Dampak Mendengarkan Lagu dengan Lirik Negatif Terhadap Emosi Manusia, Ternyata Sangat Berpengaruh Lho

Lirik lagu berdampak bagi emosi dan perilaku manusia

Jaman sekarang, kita selalu dikelilingi oleh musik. Musik sudah menjadi bagian dalam rutinitas sehari-hari. Setiap masuk ke dalam mobil, kita selalu terbiasa untuk menyalakan radio untuk mendengarkan berita maupun lagu. Musik dari radio juga dapat menjadi cara untuk menghabiskan waktu ketika lagi macet. Di sebuah restoran atau toko baju pun kita juga dapat mendengarkan musik.

Advertisement

Bukan suatu rahasia lagi bahwa musik dapat mempengaruhi kehidupan kita. Misalkan, ketika kita sedang belajar sambil mendengarkan lagu, biasa lagu-lagu yang terdapat di playlist adalah lagu-lagu yang memiliki irama yang tenang seperti classical untuk meningkatkan konsentrasi. Ketika kita sedang olahraga, lagu-lagu yang ada dalam playlist pun juga tentu berbeda dengan saat kita belajar. Lagu-lagu yang biasa direkomendasikan untuk olahraga adalah lagu-lagu yang upbeat untuk meningkatkan detak jantung kita dan membuat kita lebih semangat berolahraga.

Meskipun banyak manfaat dari sebuah musik, terdapat juga dampak negatifnya. Lirik-lirik dalam sebuah lagu dapat mengandung arti yang baik atau buruk. Terlebih di era globalisasi ini, kita sangat mudah sekali mengakses lagu dari negara lain. Hambatan bahasa dapat membuat kita tidak mengerti makna lagu yang didengar. Arti yang dimiliki dalam suatu lagu belum tentu baik, namun karena irama yang enak didengar kita jadi sering mendengarkan lagu tersebut.

Bahaya lirik lagu negatif

Advertisement

Menurut studi  Journal of Personality and Social Psychology, lirik musik yang agresif meningkatkan pikiran dan perasaan yang agresif, yang dapat meneruskan perilaku agresif dan memiliki efek jangka panjang, seperti memengaruhi persepsi pendengarnya tentang masyarakat dan berkontribusi terhadap pengembangan kepribadian agresif.

Hal ini diperkuat dengan temuan yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Human Neuroscience, mereka yang mendengarkan musik yang sedih atau agresif bisa rentan terhadap tingkat kecemasan dan neurotisme yang lebih tinggi daripada mereka yang lebih suka lagu-lagu yang lebih optimis.

Lirik dalam musik dapat memengaruhi cara kita berpikir dan merasakan. Misalnya, mendengarkan musik rap tidak akan segera mengubah seseorang menjadi seorang yang seksis, dan berpotensi kasar. Tetapi segala jenis musik dengan lirik seksis dapat memengaruhi pikiran kita, meski sedikit, tanpa kita sadari. Bahkan ketika kita tidak memperhatikan lirik lagu tersebut, kadang-kadang kita masih ingat melodi dan nadanya dan bernyanyi bersama untuk itu. Ritme dan melodi menutupi pesan yang tersimpan dan kita menjadi tidak sadar lagu yang kita sedang nyanyikan memiliki pesan yang buruk.

Saat ini, banyak orang mendengarkan lagu yang ada di top chart dan tidak benar-benar melihat dan memproses pesan yang sedang ditransfer melalui lagu. Ini menjadi masalah karena mayoritas lagu-lagu di top chart mengandung unsur narkoba, seks, dan kekerasan di dalamnya tetapi orang-orang masih menyanyikannya karena iramanya yang enak didengar.

Seringkali kita mendengarkan musik tanpa memedulikan makna yang terkandung dalam sebuah lagu. Kita hanya mementingkan nada-nada yang enak didengar saja padahal lirik juga sangat mempengaruhi pikiran dan emosi kita.

Kita dapat mendengarkan lagu apa pun yang kita suka, tetapi penting untuk mengetahui lagu apa yang akan menguntungkan dan memiliki pengaruh baik. Jika sebuah lagu membuat Anda merasa buruk, maka ada sesuatu yang salah dengannya.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

a student at London School of Public Relations

CLOSE