Beginilah Cara Hemat Sehat Versi Anak Kos

Semakin tua atau bertambahnya umur seseorang, maka akan semakin tinggi juga jenjang pendidikan yang harus ditempuh. Contohnya setelah menamatkan masa Sekolah Menengah Atas atau SMA. Umumnya sebagian besar orang memilih untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan banyak juga loh yang memutuskan untuk kuliah ditempat asal, namun ada juga yang memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya ke luar kota bahkan sampai ke luar negeri. Biasanya sebagian besar orang memilih untuk kuliah di luar kota dengan alasan ingin hidup mandiri. Karena biasanya di rumah lebih sering bergantung sama keluarga terutama ibu. Sedangkan kalo di perantauan mereka harus mengurus keperluannya sendiri mulai dari untuk makannya sehari-hari, mencuci baju, dan membereskan tempat tidur.

Tapi hidup di perantauan pun tidak semudah yang kita bayangkan. Seperti yang banyak saya dengar dari cerita teman – teman saya yang kebetulan juga kuliah di luar kota. Tentu banyak kendala yang terjadi, terkadang banyak kejadian-kejadian yang terjadi dan tak pernah terbayangkan sebelumnya. Tetapi kejadian seperti itu adalah hal yang wajar yang dialami oleh orang-orang yang baru memulai hidupnya di perantauan yang notabennya adalah pemula. Apalagi di usia-usia remaja seperti saya yang masih labil, mereka juga harus beradaptasi dengan suasana baru dan lingkungan baru pula. Selain itu karena telah memilih merantau dan hidup mandiri di kota orang, banyak dari  mereka yang menjadi bodo amat dengan diri sendiri, contohnya dengan merangkap sarapan dengan makan siang dengan alasan hemat. Hal tersebut pastinya tidak baik khususnya buat kesehatan. Kalo tidak sarapan, dikhawatirkan mahasiswa tidak bisa fokus saat belajar di kelas karena harus menahan lapar. Mungkin anak remaja biasanya kadang malas buat sarapan karena repot apalagi kalo harus menyiapkannya sendiri, beda kalo di rumah ada ibu yang menyiapkan. Tapi semua itu sebenarrnya bisa diakali dengan memasak nasi sendiri menggunakan magicom biar lebih praktis, dan tidak mungkin kalo hanya makan nasi bukan, pasti harus dengan pelengkapnya yaitu lauk pauk. 

Sebagai anak kos biiar hemat pengeluaran biasanya mereka memilih lauk seperti telur dan tempe, karena disamping harganya murah telur dan tempe juga mudah didapatkan di warung atau di supermarket. Dan selain murah dan gampang didapat telur dan tempe mengandung protein yang cukup tinggi. Dan disini sebenernya telur dan tempe masih kurang, karena sayur juga penting. Tetapi kebanyakan remaja malas makan sayur, akibatnya kekurangan serat dan pencernaan menjadi tidak lancar. Anak kos bisa memilih sayuran yang bisa bertahan 1-2 hari di dalam suhu ruangna misalnya bisa memilih sayur wortel, kacang panjang, kentang, dan terong. Upaya tersebut bisa dilakukan untuk pengehematan karena semisal pagi sudah masak bisa dimakan lagi saat makan siang bahkan sampai makan malam.  Tapi ada juga teman saya yang memilih sarapan di kantin kampus sekalian berangkat kuliah, dan ada juga yang memilih untuk menyetok roti tawar dan susu buat sarapannya.

ADVERTISEMENTS

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis