Teruntuk Kamu Si Pelaku Ghosting: Digantungin Dalam Hal Apapun Itu Nggak Enak, Jangan Begitu Ya!

Apa salahnya mengakhiri sesuatu dengan baik dibanding masih menggantung tanpa kejelasan?

Untuk para penjahat ghosting yang suka datang tanpa diminta dan kemudian hilang tiba-tiba, tolong dong berhenti. Apa susahnya sih mengabari? Memberi kabar jika memang sudah bosan atau malas berhubungan, mungkin memang menyakitkan di awal tetapi ketimbang menghilang tanpa kabar yang membuat kami malah bertanya-tanya, apa yang salah?

Advertisement

Kami memang akan tetap baik saat menyambutmu datang kembali, tetapi jangan kemudian kamu salah gunakan dengan datang untuk kemudian menghilang lagi. Apa susahnya sih memberi kabar? Kami tidak akan menyalahkan kamu yang suka menghilang tiba-tiba tapi setidaknya berikanlah alasan agar kami tahu apa yang terjadi, apa yang salah

Tolong berhentilah pergi dan datang begitu saja, jangan membuat janji yang tidak bisa kamu tepati. Bagaimanapun juga kita semua punya hati. Kalau memang sudah bosan, katakan saja. Kalau memang hanya sebagai pengisi waktu luang atau sekedar latihan untuk merayu gebetan, katakan saja. Kalau memang hanya sebagai selingan dari yang satunya, katakan saja. Fair di awal sehingga kita ada kejelasan. Jangan mau enaknya aja, begitu udah bosan atau karena hal lain, menghilang begitu saja tanpa memberitahu apa-apa.

Bukan apa-apa, jika menghilang begitu saja kita akan bertanya-tanya apa yang salah kami lakukan? Apakah tanpa sadar sudah menyakiti? Kalau menghilang tanpa kabar hanya akan menyiksa hati kami dengan merasa melakukan kesalahan. Ketika kamu mengatakan alasan setidaknya rasa bersalah kami bisa sedikitnya berkurang. Setidaknya kami tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk mengharap kamu kembali atau menangisi kepergianmu yang penuh dengan tanda tanya.

Advertisement


Ketika kamu menghilang dan posisimu sudah cukup kuat di hati kami akan sulit untuk kami menerima tanpa menyalahkan, terlebih jika kamu menghilang begitu saja tanpa kabar. Jadi tolonglah, kabari kami setidak enak apapun alasanmu itu.


Seberapapun menyakitkannya, akan lebih sakit bagi kami ditinggal begitu saja tanpa kabar apapun. Hati dan otak hawa memang dirancang lebih sensitif dibandingkan kaum adam, karena itu lebih sulit bagi kami melupakan sesuatu yang menyakitkan, apalagi dari seseorang yang sempat singgah beberapa waktu di hidup kami.

Memang itulah bedanya perempuan dan laki-laki, lebih menggunakan hati dan perasaan ketimbang logika. Karena itulah kami lebih perasa dan bisa sangat mengingat dengan detail tentang apa yang kalian lakukan walaupun kalian tidak mengingatnya. Karena itulah kami lebih baper dan mudah terbawa perasaan akan sikap kalian.

Jadi, apa salahnya mengakhiri sesuatu dengan baik dibanding masih menggantung tanpa kejelasan? Sesuatu yang dimulai dengan baik harus diakhiri dengan baik pula bukan?

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE