Lebaran memang tak melulu soal ketupat dan rendang. Tapi kapan lagi kita bisa melihat hamparan aneka kue dan hidangan bersantan selain di hari lebaran? Karena momen ini selalu dirindukan, tak heran para ibu selalu berusaha menyajikan sesuatu yang spesial. Setiap daerah memang punya ciri khas tersendiri, namun umumnya hidangan lebaran selalu terdiri dari ketupat, opor ayam, rendang, dan sambal goreng kentang.

Ingin menyajikan sesuatu yang berbeda untuk hari lebaran nanti? Gulai Ayam Spesial ini bisa jadi alternatif hidangan lebaran yang istimewa untuk keluarga kamu. Gulai ayam dapat dengan mudah kita jumpai di rumah makan padang. Hidangan ini juga umum kita temui di wilayah Jawa dan Sumatera. Penggunaan santan dan bumbu yang kaya rempah membuat masakan ini bercitarasa gurih dan sedap.

Advertisement

Variasi bumbu gulai ayam sendiri banyak macamnya, dari yang menggunakan bumbu sederhana, hingga yang menggunakan banyak bumbu pelengkap seperti bunga lawang, cengkeh, kayumanis atau kapulaga. Variasi cara memasak gulai ayam juga bermacam-macam. Semuanya kembali pada selera masing-masing.

Namun yang perlu diperhatikan adalah, proses memasak gulai ayam harus dilakukan dengan hati – hati agar santan tidak pecah sehingga tampilan gulai ayam tetap cantik. Tipsnya adalah dengan sering mengaduk-aduk masakan (jika santan dimasak di awal), atau menambahkan santan kental atau santan instan di akhir proses memasak.

Gulai ayam yang satu ini menggunakan resep gulai dengan bumbu yang sederhana, cara membuatnya juga mudah sekali, sehingga kamu yang tak jago masakpun juga bisa membuatnya. Yang menjadikannya spesial adalah penambahan daun puding atau Grapthophyllum pictum yang membuat rasa gulai ayam menjadi lebih istimewa.

Advertisement

Di negeri Jiran, daun puding ini biasa digunakan dalam masakan rendang ayam khas Negeri Sembilan. Namun di Indonesia, daun puding atau daun wungu ini banyak digunakan sebagai penghias rumah atau tanaman pagar. Jadi mungkin kamu tidak asing dengan tanaman ini dan sering melihatnya di pekarangan tetangga atau bahkan di tepi jalan. Padahal daun puding nyatanya juga sedap diolah dalam berbagai masakan, terutama masakan bersantan.

Bagian daun puding yang enak dimasak adalah pucuk-pucuk daun atau daun yang menempel pada batang muda. Meskipun bernama daun puding, bukan berarti daun ini bisa dimasak menjadi olahan puding. Puding di sini merujuk pada tekstur daun yang berubah jadi kehitaman, halus dan lembut setelah dimasak, mirip puding. Meskipun halus dan lembut, teksturnya juga sedikit crunchy. Mirip jamur kuping, hanya saja lebih tipis.

Daun puding termasuk tanaman yang bandel, tahan terhadap panas, dan mudah dirawat. Budidayanya juga sangat mudah, yaitu dengan stek batang. Dulu saya mendapatkan batang tanaman ini dari kakak ipar. Untuk menanamnya kita tinggal menancapkan batang daun puding berusia tua di tanah, dalam kurun waktu seminggu akan muncul tunas-tunas daun baru.

Menemukan daun puding dan tertarik membuat Gulai Ayam Spesial ini? Berikut resep dan prosesnya ya.

Gulai Ayam Spesial

Untuk8 porsi

Bahan

1 ekor ayam, potong 8

1 mangkuk pucuk daun puding

1500 ml air

70 ml sachet instan

4 sdm minyak goreng

Bumbu halus

15 buah cabai merah keriting

6 siung bawang merah

4 siung bawang putih

2 butir kemiri

Bumbu pelengkap

2 lembar daun salam

2 lembar daun jeruk

2 ruas jari lengkuas, memarkan

3 batang serai, memarkan

Garam, gula dan merica secukupnya

Cara memasak

1. Panaskan minyak goreng, tumis bumbu halus dan bahan pelengkap hingga matang dan bumbu berubah warna.

2. Masukkan ayam, aduk hingga berubah warna.

3. Masukkan air, masak hingga mendidih dan ayam matang sempurna.

4. Tambahkan daun puding, masak hingga layu.

5. Bumbui dengan garam, gula dan merica sesuai selera.

6. Masukkan santan instan, biarkan mendidih sebentar.

7. Siap dihidangkan.

Selamat mencoba. Kejutkan keluargamu dengan hidangan spesial ini.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya