Plus Minus Curhat Sama Teman Lawan Jenis Soal Pacar. Pahami Biar Nggak Berakhir Bertengkar

curhat soal pacar ke lawan jenis

Menjalani suatu hubungan tidak akan pernah lepas dengan yang namanya pertengkaran. Baik kecil ataupun besar, pertengkaran masih bisa diselesaikan dengan cara yang baik, dan benar. Tapi frekuensi pertengkaran yang terlalu sering memang berpotensi untuk membuat kita jenuh. Mungkin di saat seperti itulah kalian butuh orang lain untuk berbagi kisah dengan kalian. Tapi berhati-hatilah kepada siapa kalian bercerita. 

Advertisement

“Dia temen curhat aja sih~”

Apakah curhat itu salah? Sama sekali tidak. Tidak ada yang salah dengan menceritakan masalah kita kepada orang terdekat. Curhat menjadi salah jika teman curhat kalian itu punya maksud lain, yaitu untuk mendekati kalian. Hal ini tidak selalu terjadi pada laki-laki, wanita pun sering melakukan ini.

“Abis dia ngertiin aku banget!”

Advertisement

Entah memang tulus atau ada niatan lain yang tersembunyi, tapi perasaan dimengerti orang lain memerlukan effort yang tidak sedikit dari lawan biacaranya. Butuh waktu yang lama untuk sampai ke fase ini.  Bukan tidak mungkin teman curhat kalian memang sahabat sangat perhatian pada kalian. Tapi kalian yang lebih bijak untuk menyingkapinya.

“Nggak ada yang lain sih. Rasanya klop aja kalau cerita sama dia,”

Apakah hanya dia satu-satunya teman kalian untuk curhat? Rasanya lingkup pertemanan kalian cukup luas untuk memilah teman mana yang bisa diajak curhat. Tapi jika jawaban kalian seperti itu, mungkin kalian sudah nyaman dengannya. Namun, jangan sampai tukar pasangan kalian yang sudah berjalan jauh bersama kalian demi kenyamanan sesaat yang kalian temui di pinggir jalan. Apalagi disaat kalian sedang dirundung masalah.

“Iya, pacarku tahu kok sama orang ini,”

Syukurlah jika pasangan kalian sudah mengetahui teman curhat kalian. Pertanyaan berikutnya adalah apakah pasangan kalian mengetahui kepada siapa kalian curhat?

“Nggak aku ceritain sih,”

Menceritakan semua hal dan tidak menyembunyikan apapun adalah dua hal yang berbeda. Kalian punya hak untuk tidak menceritakan semua hal pada pasangan yang dirasa tidak perlu ketahui, tapi kalian tidak boleh menyembunyikan sesuatu. Mungkin kalian berpikir hal ini akan membuat pasangan cemburu, tapi bagaimana jika pasangan kalian lah yang melakukan itu. Tidak menceritakan kepada siapa mereka curhat.

Curhat tidak dilarang, tapi tujuan curhat lah yang harus dipertegas. Curhat seyogyanya diceritakan kepada orang yang lebih dewasa, yang memiliki sudut pandang lebih matang. Jika teman curhat kalian adalah seumuran apa lagi lawan jenis, bisa jadi ada maksud lain dari kedua belah pihak. Meski tidak terjadi pada semua kasus ada baiknya kalian lebih aware dengan masalah ini. Bukan untuk membatasi diri tapi untuk memmpertahankan hubungan.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Cowok aseli. Mencetak sebuah jejak

Editor

Not that millennial in digital era.

CLOSE