Hai semua! Gimana kabarnya?
Buat Kamu yang belum tahu, yuk kita kenalan dulu! Namaku Muhammad Elfanza atau biasa dipanggil Elfan. Aku adalah seorang full time content creator di Instagram bernama elfanthedev yang mostly membahas seputar IT khususnya coding.
Di samping itu, karena aku suka belajar hal baru, selain membuat konten, aku juga belajar hal-hal lain seperti copywriting, desain, dan lain sebagainya.
Berbicara tentang tahun 2021, ini menjadi salah satu tahun yang paling merubah hidupku. Keputusanku untuk menjadi seorang content creator tenyata sangat tepat. Relasi bertambah, gue bisa mendapatkan penghasilan tambahan, dan lain banyak benefit lainnya.
Tentu, perjalananku sampai di titik ini tidaklah mudah. Berbagai rintangan yang menghadang berhasil aku taklukkan. Bahkan sampai sekarang pun sebenarnya aku masih menghadapi berbagai macam tantangan.
Oke, kelamaan basa-basinya. Kita langsung masuk ke intinya.
Mungkin kamu bertanya-tanya,
Kenapa sih kamu memutuskan untuk menjadi seorang content creator? Kenapa enggak yang lain aja?
Jawabannya seperti kebanyakan orang pada umumnya, berawal dari coba-coba, eh lama-lama seru juga.
Berhubung waktu itu aku lagi belajar coding, isenglah aku membuat akun Instagram yang tujuan awalnya adalah untuk membagikan hasil dokumentasi belajarku.
Sebenernya ini juga jadi salah satu teknik belajar yang dipopulerkan oleh Dr. Richard Feynman, seorang fisikawan asal Amerika Serikat. Dia bilang kalo kita mau mengetahui kemampuan kita udah sampai mana, cobalah dengan mengajarkan orang lain.
Kalau mereka mengerti dengan apa yang kita jelaskan, berarti kita sudah paham. Tetapi jika sebaliknya, berarti tugas kita adalah me-review ulang materi tersebut sampai kita benar-benar paham.
Nah, berhubung suasananya lagi pandemi juga, aku bingung nih harus ngajarin siapa. Sebenarnya bisa aja sih via zoom call 1 on 1, tetapi menurutku kurang efektif.
Akhirnya aku putar otak dan menemukan jawabannya, kan ada Instagram!
Berhubung aku suka nulis dan desain, kenapa enggak dimanfaatkan saja keterampilanku ini?
Berhasilah aku membuat konten pertama. Di situ aku belum mikirin tentang like, komentar dan segala macamnya. Mau ada yang liat syukur, enggak ada pun gue enggak masalah.
Di sinilah hidayah datang. Di tengah perjalanan menjadi seorang content creator, aku menemukan akun-akun kayak ci @victoriawong68, bang ogut @mudacumasekali, dan lain-lain yang membahas seputar content creation.
Penasaran dong, akhirnya aku kepoin satu persatu akun mereka dan wow! Ternyata bikin konten enggak semudah yang kubayangkan. Banyak banget hal yang harus gue lakuin supaya akunku berkembang dan ternyata oh ternyata, kita bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah loh di sini!
Setiap hari, aku menyisihkan waktu minimal satu jam untuk belajar seputar tentang hal ini. Misiku adalah bukan untuk menyelesaikan course dalam waktu yang cepat. Aku merupakan tipe orang yang belajarnya selow tapi ada progress setiap harinya.
Misal hari ini belajar bab A, nah sehabis itu aku langsung praktekan materi apa yang ada di bab A. Cara itu menurutku lebih efektif daripada kamu langsung menghabiskan course secara tuntas tanpa paham isinya.
Setelah aku selesai beberapa bab yang kurasa cukup sebagai fundamental, tanpa basa-basi lagi, aku langsung gas untuk membuat konten pertama.
Yang kadang jadi permasalahan kebanyakan orang adalah mereka terlalu lama menanti-nanti momen yang tepat untuk memulai sesuatu.
Takut jelek
Takut enggak sesuai ekspektasi
Dan ketakutan-ketakutan lainnya.
Padahal, kalau kita enggak memulai, bagaimana kita bisa tahu apakah kedepannya kita akan berhasil atau gagal?
Aku sering banget dapet wejangan kalau karya pertama kita itu udah pasti jelek. Pasti. Hampir enggak pernah ada orang yang baru mulai sesuatu lalu langsung berhasil.
Karena karyamu jelek itulah maka kamu ditantang untuk terus improve setiap harinya.
Kamu bisa liat lah ya karya pertamaku di Instagram, ya enggak lama banget juga sih karena beberapa udah kuhapus.
Dan inilah karyaku sekarang.
Nggak bilang bagus, tapi setidaknya kamu bisa lihat lah ya letak perbedaannya mulai dari desain, copywriting, likes, dan lain sebagainya.
Banyak orang mengira proses ketika aku menjadi content creator dengan followers yang sudah berkembang ini adalah hal yang sangat mudah. Padahal di balik itu semua, terdapat berbagai rintangan yang kuhadapi.
Mulai dari kesulitan mencari ide, sulit mengatur waktu, dan lain sebagainya. Bahkan saat sudah grow pun, ada berbagai masalah baru yang muncul yaitu dengan kedatangan haters. Pokoknya bener-bener challenging banget deh.
Tapi, hal itu semua enggak menjadikan hambatan gue untuk maju. Ibarat kamu main game deh, enggak mungkin kamu langsung naik ke level 50 tanpa melewati level-level sebelumnya. (kecuali kamu nge-cheat)
Oh iya, terkadang, aku juga menemukan alasan kenapa orang enggak mau mulai. Yaitu masalah waktu. Mungkin di antara kamu semua aku yakin yang sering ngeluh soal hal ini. aku enggak ada waktu, pagi sampai sore sekolah, sampai rumah udah ngantuk.
Menurutku, sebenarnya ini bukan masalah kamu enggak ada waktu. Tetapi, kamu enggak mau menyempatkan diri untuk mengerjakannya.
Maka dari itu, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah mencintai pekerjaan tersebut. Kalau kamu udah cinta, aku yakin akan kamu bela-belain walaupun sesibuk apa pun itu. Coba deh anggap pekerjaan tersebut sebagai pacar atau istri bagi yang sudah berkeluarga.
Semua manusia punya 24 jam yang sama. Yang membedakan adalah bagaimana cara mereka memanfaatkannya. Gue kasih contoh buat kamu yang masih sekolah.
Misal berangkat jam 7 pagi, istirahat jam 10. Nah, di istirahat pertama kamu bisa makan snack kecil-kecilan sambil scroll Instagram buat nyari bahan konten. Lalu di istirahat kedua kamu bisa mulai nulis script.
Sampai rumah, kamu bolehlah rebahan sebentar sehabis itu belajar. Masih ada waktu kan sebelum tidur? Gunain waktumu untuk memasukkan script ke dalam desain. Atau kalau kamu anaknya ambis banget, kamu bisa ambil waktu liburmu untuk stok konten seminggu ke depan.
See? Semudah itu padahal.
Inti dari cerita yang aku sampaikan tersebut adalah kalau misalnya aku enggak memulai menjadi seorang Content Creator karena malu, takut dicibir orang, dan lain sebagainya, aku nggak akan menjadi diriku yang seperti sekarang.
So, saranku buat kamu semua, mulai aja dulu, nanti juga tau.
Aku Elfan, sampai jumpa!
ADVERTISEMENTS
Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya
“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”