Pertunjukkan itu mulai di hari Minggu, tanggal 30 Oktober 1938 jam 8 pagi. Seorang penyiar mengatakan : “Sistem Broadcasting Columbia (CBS) dan stasiun lain yang bersangkutan akan menampilkan Orson Welles dan Teater Mercury dengan dramanya “War of The Worlds” oleh H.G.Wells.”

Tahun-tahun itu sedang jaya-jayanya radio, dan jutaan orang Amerika sedang menyalakan dan mendengarkan radio saat itu. Tetapi kebanyakan orang Amerika pertama-tama akan mendengarkan aksi ventriloquist oleh Edgar Bergen dan rekan bonekanya “Charlie McCarthy” di NBC dan kemudian berpindah stasiun ke CBS pada jam 8:12. Saat dimana acara “War of The Worlds” telah dimulai.

Welles memperkenalkan drama radionya dengan perkataan, yang kemudian diikuti oleh seorang announcer membaca laporan cuaca. Lalu, announcer itu mengajak pendengar ke “Ruang Meridian di Hotel Park Plaza, New York, dimana kamu akan disuguhi oleh music dari orkestra Ramon Raquello.”

Musik untuk dansa dimainkan selama beberapa waktu, lalu ketakutan dimulai. Seorang announcer menyela acara dan melaporkan bahwa “Profesor Farrel di Observatorium di Gunung Jenning” telah mendeteksi beberapa ledakan di Planet Mars. Lalu musik dansa itu muncul kembali, kemudian diikuti interupsi lain dimana para pendengar diinformasikan bahwa sebuah meteor besar telah jatuh ke ladang soerang petani di Grovers Mills, New Jersey.

Kemudian, seorang wartawan yang berada di tempat jatuhnya meteori itu mendeskripsikan seorang alien Mars muncul dari sebuah benda metal berbentuk silinder. “ Puji tuhan,” katanya, “sesuatu muncul dari bayangan seperti ular abu-abu. Sekarang muncul satu lagi dan kemudian yang lain tambah banyak. Mereka seperti tentakel bagiku… Aku dapat melihat badan benda itu sekarang.

Advertisement

Besar, besar seperti beruang. Mengkilap seperti kulit yang basah. Tetapi wajah itu, wajah itu… para pemirsa, tidak dapat dideskripsikan. Aku sulit memaksa diriku untuk melihat hal itu terus menerus, sangat menjijikkan. Matanya hitam dan berkilau seperti belut. Mulutnya berbentuk V dengan air liur yang berjatuhan.

Orang-orang mars menaiki kendaraan perang mereka dan menembakkan “sinar laser” ke orang-orang yang berkerumun disekitar tempat jatuh meteor itu. Mereka menyapu bersih kekuatan 7000 orang National Guardsmen, dan setelah diserang oleh artileri dan bom orang mars mengeluarkan gas beracun ke udara. Setelah itu “pesawat orang Mars” mendarat di Chicago dan St.Louis.

Permainan drama radio itu sungguh terlihat sangat realistis, dengan Welles memainkan sound effect yang menakjubkan dan aktor lainnya melakukan pekerjaan yang sempurna berakting sebagai wartawan dan announcers yang ketakutan dan karakter lainnya. Seorang announcer melaporkan bahwa panik meluas dari tempat jatuhnya meteor tersebut, dengan ribuan orang putus asa mencoba kabur. Faktanya, tidak ada yang benar mengenai hal tersebut.

Jutaan pendengar di radio yang percaya akan adanya invasi dari planet Mars. Membuat kepanikan massall muncul di seluruh bagian negara Amerika. Di New Jersey, masyarakat yang ketakutan membuat macet jalan mencari keselamatan dari perang melawan Mars ini.

Orang-orang meminta masker gas kepada para polisi untuk menyelamatkan mereka dari gas beracun dan menyuruh perusahaan elektrik untuk mematikan listrik mereka sehingga orang-orang Mars tidak akan melihat mereka di kegelapan. Seorang wanita lari ke gereja di Indianapolis dimana perjamuan sore sedang dilaksanakan dan tiba-tiba berteriak, “New York telah hancur! Hari ini adalah akhir dari dunia! Pulanglah dan bersiap untuk mati.

Ketika berita mengenai panik di masyarakat sampai ke studio di CBS, Welles mengudara sebagai dirinya sendiri untuk mengingatkan kepada masyarakat bahwa hal tadi adalah fiksi semata. Terdapat rumor bahwa acara itu menimbulkan bunuh diri juga, tetapi tidak ada konfirmasi jelasnya.

Komisi Komunikasi Federal menginvestigasi program acara tersebut tetapi ditemukan tidak adanya hukum yang dilanggar. Seluruh jaringan stasiun setuju agar lebih berhati-hati dalam acara-acara mereka selanjutnya. Orson Welles takut akan adanya kontroversi setelah acaranya tersebut akan menghancurkan karirnya. Faktanya malah sebaliknya setelah itu dia mendapat kontrak dengan Hollywood pada tahun 1941 dan menproduseri serta tampil juga sebagai actor di film Citizen Kane – sebuah film yang banyak orang katakan sebagai film Amerika terbaik dari yang pernah ada.