Setiap cerita cinta pasti menyimpan kenangan tersendiri bagi pemiliknya. Bahkan terkadang cerita cinta yang pernah terjadi dalam kehidupan sangat sulit dilupakan. Baik cerita bahagia, sedih, sampai tragis pun akan selalu terbekas di hati.

Tak pernah terpikirkan sebelumnya, saat-saat seperti ini akhirnya datang juga. Ketika diri sendiri merasa terlalu sepi untuk lari dari sunyi, namun terlalu enggan mencari yang mampu mendampingi. Seakan cinta di dalam dada terlampau berharga untuk diberikan begitu saja. Seakan kosong di dalam hati terlalu kecil untuk bisa kututupi sendiri—padahal tidak. Semua bagai berpura-pura, namun bukan begitu sebenarnya. Aku hanya takut terluka, sebab segala cinta yang kukenal, belum ada yang berakhir bahagia. Semiris itukah cinta yang menghampiri hati? Atau aku yang telah tak berhati-hati menaruh hati.

Advertisement

Ada hal-hal yang membuat aku takut jatuh cinta lagi. Sesuatu yang membuatku memulai perasaan dengan sangat hati-hati. Aku tidak ingin hal-hal yang dulu begitu kubanggakan berakhir luka, juga kamu hadirkan dalam sesuatu yang kamu sebut cinta.

Tenanglah. Aku hanya sedang meyakinkan hatiku. Jatuh cinta saja tak cukup bagiku. Aku butuh seseorang yang akan tetap bertahan denganku, seburuk apa pun keadaan nanti. Seseorang yang tak akan membiarkan aku bertahan sendiri. Seseorang yang dengan sepenuh hati akan berjuang bersamaku. Menjaga apa pun yang sudah terikat oleh sesuatu yang disebut cinta.

Kamu tahu betapa beratnya memulihkan hati. Saat perasaan terdalam telah kamu abaikan dan menganggap aku sama dengan lelakimu waktu itu. Lalu, tiba-tiba saja duniamu dijungkirbalikkan kenyataan. Tidak mudah rasanya untuk pulih kembali. Semua butuh waktu. Butuh keyakinan untuk kembali meneruskan jalan baru. Jika kamu benar mencintaiku. 

Advertisement

Lupakanlah semua kesalahan dan hal-hal yang terasa pedih di masa lalu. Mendekatlah. Peluk tubuhku. Yakinkan aku kamu punya ketabahan untuk menjadi bagian hidupku.

Sebab cinta, tak ada yang benar-benar bisa bertahan sendiri. Untuk sesuatu yang seharusnya diperjuangkan berdua. Jangan takut akan gelombang yang menghadang. Selama kamu denganku, kuserahkan segala yang aku mampu untuk mempertahankanmu. 

Aku tidak sedang bermain-main dengan cinta. Lukanya sudah cukup meluluhlantakan seisi  jiwa. Yakinkan hatimu, yakinkan bertahan denganku. Sekacau apa pun kita nanti. Aku ingin kamu tetap waras untuk meyakini bahwa aku mencintaimu dan tak akan yang lain selain kamu. Bahwa kamu memilikiku dan tak ingin yang lain selain aku. Hingga akhir usia~

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya