#DestinasiHipwee-Harta Karun Tersembunyi; Coban Rais Malang

Wisata alam

Setelah melalui dua minggu yang penat, ingin rasanya diriku ini me-refresh pikiran sejenak dari ujian akhir pada semester genap. Menuruti kata hati untuk menelusuri alam sekaligus bermain air, merasakan kedamaian ciptaan tuhan, atau istilahnya tadabbur alam. Bersama dengan adik, kita berangkat menuju ‘Wisata Coban Rais’ dari daerah Malang kota.

Perjalanan ditempuh kurang lebih sekitar 11 kilometer dengan menggunakan sepeda motor. Pukul 12.30 setibanya di lokasi, kita membeli makanan ringan terlebih dahulu karena tidak membawa bekal saat berangkat. Karena ingin menikmati hijaunya pepohonan sepanjang jalan menuju air terjun, kita memilih berjalan kira-kira sejauh 2 kilometer daripada untuk menyewa motor.

Di seperempat perjalanan, terdapat tempat wisata ‘Batu Flower Garden’ dengan spot foto seperti di luar negeri. Masih semangat saat melewati keramaian tempat wisata ini, namun setelah memasuki 500 meter didepanya jalanan mulai menyempit menjadi setapak, dan berair. Menggunakan sandal karet adalah pilihan yang tepat karena, perjalanan menuju air terjun menyebrangi aliran air dan juga bebatuan terjal.

Penanda air terjun sudah mulai dekat adalah udara yang semakin dingin, pepohonan semakin merapat, dan bebatuan tinggi yang curam. Di tengah perjalanan menuju air terjun tidak ada keringat sedikitpun bercucuran, mungkin dikarenakan suhu udara yang dingin dekat dengan air terjun. Setibanya di air terjun, letih berjalan kaki selama setengah jam seketika menghilang. Terbayar lunas dengan pemandangan yang indah.

Ditambah saat sedang sepi pengunjung, kami bisa sangat menikmati rasanya berada di dekat ciptaan tuhan yang maha agung. Seketika, mood yang sedang tidak baik langsung bisa diajak berdamai. Mencari tempat yang tepat untuk beristirahat sekaligus menikmati bekal yang dibawa untuk beberapa saat, membuatku sadar dan bersyukur bahwa tuhan selalu punya cara untuk menenangkan makhlukNya lewat ciptaannya.

Terciptanya rasa tenang ini disebabkan karena manusia dan juga alam memiliki 2 kesamaan, yaitu sama-sama ciptaan tuhan. Bedanya hanya hidup dan tidak. Ditambah bila si manusia ini sedang berada di lingkungan yang sangat dijaga kebersihan dan kelestariannya, akan bertambah harmonis hubungan antar dua makhluk ini.

Bahkan saat aku menikmati cipratan air terjun sambil memejamkan mata, aku seperti dapat berkomunikasi dengan alam sekitarku. Dengan daun-daun, pepohonan tinggi, rasanya seperti mereka menyapaku dan menyamutku dengan hangat. Jikalau aku bisa selalu bercengkrama denganmu, mungkin aku tidak berteman dengan manusia–mereka terkesan menggurui saat ku berkeluh, meninggi saat kawannya tertimpa sulit, dan menyudutkan tanpa menelisik lain sudut.

#DestinasiHipwee

ADVERTISEMENTS

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis