronik? Kalau iya, berarti kita sama! Yeaay, saya jadi merasa punya teman (sambil nostalgia ke zaman di mana Majalah Gaul masih eksis, dan kita cuma ngincer poster sama ramalan zodiaknya aja) Hahahaha!

Bukannya gimana-gimana, ramalan zodiak memang banyak membawa perubahan buat kehidupan sebagian besar orang. Apalagi jika sudah terlanjur percaya, otomatis segala hal yang diperbuat pun mengacu pada apa yang dikatakan 'si peramal'. Iya nggak sih?

Dan secara nggak langsung, membaca ramalan zodiak juga telah menjadi habit bagi banyak orang, khususnya para muda-mudi. Rasanya kayak ada yang kurang kalau nggak mantengin ramalan zodiak, dari hari ke hari. (Alhamdulilahnya, saya belum sampai ekstrim gini sih…)

Tapi, saya punya perspektif lain soal fenomena ramalan zodiak ini. Ya, kalau kita melihat dari sudut pandang positifnya, 'menggilai' ramalan zodiak ternyata nggak seburuk yang dipikirkan, kok. Gini maksudnya…

Advertisement

Terlepas dari musyrik atau nggak, membaca nasib dari sini bisa jadi motivasi tersendiri

'Wah, ramalan Virgo hari ini bagus nih. Gue bakal dapet rezeki katanya! Bismillah deh…'

Selain Tuhan YME, memang nggak ada yang bisa tahu kalau si Mawar (bukan nama bakul bakso pengguna boraks) bakal dapet promosi jabatan di hari tertentu. Tapi… rasanya juga nggak salah sih kalau jadi memunculkan sugesti positif setelahnya. I mean, yang tadinya lesu karena kangen pacar, 'kan jadi semangat lagi setelah dapet insight baru :)

Bukan cuma itu. Kadang ada lho orang-orang yang saking ekstrimnya menggilai ramalan zodiak, dia sampai rela meluangkan waktu bangun tidurnya untuk 'mencari petunjuk' harus melakukan apa supaya nasib baik berpihak padanya seharian.

Oke saya ngaku, saya juga pernah begini. Lupakan, mari lanjutkan…

Gampangnya, nggak semua orang bisa menerima saran dan kritik orang lain terhadapnya. Orang ini biasanya mencari-cari 'pelarian' dengan menyendiri, lalu diam-diam menyemangati diri sendiri dengan cara yang dianggapnya paling mujarab. That's right, salah satunya dengan membaca ramalan zodiak tadi.

Jadi ada kegiatan lain selain kepoin akun sosmed mantan, mantannya mantan sampai papa-mamanya mantan. Unch ~

Bosen nggak sih kalau setiap harinya diisi dengan ngepoin akun-akun maassyyaa lalu? Bukannya menjalani hidup dengan semangat baru, yang ada malah terus-terusan dihantui kenangan-kenangan (yang katanya indah) di zaman dulu.

Nah, mungkin membaca ramalan zodiak ini bisa jadi alternatif buat nggak ngelakuin kegiatan kepo yang banyak mudharat-nya tadi. Oke, ini bisa dicoba!

Asal ramalan zodiak nggak membuatmu lupa bahwa Sang Pencipta masih nyata eksistensinya, ini sama sekali bukan masalah, Dab!

(kata teman saya yang sedari tadi celingak-celinguk pengen tahu saya lagi nulis apa)…

So, please berikan komentar kalian juga, ya! Tak tunggu, lho :)

Tulisan ini adalah pengalaman pribadi yang telah ditulis sebelumnya di katagadis.id. Apabila ada kata-kata yang kurang berkenan, penulis memohon maaf yang sebesar-besarnya.