Hilangnya Kesadaran Masyarakat Terhadap Kebersihan Lingkungan

Jagalah Kebersiahan, Karena Kebersihan Sebagian dari Iman

Kebersihan adalah sebagian dari iman. Maka dari itu sangat penting untuk kita menjaga kebersihan lingkungan. Kebersihan pertama kali ditumbuhkan melalui keluarga, pendidikan mendasar tentang lingkungan semua berasal dari keluarga dan ibu. Peran ibu sangatlah penting untuk menumbuhkan jiwa disiplin dan bersih terhadap anak. Diawali dengan menyuruhnya bangun pagi dan mandi agar tercipta tubuh yang segar dan bersih, jika tubuh bersih maka otak akan fresh untuk berpikir.

Advertisement

Tidak hanya menjaga kebersihan diri saja yang penting, menjaga kebersihan lingkungan juga tidak kalah penting dan harus tetap dilakukan agar kesehatan tetap terjaga. Lingkungan adalah suatu tempat yang berdekatan dengan kehidupan sehari-hari setiap manusia. Lingkungan masyarakat wajib terlihat bersih agar tidak menjadi sarang penyakit, terutama demam berdarah. Karena penyebab utamanya adalah nyamuk yang suka dengan tempat kotor. 

Kebersihan juga sangat berpengaruh terhadap terciptanya warga masyarakat nyaman, sejahtera dan keindahan lingkungan yang nanti berujung pada kedamaian antar sesama masyarakat. Semua ini dapat kita capai dengan melakukan hal kecil yang terdekat mulai dari menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah. Biasakan hidup sehat dan bersih. Sampah yang bisa di daur ulang dipilih dan dijadikan produk yang bermanfaat.

Misalnya sampah daun yang berjatuhan dijadikan sebagai pupuk kompos atau pupuk organik. Menanam tanaman juga tidak kalah penting. Selain sebagai pergantian sirkulasi udara atau penghasil oksigen tanaman juga bisa untuk penyegaran mata agar kita tidak jenuh memandang kebun yang tandus. Dengan adanya pepohonan hijau maka kita akan semakin betah dirumah untuk melakukan aktivitas sehari-hari. 

Advertisement

Namun, banyak sekali masyarakat yang masih kurang kesadaran dalam membuang sampah pada tempatnya. Masyarakat masih sering membuang sampah di sungai bahkan orang yang melintasi sungai tersebut ikut membuang sampah di sungai. Masyarakat berfikir bahwa membuang sampah di sungai akan mempercepat hilangnya sampah di sekitar mereka. Padahal malah sebaliknya, sampah yang mereka buang ke sungai banyak yang tersangkut di pinggiran sungai dan jika airnya surut hanya akan terjadi penumpukan sampah. Sungai yang tercemar dapat merusak rantai ekosistem hewan yang hidup di air. karena sampah adalah benda yang kotor dan hewan juga seperti manusia membutuhkan makanan yang bersih.

Selain sampah, penyebab lainnya sungai tercemar yaitu limbah pertanian. bahan campuran untuk mengelola sawah yang petani gunakan selalu menggunakan bahan kimia, contohnya pestisida. Jika pencemaran terus terjadi mungkin kategori pencemarannya akan masuk ke level tertinggi. Masyarakat sangat mengabaikan masalah ini, mereka cuek dan masih mementingkan dirinya sendiri.

Untuk pengelolaan sampah sendiri dapat dilakukan dengan cara 4R (Reduce, Reuse, Recycle, Replace).


  • Reuse yaitu pemanfaatan kembali barang yang sudah tidak terpakai, mislanya kita mengumpulkan kardus bekas untuk dijual kembali.

  • Reduce yaitu pengurangan kegiatan dari benda yang berpotensi menghasilkan sampah, contohnya membawa tas belanjaan sendiri dari rumah agar tidak menambah sampah plastik di bumi.

  • Recycle yaitu pendaur ulangan sampah untuk dimanfaatkan kembali. Masyarakat diajarkan cara mengolah sampah plastik, sampah botol, sampah bekas deterjen, ataupun sampah bekas minuman kemasan. Salah satu kerajinan dari sampah bekas deterjen adalah karpet, bungkus dari sampah deterjen tersebut dijahit membentuk karpet dan diberi alas busa tipis agar empuk.

  • Replace yaitu mengganti barang yang kita gunakan menjadi barang yang lebih ramah lingkungan, misalnya mengganti botol minum dengan botol yang dapat digunakan kembali.

Sebaiknya masyarakat mengurangi sumber penambahan sampah dengan cara yang sangat mudah misalnya tidak menggunakan tas plastik ketika berbelanja, memilih produk isi ulang mengurangi perilaku konsumtif, berbelanja sesuai kebutuhan agar tidak menimbulkan sampah yang tidak berguna. Dengan adanya hal tersebut masyarakat akan sadar diri dengan perilakunya yang menyimpang. Jangan pernah memandang sampah adalah hal yang sepele, karena semua penyakit berasal dari tempat yang kotor.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE