Grup WhatsApp Tempat Penyebaran Hoax? Yuk Tangkal Berita Hoax dengan Literasi Digital

Hoax adalah informasi bohong atau berita yang palsu yang tidak bersumber. Hoax adalah informasi yang tidak benar atau tidak akurat, tapi dibuat seolah-olah informasi tersebut benar atau akurat. Hoax adalah usaha seseorang untuk menipu atau mengakali para pembaca atau pendengarnya untuk percaya. Hoax dibuat oleh seseorang atau kelompok dengan berbagai macam tujuan, mulai dari sekedar iseng, penipuan, dan propaganda atau menggiring opini publik, yang biasa kita sebut dengan hasutan. Hoax biasanya muncul ketika ada sebuah isu yang sedang naik atau sedang ramai diberitakan di media, namun masih ada banyak hal dari berita tersebut yang belum terungkap. Ada beberapa ciri-ciri hoax yang saya temukan seperti;

– Penyebaran berita hoax ini melalui media sosial.

– Pesan dalam berita hoax cenderung membuat kecemasan dan kepanikan pada para pembaca atau pendengarnya.

– Berita hoax biasanya diakhiri dengan himbauan supaya para pembaca atau pendengarnya sesegera mungkin menyebarkan berita tersebut ke forum yang lebih luas lagi sehingga berita tersebut dapat tersebar dengan sangat cepat.

-Terkadang pengirim awal berita hoax ini tidak memiliki identitas dan sumber yang akurat.

Di Indonesia sendiri, penyebaran berita hoax saat ini sangat marak di masa pandemi ini. Di masa pandemi ini, kita lebih banyak menghabiskan waktu kita dengan gawai dan media sosial yang semuanya serba online. Perkembangan media sosial yang sangat pesat, saat ini membuat para pengguna gawai dapat menyebarkan informasi ke pengguna-pengguna yang lain dengan sangat mudah. Apalagi dengan keberadaan dari internet saat ini di mana berita yang belum tentu benar dapat tersebar dengan begitu cepat melalui banyaknya aplikasi media sosial saat ini. Salah satu contoh aplikasi yang akan saya bahas adalah grup WhatsApp. WhatsApp adalah aplikasi pesan yang wajib kita gunakan pada zaman ini. Whatsapp adalah aplikasi pesan yang digunakan dalam smartphone. Salah satu fitur WhatsApp adalah WhatsApp Group yang mampu mendukung penyebaran informasi jauh lebih cepat dan luas. Saat ini begitu banyak berita hoax yang rata-rata kita temukan dari berbagai grup WhatsApp seperti contohnya grup WhatsApp keluarga, grup WhatsApp ibu-ibu, dan lain sebagainya, yang notabene anggota grup tersebut kebanyakan orang tua. Saat ini orang tua merupakan pihak yang sangat rentan termakan berita hoax apalagi mereka yang berusaha untuk menyesuaikan zaman dengan menggunakan gawai atau smartphone, akan tetapi mereka belum terlalu pintar dalam menggunakan teknologi tersebut.

Hal ini tentu membuat para orang tua cenderung lebih mudah terpapar dengan berbagai berita hoax ketimbang orang yang lebih muda. Orang tua biasanya meneruskan berita hoax ini dari grup ke grup secara cepat. Berita tersebut bahkan dicerna secara mentah-mentah dan tanpa pertimbangan oleh mereka. Terkadang mereka membagikan beritanya hanya karena mereka ingin menjadi yang pertama tahu di grupnya. Mereka juga bisa saja melakukan hal tersebut karena kaget dengan teknologi saat ini yang canggih yang belum pernah mereka gunakan sebelumnya. Hal ini jika kita biarkan terus-menerus, maka akan berakibat fatal bagi para orang tua. Dalam hal ini, kita sebagai generasi yang lebih muda seharusnya bisa memberikan edukasi kepada mereka khususnya orang tua kita agar dapat terhindar dari penyebaran berita hoax. Dapat berupa memberikan ajaran kepada orang tua untuk menggunakan browser. Hal ini karena nyatanya kebanyakan orang tua tidak menggunakan browser dan menganggap bahwa gawai atau smartphone hanya berfungsi untuk berkomunikasi lewat WhatsApp.

Kita dapat menunjukkan situs-situs berita yang terpercaya serta situs-situs cek fakta dan lain sebagainya yang dapat di akses melalui browser. Dengan cara seperti ini maka kita dapat meminimalisir penyebaran berita hoax. Hal ini agar berita hoax tidak semakin meluas dan menimbulkan kecemasan bagi setiap pengguna aplikasi WhatsApp khususnya para orang tua. Dari hasil opini ini, saya dapat menyimpulkan bahwa hoax menjadi momok besar bagi kita semua karena didukung dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat dan kemudahan dalam penggunaannya sehingga semua kalangan mampu menggunakannya. Dalam hal ini kita harus sering kali mengawasi orang tua kita sebagai pengguna gawai dan aplikasi WhatsApp ditambah lagi berita hoax yang begitu mudahnya masuk dan dicerna dengan mentah oleh para orang tua.

Generasi muda sangat berperan dalam menangkal penyebaran berita hoax tersebut. Kita dapat memberikan "literasi digital" kepada para orang tua agar mereka bisa memilah dan bisa lebih paham lagi akan bahaya dari penyebaran berita hoax ini yang mampu menimbulkan kecemasan, kepanikan, dan kericuhan, serta lebih parahnya lagi akan dapat menimbulkan konflik bagi para penggunanya.

ADVERTISEMENTS

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Mahasiswa