Ketika Allah SWT menciptakan aku ke dunia ini, ada beberapa hal yang sangat aku syukuri. Terlahir dari rahim ibuku ialah salah satunya, bahkan akupun harus berucap beribu-ribu terimakasih ketika Allah SWT yang telah menciptakan Ibuku. Seperti kebanyakan anak didunia ini yang begitu mencintai ibunya, aku pun demikian, entah harus dengan cara apalagi aku menceritakan betapa beruntungnya aku memiliki seorang ibu yang begitu menyayangiku, bahkan tak jarang aku merasa begitu marah ketika anak seusiaku lebih membanggakan ibunya, padahal itu kan hal yang wajar terjadi pada setiap anak terhadap ibunya.

Ada beberapa hal yang begitu berkesan bagiku dan ingin ku ceritakan disini mengenai sosok yang begitu sulit untuk ku lupakan dalam setiap detik waktu yang ku lalui, yaitu ibuku. Ada yang beda dari sosok ibuku, ketika ibu marah, kesal, kecewa dengan sikap kita, atau bahkan ketika ibu merasa begitu bahagia saat bersama kita itu mungkin hal yang sering kita alami. Namun selain itu ibuku memiliki sisi lain yang begitu aku syukuri, sejak aku kecil ibu adalah sahabat terbaik yang aku punya, sahabat yang bisa sangat aku percaya bisa menjaga seluruh rahasiaku, bahkan semenjak duduk di bangku SD, ibu selalu menjadi pendengar dari semua ceritaku, bahkan hingga saat ini aku sudah duduk di bangku kuliah, ibu tak pernah sekalipun melewatkan ceritaku setiap harinya. Aku seperti memiliki sosok yang begitu bersahabat denganku, tentang kekesalanku, tentang pelajaran disekolah, tentang prestasiku, tentang apa yang terjadi dalam hidupku, bahkan tentang cinta pun ibu adalah orang pertama yang tahu, Aku seperti tak butuh seorang teman dalam hidupku, karena aku sudah memiliki ibu yang begitu memahami ku lebih dari segalanya, senang rasanya bisa memiliki ibu yang bisa berperan sebagai sahabat berbagi cerita setiap saat dan sering sekali ketika bercerita dengan ibu aku selalu mendapatkan solusi dari setiap permasalahan yang aku hadapi, dengan cara seperti itulah mungkin ibu menjagaku.

Advertisement

Selain hal itu, ada momen lain bersama ibu yang tak akan pernah bisa aku lupakan dalam hidupku, karna aku pikir hanya ibuku lah yang mampu melakukan hal ini. Momen ini bukanlah saat dimana kita liburan bersama, makan bersama, atau bahkan menghabiskan waktu seharian penuh dengan berbelanja bersama, tetapi lebih dari itu, entah sejak kapan kebiasaan ibu kepadaku ini dilakukan namun aku menyadari hal ini ketika mulai masuk di bangku SMP, ketika aku mulai di sibukkan dengan berbagai tugas, ibu seperti sudah memiliki rutinitas untuk menemani ku belajar, bahkan ketika aku harus mengerjakan berbagai tugas hingga larut malam pun, ibuku selalu menemaniku sampai tugas ku selesai.

Ku kira kebiasaan ibu itu akan berakhir ketika aku menginjak bangku SMA, namun ternyata tidak, aku sangat ingat betul ketika aku harus mengerjakan tugas menjurnal hingga larut malam. Ibu ada di samping ku untuk menemaniku hingga tugasku selesai, bahkan ketika UN dimulai tak jarang aku belajar hingga pukul 01.00, ibuku selalu setia berada di samping ku tanpa tertidur, ibu rela menahan rasa kantuknya hanya untuk menemaniku agar aku tidak merasa sendiri di malam hari, bahkan hingga saat ini saat deadline tugas kuliah memaksa ku untuk tidur hingga larut malam ibu masih tetap melakukan kebiasaannya untuk menemaniku. Ibu selalu menjawab hanya akan tidur ketika aku tidur, setiap aku menyuruhnya untuk tidur lebih dulu, tak jarang aku selalu berbohong bahwa tugas ku sudah selesai, agar ibu bisa tidur, hal itu ku lakukan karena aku merasa kasihan dengan ibu yang rela menahan rasa kantuknya hanya untuk menemaniku, Ibu memang selalu punya cara yang berbeda untuk melindungiku.

Momen itu benar-benar berkesan untukku, entah apa yang akan terjadi padaku suatu saat ini ketika ibuku sudah tak bersama ku lagi, apakah bisa aku melupakan kebiasaan ibu yang satu ini, sepertinya akan sangat sulit bagiku jika itu terjadi.

Advertisement

Ada juga kebisaan ibu yang lain, mungkin bagi sebagian orang di dongengin sama ibu pas mau tidur sering mereka rasakan ketika mereka anak-anak tapi beda hal nya dengan ibuku, Alhamdulillah dikaruniai ibu yang begitu luar biasanya menyayangi aku. Sejak kecil ibuku selalu bercerita sebelum aku tidur, bahkan hampir tiap malam ibu bercerita, bahkan hingga saat ini ketika aku sudah duduk di bangku perkuliahanpun, setiap tidur di rumah ibuku tetap melakukan kebiasaannya bercerita untuk menghantarkan aku tidur, dari kecil hingga sekarang bukan dongeng tentang putri raja yang ibu ceritakan padaku, tapi ibu selalu bercerita tentang cerita Para Nabi dan Rosul beserta akhlaknya kepada Allah SWT, juga tentang Sejarah Islam dengan berbagai peristiwanya yang terjadi. Terharu, mungkin hanya itu yang bisa aku rasakan, karena setelah aku dewasa aku baru memahami makna dari kebiasaan ibu itu, ibuku bukanlah orang bergelar akademik tinggi, bahkan ibuku tidak pernah menganyam pendidikan tinggi seperti aku saat ini, tapi ibu seperti memiliki wawasan yang luas mengenai islam, ibuku begitu cerdas dalam mendidik aku, membekali aku dengan ilmu agama sedari aku kecil, dan aku merasakan bahwa metode mendidik seperti ini sangatlah efektif untuk mendidik anak.

Banyak momen indah yang aku lakukan dengan ibu, menceritakan hal-hal yang memang lumrah dilakukan oleh seorang anak dan ibunya mungkin itu hal yang biasa saja bagiku, namun momen-momen yang ku ceritakan di atas adalah momen yang menurut ku paling berkesan dalam perjalanan hidupku. Bagiku ibu sudah seperti Perisai yang menjagaku, melindungiku dan siap berdiri paling depan untuk ku. Terimakasih Ibuku..

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya