Beginilah Rasanya Bertahun-tahun Terluka Karena Ditinggal Pergi Orang Tua untuk Selamanya

orang tua pergi selamanya

Kebahagiaan seorang anak bukanlah adanya murah mewah atau harta melimpah. Namun, kebahagian seorang anak adalah saat bisa duduk bersama kedua orang tua untuk menceritakan banyak hal yang terjadi, bercanda, bersenda gurau sambil menikmati hari setelah melewati hari yang begitu melelahkan, menikmati hidangan yang mereka sediakan setiap harinya, menikmati kasih sayang, perhatian dan cinta keduanya saat di hari yang paling membahagiakan atau hari yang paling buruk sekalipun. 

Advertisement

Sayangnya, ternyata takdir tidak membuatku merasakan hal itu. Tuhan lebih sayang mereka hingga tidak mengizinkan aku bersama sampai mereka menua. Aku tidak bisa melihat mereka tersenyum bahagia saat anak-anaknya meraih kesuksesan. Tuhan seakan tidak mengizinkan aku untuk menujukkan sedikit baktiku dan budiku sebagai anak walau sampai kapan pun itu tidak cukup.

Saat aku masih kecil, aku berharap bahwa saat dewasa nanti, apapun akan aku lakukan untuk mencukupi segala kebutuhan mereka dan memberikan kebahagiaan kepada mereka atas apa yang sudah mereka berikan untukku sampai aku berada di titik ini. Aku memang tidak bisa memilih di keluarga mana aku dilahirkan, tapi aku sayang mereka walaupun mereka lebih memilih pergi untuk selamanya tanpa memikirkan apa yang kami rasakan sampai saat ini. Apakah aku salah kalau saat ini aku marah sekaligus patah hati atas apa yang terjadi?

Sedih, terluka, kecewa aku rasakan. Di saat anak lain merasakan masa kanak-kanaknya penuh kebahagiaan, tapi yang kurasakan hanyalah kesedihan. Di saat anak lain bahagia karena bisa lulus kuliah atas doa orang tuanya, bisa melihat kedua orangtuanya tersenyum bangga atas prestasi yang di raih, tapi aku tidak merasakan itu saat beberapa tahun aku lulus kuliah. Yang aku rasakan adalah kesedihan mendalam karena apa yang mereka harapkan untukku sekolah ke jenjang lebih tinggi tidak mereka rasakan nyata di depan mata. 

Advertisement

Bertahun-tahun aku terluka, tapi apalah dayaku bila memang takdir sudah berkehendak. Aku hanya berharap mereka bahagia di sana tanpa perlu memikirkanku lagi di sini. 

Jadi, aku harap kalian yang masih memiliki keluarga lengkap, jangan pernah sekalipun membuat mereka terluka atas perbuatan kalian yang di sengaja atau tidak disengaja. Bahagiakanlah orang tuamu karena bahagianya mereka adalah keberhasilanmu dalam hidup dan mereka adalah berkat untukmu. Dulu, walaupun aku merasa kesulitan sekalipun banyak jalan yang aku dapatkan, tapi setelah bertahun-tahun lalu aku melewati kesulitan itu sendirian tanpa adanya penopang hidupku. Dan semuanya terasa tidak sama lagi dan itu terasa sangat melelahkan.

Advertisement

Percaya atau tidak, mungkin saat ini aku terlihat baik-baik saja karena terbiasa dengan patah hatiku ini, tapi itu aku hanyalah seorang anak yang terpaksa harus mandiri setelah mereka tidak ada. Ini adalah pengalihan dari rasaku atas kepergian mereka. Kata orang tanpa orang tua itu pasti jadi anak yang nakal karena kurangnya perhatian. Namun, aku adalah bukti bahwa tanpa orang tua aku adalah aku seorang anak yang menginginkan orang tuanya bangga atas apa yang aku raih. Aku ingin mereka di sana melihat bahwa tanpa mereka aku mampu berdiri tegar. 

Tidak aku hiraukan mereka yang hanya menghakimi apa yang aku lakukan karena mereka tidak tau apa yang terbaik untukku. Sekalipun mereka kerabat pun, aku tidak perdulikan. Toh, mereka hanya ada saat orang tuaku ada dan mereka juga pergi seolah aku adalah orang yang tidak penting dan tidak berguna setelah orang tuaku pergi.

Harapanku adalah semoga apa yang terjadi pada diriku tidak kalian rasakan karena rasanya begitu menyakitkan dan menyiksa. Walaupun kalian berusaha untuk iklas sekalipun,tapi semua tidak akan sama lagi saat kalian bersama kedua orang tuamu. Kalau aku boleh memilih lebih baik aku ditinggalkan saat aku belum mengerti apa yang terjadi daripada setelah aku mengerti tapi aku ditinggalkan.

Untuk Mama dan Papa aku bahagia di sini walaupun setengah hatiku masih terluka. Namun, ada satu hal yang ingin aku katakan “aku bahagia memiliki kalian dalam hidupku dan aku menyayangi kalian selalu”. Semoga kalian selalu bahagia di sana melihat aku baik-baik saja.

Salam sayangku untuk kalian Mama dan Papa.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

une femme libre

CLOSE