Jam Istirahat di Sekolah Tak Sekadar untuk Makan atau Bikin Tugas. Kamu Bisa Mengisinya dengan Segudang Cerita yang Luar Biasa

Karena belajar tak melulu harus di kelas~

Saat bel istirahat sekolah berdering, kebanyakan orang akan berhamburan menyerbu kantin untuk membeli makanan. Namun ada juga yang malah tidur, bergegas mengeluarkan buku tugas atau menggunakan jam istirahat untuk belajar. Tak ada yang salah dengan belajar atau makan di jam istirahat, tapi kalau jam tersebut bisa diisi dengan segudang kegiatan yang nggak biasa dan bersifat positif mengapa tidak?

Advertisement

Ketika jam istirahat, biasanya aku menggunakannya untuk bermain jujur-berani dengan teman-teman dekatku. Aku sadar banget jam istirahat itu biasanya hanya berkisar 15 hingga 20 menit, namun jangan berkecil hati dan negative thinking dulu. Waktu yang terbilang singkat itu bukan berarti kamu nggak bisa melakukan hal lain selain makan dan belajar, loh. Biasanya aku dan teman-teman mengisi jam istirahat dengan duduk di lapangan sekolah, membentuk lingkaran kecil dan memainkan permainan jujur-berani.  Terkadang kami melakukannya sambil makan camilan.

Terdengar sederhana saat mendengar permainan legend itu, tapi aku dan teman-teman menjadi lebih saling kenal. Kalo sudah saling kenal, pertemanan bisa semakin akrab dan terbuka apa adanya. Misalnya ketika bermain, saat teman menerima tantangan jujur, mereka akan bercerita tentang sosok yang sedang ditaksir diam-diam, tentang hal-hal konyol semasa kecil yang pernah dilakukan, dan masih banyak lagi.

Sementara kalau teman-teman menerima tantangan berani, maka ada misi yang harus dilaksanakan. Contohnya, harus menyanyikan sebuah lagu di depan salah satu guru, menyebutkan tanggal ulang tahun teman dengan tepat, bercerita tentang kelebihan yang dimiliki oleh teman namun harus menggunakan nada seperti sedang bernyanyi, sambil joget.

Advertisement

Tantangan lainnya dapat berupa membujuk guru dan satpam agar diberikan waktu membeli jajanan yang nggak dijual di kantin sekolah, dan masih banyak lagi. Tentunya tantangan yang dilakukan masih dalam batas wajar dan nggak menyudutkan teman-teman kamu juga, ya. Pastinya juga tidak ada hukuman-hukuman yang bersifat menyakiti teman kalian sendiri dalam permainan tersebut. 

Jika hari ini sudah bermain jujur-berani di jam istirahat, maka besok ada kegiatan lain yang simple dan bisa kamu lakukan. Aku, selain hobi menulis, juga senang membuat film pendek, meskipun belum sejago atau seprofesional sutradara ternama. Biasanya aku meminta teman-temanku untuk menjadi videografer dan talent. Kami membuat parodi kehidupan sekolah, misalnya aku berperan sebagai salah satu anak yang super duper aktif di kelas, menjadi anak yang selalu lupa membuat PR. Pernah juga aku memerankan tokoh anak yang hobi banget tidur di jam pelajaran. 

Lalu berganti peran sebagai karakter seorang guru yang tegas dan berkali-kali temanku yang berperan sebagai videografer mengomel karena ia lelah harus merekam adegan diriku yang berkali-kali gagal memerankan sosok guru tegas dengan sempurna hanya dalam satu kali mencoba. Tapi hal-hal lucu itu mewarnai kehidupan masa sekolahku dengan lebih indah. Biasanya film-film pendek itu akan aku edit bersama dengan teman-teman, diselingi dengan canda tawa. 

Saat sudah selesai diedit, biasanya keesokan harinya kami akan memperlihatkan ke teman-teman kelas dan ditonton bersama. Parodi ini tentunya tidak menyinggung dan nggak bersifat memojokan siapapun, ya. Bercanda dan berkarya yang seru itu harus asik dan menyenangkan untuk semua orang. Beruntungnya film-film pendek kami tentang parodi sekolah itu disambut positif oleh teman-teman angkatan, kakak kelas, dan adik kelas. Tak jarang beberapa guru juga ikut mengapresiasi karya yang coba kami buat di sela-sela jam istirahat.

Hal lain yang kami lakukan ialah membantu teman yang ingin sekali akrab dan jadian dengan pujaan hatinya, namun malu-malu mengungkapkan perasaan. Terkadang, aku yang cukup jago membuat tulisan berupa puisi romantis membantu temanku di jam istirahat dengan menuliskan surat yang bikin siapapun yang membacanya bakal bergetar hatinya. Aku senang ketika melihat temanku berhasil PDKT dan jadian dengan orang yang disukainya. Intinya selama kamu masih sekolah, coba keluar dari kelas dan berbaur dengan banyak teman, berinteraksi, dan buat cerita kamu sendiri.

Hidup seorang remaja rasanya terlalu dangkal jika hanya menghabiskan waktu istirahat di dalam kelas, berdiam diri, tidur, sekadar makan, lalu membuat tugas. Ada waktunya mengerjakan tugas, ada waktunya untuk bermain dan beristirahat santai, sembari mengekspresikan diri dengan cara yang menyenangkan. Pastikan setiap hal yang kamu kerjakan di jam istirahat sekolah itu kreatif, membuat perasaan dan pikiranmu lebih nyaman, namun tetap positif. Selipan-selipan kenakalan kecil dan perbuatan iseng yang masih dalam batas wajar tentu saja nggak apa-apa, asal motifnya jangan untuk menyakiti orang lain.

Bermainlah dengan seru dan berpetualanglah dengan cara yang menyenangkan dan cerdas bersama teman-temanmu di jam istirahat, karena belajar tak melulu harus di kelas. Bermain untuk mengenal personality teman-teman juga salah satu bagian dari belajar. Sama halnya dengan membuat film pendek. Saat kamu membantu temanmu untuk selangkah lebih dekat dengan sosok yang ditaksirnya alias gebetannya juga melatih kepekaan sosial kamu dalam membantu teman, lho. Selamat berproses menjadi remaja yang berarti untuk dirimu sendiri dan teman-teman di sekitarmu.  

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement
loading...

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE