Besok adalah hari yang sangat spesial.


Besok kamu akan mendapatkan gelar baru di dalam hidupmu, gelar baru sebagai suami. Tapi sayangnya bukan aku yang mendapat gelar istrimu melainkan perempuan lain yang aku tak tau dari mana datangnya. Rasanya lucu, menyaksikan kamu menjadi seorang suami tapi bukan aku yang jadi istrimu. Hal ini tentu saja tidak pernah terbayangkan olehku.

Advertisement


Aku dan kamu pernah saling memuji dan mengucap cinta. Aku dan kamu pernah bermimpi bersama merancang sebuah pernikahan tapi sekarang kamu mewujudkan semua mimpi-mimpi itu dengan perempuan lain.


Seperti lirik lagu 'Sedih Tak Berujung' yang dinyanyikan oleh Gleen Fredly "Saat menjelang hari-hari bahagiamu aku memilih diam dalam sepiku" saat ini aku hanya duduk menyendiri membayangkan hari bahagiamu besok. Aku masih berandai-andai seharusnya aku yang ada disana duduk bersamamu. Aku masih tidak percaya bukan namaku yang bersanding dengan namamu dalam undangan cantik itu.

Entah pergi kemana janji-janji yang pernah kamu ucapkan dulu. Entah apa yang ada dipikiranmu selama bertahun-tahun ini saat bersamaku hingga kamu tega meninggalkan aku secepat ini. Kenangan kita selama bertahun-tahun kebelakang seakan otomatis terputar didalam kepalaku. Seakan aku tidak percaya kamu yang dulu memanggilku sayang esok akan menjadi suami perempuan lain.

Advertisement

Tapi kata teman-temanku hidup kadang memang selucu itu. Apa yang kita harapkan sering kali tidak sesuai dengan kenyataan. Takdir Tuhan siapa yang tahu. Seharusnya aku bersedih tapi tidak. Aku hanya merasa apa yang terjadi sekarang ini lucu. Jika aku tahu akan berakhir seperti ini, untuk apa aku menghabiskan waktuku selama bertahun-tahun hanya untuk menjaga jodoh orang hahaha. Tapi apa boleh buat.


Nasi sudah menjadi bubur.


Sekarang aku hanya bisa mendoakan semoga kamu hidup bahagia dengan perempuan yang aku anggap sudah merebut seluruh mimpi-mimpiku, perempuan yang akan bersama selamanya dengan lelaki yang dulu pernah memanggilku sayang dan cantik juga. Selamat menempuh hidup baru, mantanku. Semua kenangan kita tentu saja tidak akan mungkin aku lupakan. Aku harus berlapang dada untuk menerima kenyataan ini. Salam untuk mantan calon mertuaku. Dan doakan aku semoga juga dapat hidup bahagia tanpamu.

Terima kasih mantan! Thank you, next!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya