Dear cowok, bisakah sedikit kalian menjaga perasaan kami sebagai kekasihmu? Bisakah sedikit kalian memahami perasaan kami sebagai pengisi kokosonganmu? Bisakah sedikit kalian mendalami perasaan kami saat kalian bersama teman perempuanmu?

Bisakah kalian menahan hasrat untuk tidak berfoto berdua dengan teman perempuanmu? Ya, kami akui, kami cemburu setiap kali kami melihat media sosial yang dipenuhi foto-foto kalian dengan si perempuan itu. Kalaupun kalian berfoto bertiga, ber-empat, mungkin akan berbeda suasananya.

Advertisement

Dear cowok. Tahukah kalian perasaan kami saat itu? perasaan kami hancur, bukan lagi retak, tapi ini berkeping-keping. Kami merasa seolah tak berharga. Terkadang kami telah berusaha menjaga agar kita tidak retak. Terkadang kami juga berusaha untuk menyembunyikan kekacauan kami sedalam-dalamnya. Kami wanita.

Tidak mudah bagi kami untuk mengungkapkan secara langsung apa yang kami rasakan dihadapan kalian. Butuh energi yang tinggi saat itu. Butuh kekuatan yang ekstra agar kata-kata bisa sinkron dengan perasaan.

Dear cowok, Kami tau, mungkin itu adalah hobi tersembunyi kalian. Ingin menaikkan pamor diantara teman kalian yang lain. Siapa yang paling banyak mengunggah foto dengan banyak perempuan, dialah yang akan menang.

Advertisement

Tapi bisakah sedikit kalian berpikir dengan logika bagaimana jikalau fakta berbalik dan perempuan yang kau cintai melakukan itu kepadamu? Kami yakin, emosi kalian pasti akan meledak dengan begitu kasarnya. Kecuali, jika kalian memang pemain wanita dan wanita yang bersama kalian sekarang bukanlah orang yang kalian cintai.

Dear cowok. Wanita ingin dihargai, ingin dmengerti dan dijaga perasaaannya. Ketika kalian tidak menjaga perasaan kami, ketahuilah, sekali, dua kali, tiga kali, mungkin kami masih bisa bertahan dengan keadaan seperti itu.

Masih mampu untuk memaafkan kalian. Tapi untuk keempat kali, kami sudah mulai berpikir bagaimana agar kami bisa terlepas dari jeratmu, terlepas dari semua bayangmu, dan terlepas dari semua tentangmu.

Dear cowok. Kami adalah perempuan. Perasaan kami tak sebaja kalian. Ketika menyelesaikan suatu masalah, kami lebih terfokus kepada perasaan. Itulah sebabnya, kami terlalu sering menangis karena memendam rasa kekecewaan. Kami tahu, kami tidak sehebat kalian dalam mengandalkan logika. Tapi ingatlah, akan ada saatnya situasi berbalik. Akan ada saatnya kami akan mardeka dari perasaan yang terus menghantui kami.

Dear cowok, ketahuilah, hati wanita itu rapuh. Tapi ingatlah, ketika dia sering tersakiti, maka kerapuhan itu semakin lama semakin menguat. Akan ada saatnya dimana dia akan lupa denganmu. Akan ada saatnya dia akan keluar dari keterpurukannya itu.

Jadi pandai-pandailah menjaga, jika dia memang kekasihmu. Hidup ini, memang bukan tentang kebahagian kalian saja, tapi, kami juga, para wanita kalian.

Ingatlah…!

Bencana terbesar diantara kita tidak akan terjadi jika tidak ada minyak tanah yang memperbesar kobarannya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya