Taman Istana Kensington terlihat sepi. Angin dingin sepoi-sepoi bertiup membelai rambut dan wajah saya sore itu. Perlahan saya menuju sebuah kursi kayu panjang. Sembari memainkan daun kering yang berjatuhan, perlahan lagu Goodbye England Rose dari Elton John mulai bermain di kepala. Taman dingin dan air mancur yang terhenti alirannya saat itu adalah salah satu taman favorit sang Mawar Inggris, Putri Diana Spencer atau Lady Di.

Perjalanan saya ke taman Istana Kensington awalnya adalah sebuah mandatory itinerary. Belum ke London rasanya kalau belum bertamu ke Buckingham dan Kensington, rumah Kate Middleton bersama Pangeran Willliam dan kedua anaknya, George dan Charlotte.

Advertisement

Hamparan taman yang luas di bagian depan istana mungkin sedikit mengecoh. Benarkah ini istana? Bukannya rumah seorang bangsawan? Istana Kensington memang jauh berbeda dari istana Buckingham yang megah. Kensington lebih sederhana, klasik, dan menenangkan. Taman ini dikenal dengan nama Sunken garden. Taman ini kemudian berubah menjadi The White Garden.


Namun, taman favorit Lady Di yang berada di sisi belakang istana Kensington terlihat lebih damai dan tenang. Jalan berliku bak labirin menanjak memperlihatkan sebagian keindahan London dari ketinggian. Tak heran kalau di tempat tersembunyi ini Lady Di sering menghabiskan waktunya mencari ketenangan.


Jangan pikirkan soal luasnya, tapi di taman terbuka yang penuh tanaman hijau dengan gaya baroque klasik nan elegan yang memancarkan kelembutan sekaligus kekuatan feminin. Di bulan November 2017 lalu, saat musim masih agak dingin menuju salju, dedaunan di taman ini menguning. Beberapa di antaranya layu dan rontok. Namun, di bagian tengahnya pepohonannya kecil masih terlihat cukup hijau. Sayang, saya harus puas bisa melihat Sunken dari kejauhan tanpa bisa masuk dan menjejakan kaki di pelataran jalan berbatu di tengahnya. Saya juga harus puas membayangkan dinginnya percikkan air di kolam tengah taman.

Advertisement

Sembari duduk di bangku jalan di bawah kanopi Sunken Garden yang cocok untuk melamun, saya membayangkan betapa berwarna-warninya taman ini saat musim semi. Makanya #AyokeUK. Bagaimana tidak, untuk mengenang dua dekade kepergian Diana, Kerajaan Inggris mendedikasikan taman ini memang untuknya. Di dalamnya ditanami 12 ribu bunga cantik kesayangan Diana. Sekitar 1500 batang bunga tulip Diana, 350 batang bunga Hyacinthus carnegie, 3500 Mysotis snowsylva, 500 Fritillaria persica, 600 batang Narcisus actaea, sampai 3500 batang Erysimum, dan lainnya.

Bayangkan keindahan dan keharumannya saat bunga-bunga itu mekar bersamaan. Ahhh..

Namun di antara bunga-bungaan itu, ada juga sebuah pohon palem tinggi dan besar Trachycarpus fortunei. Pohon ini bukan pohon palem biasa, karena pohon ini konon menjadi saksi keberadaan Putri Diana di istana tersebut. Pohon palem ini ditanam pada 1980, sesaat setelah dia pindah ke istana sebagai seorang pengantin muda untuk Pangeran Charles. Mengutip sebuah sumber media Inggris, Diana sangat suka berjalan-jalan di taman istana dan seringkali mengajak staf kebun itu mengobrol.

Saya memang baru sekali pergi ke taman ini, ke London pun baru sekali. Tapi kenangan dan rasa saat berada di taman ini sangatlah membekas. Ada perasaan kagum dan sendu yang bercampur. Seolah membayangkan bagaimana cara Diana berjalan dan mengagumi keindahan bunga di taman saat musim semi dan panas, namun terbatas dengan berbagai aturan kerajaan yang super ketat serta bergulat dengan kehidupan cintanya yang tak berjalan mulus. Taman ini mungkin jadi salah satu tempatnya berkeluh kesah. Mungkin saja atau mungkin saja saya hanya sok tahu (bisa jadi).

Tapi mungkin juga saya cukup patut senang, karena beberapa hari sejak mengunjungi taman ini, ternyata sebuah berita bahagia disampaikan di sini. Lewat televisi dan juga media online, saya melihat bahwa Pangeran Harry mengumumkan berita pertunangannya dengan aktris Amerika Meghan Markle di taman ini. Hanya jeda beberapa hari saja sejak kunjungan saya ke sana. Ah sayangnya, kenapa mereka tak mengumumkannya saat saya ada di sana? Yah, belum jodoh. Mungkin bisa terwujud bareng #AyoKeUK #WTGB #OMGB

Ini hanya satu dari pengalaman saya ke London, kalau ingin simak perjalanan saya lainnya, boleh lho berkunjung ke blog saya di inakemana.wordpress.com, termasuk nanti perjalanan ke London #AyokeUK #WTGB #OMGB :)

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya