'Pengangguran', satu kata yang banyak orang tidak ingin dicap seperti itu, namun ada pula orang yang menginginkannya juga dikarenakan dalam berbagai hal.

Bagaimanakah tipe-tipe pengangguran ? Apakah salah satu dari ini termasuk tipe kalian ?

Advertisement

1. Freshgraduated

Lulus dengan predikat Cum Laude atau IPK hampir mencapai angka 4, merupakan hal yang diimpikan setiap mahasiswa. Namun, perlu kalian ketahui, angka itu tidak ada artinya ketika setelah wisuda kalian belum mendapatkan pekerjaan. Pengangguran setelah wisuda hampir setiap tahunnya terus meningkat. Pada masa-masa ini, mereka sedang giat-giatnya mencari pekerjaan, rela datang jauh-jauh untuk sebuah panggilan interview yang tak jarang jadi "PHP", tapi yang ada dipikiran mereka hanyalah 'yang penting saya dapat kerja dulu apapun itu'.

2. Ingin Menikmati Waktu Libur Setiap Hari

Advertisement

Siapa sih yang enggan menikmati waktu santai dengan berleha-leha seharian bahkan setiap hari tanpa harus menunggu tanggal merah atau weekend tiba? Tipe seperti ini mereka masih enggan berkutat dengan pekerjaan, perjalanan ke kantor yang melelahkan dan masih ingin bersenang-senang dengan teman-teman senasibnya.

Bisa dibilang tipe seperti ini yang masih ingin menikmati masa mudanya sebelum terjun dikehidupan dewasanya. Mereka mempunya kehidupan sendiri, meskipun tidak memiliki uang yang banyak, mereka bersyukur masih diberikan kesempatan bisa berkumpul setiap hari dengan orang-orang yang mereka sayangi. Eits, bukannya mereka tidak ingin bekerja lho, ingin bekerja juga tapi mereka meluangkan waktu terlebih dahulu untuk bersenang-senang.

3. Resign

Tipe orang seperti ini adalah orang yang jenuh akan pekerjaan sebelumnya dan berniat mencari lagi pekerjaan, tetapi mereka memilih resign sebelum mendapat pekerjaan baru dan akhirnya menjadi pengangguran. Ya, itulah sebuah konsekuensi yang harus ditanggung. Banyak hal yang menjadi alasan orang tersebut resign disaat belum dapat pekerjaan yang baru.

Apakah enak? Tentu ada enaknya dan tidaknya. Enak dalam arti pikiran bisa tenang sejenak dari masalah pekerjaan dan bisa liburan sejenak. Tidak enaknya karena harus menjadi pengangguran kembali seperti dulu. Tipe seperti inilah yang harus berjuang keras menata dari nol lagi, mulai mencari pekerjaan lagi, datang interview ke sana – sini dan menunggu jawaban seperti di "PHP" in lagi.

4. Malas

Tipe orang seperti ini yang membuat angka pengangguran di Indonesia meningkat setiap tahunnya. Mungkin saja tipe ini adalah mereka yang sudah lelah dan jenuh mencari pekerjaan ke sana ke sini, sudah interview di mana-mana namun belum mendapatkan pekerjaan yang terbaik untuknya.

Dari ke 4 tipe di atas, masih banyak tipe-tipe pengangguran lainnya. Sebaiknya kita tidak harus terpaku untuk melamar pekerjaan di kantoran atau sebagai karyawan dengan gaji besar serta jabatan tinggi. Dengan kita mempunyai jiwa pengusaha yang kreatif dan membuat sebuah usaha, tanpa disadari kitalah yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi yang masih menjadi pengangguran.

Semangat pejuang pencari kerja!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya