#PuisiHipwee: Dimana Kepingan Lain? Agar Utuh Teka-Teki

Saat pencarian menjadi tak kunjung berhenti di pelabuhan.

Aku ingin Puzzle itu.

Advertisement

Aku sudah lama mencari bagian yang hilang

Entah itu hilang, atau memang tidak ada.

Hei, apakah kamu tau dimana?

Advertisement

Aku termenung dikeramaian, memeluk kakiku.

Seraya berkata 'Aku mencintaimu.'

Advertisement

Kamu mengulurkan tangan

Menatap mataku dalam

Hei, apakah kamu tau dimana?

Pengorbanan sesulit itu

Dimana kepingan lain?

Agar utuh teka-teki

Aku lelah dikeramaian

Aku tanya padamu

Kamu jawab 'Aku temanmu, bukan kepingan.'

Lalu aku tanyan lagi

Kamu jawab 'Aku sahabatmu, bukan kepingan.'

Kamu berbeda

Manis madu kau kalahkan.

Aku terjebak disarangmu

Dimana aku bisa menemukan kepingan lain?

Semua orang tidak tau.

Baiklah aku pergi, mencari lagi puzzle yang hilang.

9 Tahun terlewat, aku tetap mencarinya.

Tapi kau sudah bersama bunga incaranmu

Itu sebuah ketakutanku.

Ternyata dimana aku mencari, disitu aku tidak menemukan.

Aku kira kamulah Puzzle itu.

Aku butuh Puzzle itu

Maafkan aku memaksa

Aku hanya duri dibawah bunga impianmu

Tapi semua 'terimakasih'

Kamu adalah Puzzle impianku.

(Oleh, Davina A)

 

 

 

 

Kaktus dan Merpati

Kamu setia di penantian.

Tak tau aku harus apa, sedangkan dia tetap memelukku dari pandangannya.

Dulu kau berkata padaku 'Aku akan mengepakkan sayap pada bidadariku'

Tapi aku tak jua bisa singgah di penantianmu

Aku ingin beranjak

Aku malu!

Berlomba menggapai tepian, padahal jeram.

Aku malu!

Berlomba menggengam air, padahal sia-sia.

Aku malu!

Kamu bertahan dipadang panas.

Kamu bertahan dipenantian panjang.

Dia berkata untukku 'Jangan kau berani mengejar burung busuk itu!'

Kau harus pergi.

Karena tak ada yang tersisa.

Aku berpura-pura menjawab dia 'Ya, biarkan burung itu jatuh diselokkan.'

Kini aku tak lagi mendengar dia

Dia kecewa, tak lagi mencariku.

Sesal diujung jurang, merasa hilang.

Sudah kau dorong dia terjatuh, selamat!

Aku ingin tenggelam saja rasanya, lepas dari jiwa terkekang.

(Oleh, Davina A)

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Davina Aulia Sekar, seorang penulis pemula yang selalu tidak puas dengan karya tulisnya. Karena merasa belum ada apa-apanya. Tinggal di Jonggol kota yang tidak dipercayai. Dan pencinta warna kuning, hihi. Temui aku di instagram : @davinaauliasekar Kalau kamu mau repost karyaku tag aku di instagram ya 💛 sudah pasti aku akan menyukainyaa. Pembacaku sudah pasti aku anggap sahabatku.

CLOSE