Mengonsumsi obat seketika anda sakit adalah sebuah hal yang natural untuk dilakukan. Kandungan yang terdapat di dalam obat tersebut dapat menyembuhkan penyakit yang sedang anda derita. Tetapi, apakah obat yang tidak memiliki kandungan medis sama sekali, dapat memiliki efek kepada tubuh? Meskipun konsep ini terdengar seperti hal yang tidak masuk akal, konsep ini telah diteliti oleh ilmuan-ilmuan di seluruh dunia, dan telah di aplikasikan ke dalam dunia medis. Konsep yang dimaksud di dalam paragraf sebelumnya adalah efek plasebo.


Secara definisi, efek plasebo adalah sebuah efek dimana seorang pasien menunjukkan kemajuan dalam kesehatan, atau efek positif setelah mengonsumsi obat yang tidak memiliki kandungan medis.


Advertisement

Efek Plasebo dapat diaplikasikan untuk mengurangi, rasa sakit, melawan gangguan tidur, depresi, dan penyakit-penyakit lainnya sebagai contoh. Lantas, bagaimanakah efek ini bekerja? Mengapa obat yang tidak memiliki kandungan sama sekali dapat memiliki efek kepada tubuh manusia?

Fenomena plasebo dapat dijelaskan melalui ekspektasi seorang pasien atas obat yang diberikan oleh dokter. Jika pasien memiliki ekspektasi, kepercayaan, serta motivasi yang tinggi atas bekerjanya obat yang diberikan, kesempatan pasien dapat merasakan efek plasebo meninggi. Dengan memiliki ekspektasi yang tinggi, serta motivasi bahwa diri kita akan sembuh, perasaan tersebut dapat memicu otak untuk mengkondisikan tubuh berdasarkan hal yang kita harapakan.

Contoh interaksi otak dengan tubuh adalah meningkatnya produksi hormon endorphin, untuk mengurangi rasa sakit saat sedang mengalami efek plasebo. Sehingga, tanpa adanya kandungan medis didalam obat, pasien dapat merasakan efek-efek positif dalam kesehatan.

Advertisement

Efek plasebo tidak hanya datang dari ekspektasi dan motivasi seorang pasien namun juga dari dukungan, serta interaksi dari dokter, atau perawat merupakan sebuah faktor kontribusi kepada penimbulan efek tersebut. Contoh dari kasus ini adalah saat seorang pasien sedang menjalani penyuntikan. Menyebutkan bahwa suntikan tidak akan sakit kepada pasien adalah sebuah protokol standar yang dilakukan oleh dokter. Hal tersebut dilakukan untuk menenangkan pasien, serta memicu otak untuk berfikir bahwa suntikan tidak akan menyakitkan badan, sehingga rasa sakit dapat menurun saat melakukan proses penyuntikan.

Untuk membuktikan kredibilitas dari efek plasebo, sebuah eksperimen dilakukan oleh Professor dari Harvard Medical School's Osher Research Center, Ted Kaptchuk. Ia mengumpulkan dan membagi 80 pasien penderita Irritable Bowel Syndrome (IBS), sebuah penyakit usus yang menyebabkan kesakitan di daerah perut, ke dalam dua kelompok. Satu kelompok tidak diberikan pengobatan sama sekali, sementara kelompok berikutnya diberikan obat yang dilabelkan sebagai plasebo.

Pasien yang berada di kelompok kedua diinformasikan bahwa obat yang diberi tidak memiliki kandungan medis, sedangkan obat dikonsumsi untuk menimbulkan proses penyembuhan yang dilakukan oleh otak kepada badan. Tiga minggu setelah pasien diberikan obat, kelompok yang mengonsumsi obat plasebo telah menunjukan kemajuan dalam penyembuhan penyakit IBS. Gejala-gejala yang dapat terlihat sebelum pengobatan, telah berkurang setelah mengonsumsi obat plasebo.


Eksperimen ini membuktikan, bahwa pengobatan melalui pemikiran seseorang memungkinkan. Akan tetapi, efek plasebo tetap memiliki keterbatasan.


Mengurangi gejala-gejala sebuah penyakit, serta mengurangi efek negatif dari penyakit yang dideritakan merupakan hal yang memungkinkan, akan tetapi menyembuhkan sebuah penyakit secara total, terutama penyakit-penyakit kronis tidaklah memungkinkan.

Penelitian-penelitian yang pernah dilakukan telah membuktikan bahwa efek plasebo memiliki tempat dalam dunia medis. Melalui kondisi psikologis yang dialami, efek plasebo dapat memberikan dampak positif kepada tubuh seorang pasien yang menderita penyakit. Dengan diadakannya penelitian yang lebih mendalami efek plasebo di masa depan, efek tersebut dapat menjadi sumber pengobatan alternatif yang efektif di masa yang akan datang.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya