Jodoh, rezeki, maut, adalah rahasia Tuhan. Kita sebagai manusia hanya bisa melakukan yang terbaik yang kita bisa. Berusaha dan berdoa, dan sisi-Nya serahkan pada Allah SWT. Karena itu adalah hal yang mustahil diketahui oleh manusia. Kita boleh merencanakan apapun. Yah, apapun. Tapi tidak dengan hasilnya. Karena sebaik-baik perencana adalah Allah azza wajalla.

Sama dengan jodoh. Kita tidak tahu siapa jodoh kita, dimana, sedang apa, dan bahkan namanya pun kita tidak tahu, bukan? Maka dari itu, berhentilah bertanya pada dia yang masih sendiri. Pada dia yang belum dipertemukan dengan seseorang yang ia impikan. Berhentilah bertanya “kapan nikah? Haah, pertanyaan macam apa itu? Tolong hentikan. Kau membuatnya patah hati, kau membuat dadanya semakin sesak dengan pertanyaan itu, kau membuat rerintik hujan jatuh dari sudut matanya.

Advertisement

Sudah, ku mohon, tolong hentikan. Tak usah bertanya lagi. Karena semakin sering kau bertanya, perasaannya akan semakin kalut, karena ia pun tidak tahu, kapan seseorang itu akan datang dan memintanya dengan tulus kepada walinya. Ia tidak tahu sama sekali. Jadi, berhentilah. Bagaimana jika ada seseorang yang bertanya padamu “kapan kau akan menemui ajalmu? Apa reaksimu? Kau akan marah? Sakit hati? Menyumpah serapah dia yang bertanya? Apa? Hei kenapa cuma diam? Aku ini sedang bertanya. Ohh, aku yakin, kau akan marah habis-habisan.

Tidak terima ada orang lain yang bertanya demikian, bukan? Lantas apa bedanya dengan kau bertanya pada si dia yang masih sendiri? Pada dia yang masih dengan sabarnya menanti sang pangeran datang untuk menyempurnakan dia? Pada dia yang setiap malam selalu menangis di sujud-sujud panjang malamnya, kemudian berdo’a pada Allah dengan suara parau? Dia tidak tahu, kapan ia akan mengakhiri kesendiriannya, akan ada seseorang yang akan menyudahi penantiannya, dan kapan akan ada seseorang yang dengan tulus mengusap air matanya.

Tidak. Tidak sama sekali. Karena itu adalah kuasa Allah. Jadi, berhentilah bertanya. Jodoh, rezeki, maut, adalah rahasia Tuhan. Kita sebagai manusia hanya bisa melakukan yang terbaik yang kita bisa. Berusaha dan berdoa, dan sisinya serahkan pada Allah. Karena itu adalah hal yang mustahil diketahui oleh manusia. Kita boleh merencanakan apapun. Yah, apapun. Tapi tidak dengan hasilnya.

Advertisement

Jadi, berhentilah bertanya. Bahkan, Allah sudah menjelaskan di dalam Al-Qur’an, bahwa setiap manusia sudah diciptakan berpasang-pasangan, dalam surat Ar-Rum ayat 21 yang artinya: “Dan diantara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan diantara kamu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (Kebesaran)-Nya bagi kaum yang berfikir”. Sudah jelas bukan, semua makhluk sudah diciptakan berpasang-pasangan. Hanya saja, kita tidak tahu kapan, dimana, dan dengan siapa. Jadi, berhentilah bertanya pada dia yang masih sendiri ya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya