Mungkin kita kerap mendengar bapak bangsa yang satu ini, di mana beliau adalah presiden pertama di Indonesia. Beliau pernah menyampaikan "ada saatnya hidupmu sendiri bersama angin menceritakan seluruh rahasia, lalu meneteskan air mata".

Bagi sekelompok anak muda mungkin ada beberapa yang hobi dengan keramaian, begitu pula kesendirian di saat mood kita berubah. Ya, sendiri itu candu bagi sebagian manusia. Namun ada juga yang menyebut sendiri itu sunyi. Sendiri itu terkadang juga intropeksi, di mana kita mengamati relung dan waktu sebagain dari hidup kita.

Mungkin di sini bagi yang masih jomblo bagaikan terkurung di dalam penjara sepi. Sedangkan bagi yang sudah berpasangan, tak mungkin merasakannya. Maksud sendiri di sini bukan berarti kita harus berpasangan atau memiliki teman. Mungkin jika kita memiliki kepribadian yang over, cobalah kita menyendiri sebentar intropeksi kenapa demikian. Itu tentu perlu bagi kita, karena setiap manusia memang ingin berkehidupan yang baik.

Manusia ingin diakui "siapa"

Setiap manusia pasti ingin dirinya diakui "siapa". Jika kita ingin menjadi siapa, coba kita renungkan sifat dan keseharian kita dengan sejenak mengevaluasi. Apakah target kita selama ini telah tercapai? Atau sebagaian telah sirna karena kita telah lalai? Kenapa sih kita ingin diakui? Karena kita adalah manusia mahluk sosial kita butuh pengakuan dari orang lain. Untuk mendapat pengakuan tersebut setidaknya kita mengubah pola yang menurut kita kurang baik sebagai contoh, jika kamu sering telat berangkat kuliah cobalah atur jadwalmu setidaknya kamu tidak menjadi pribadi yang kurang disiplin.

Advertisement

Fokus dan merencanakan kemungkinan terburuk dalam hidup kita


Kebanyakan manusia tidak berdiri di fakta hidupnya, tidak berdiri di kenyataan hidupnya. Dia berdiri dihadapan hidupnya sehingga dia merasa kurang -Emma Ainun Najib


Sebagain dari kita mungkin merasa kurang puas ketika telah mendapatkan apa yang kita inginkan, contohnya hari ini kita kerja gaji perhari 50 ribu tapi kita ingin gajinya 100 ribu, akhirnya kita kecewa akhirnya kita merasa kurang. Jika kita ingin mendapatkan lebih ya kita mencari tambahan entah itu jualan online, freelance dan sebagainya. Fokus dan merencanakan kemungkinan terburuk dalam hidup kita memang perlu kita pikirkan agar kita tidak melulu menjadi pribadi yang banyak kecewa

Renungkan apa yang telah terjadi hari ini sehingga esok lebih baik

Seperti judulnya "ada saatnya hidupmu sendiri bersama angin menceritakan seluruh rahasia, lalu meneteskan air mata". Setelah seharian kita beraktivitas dengan hiruk pikuk rutinitias pasti kita butuh perenungan. Menceritakan apa yang telah terjadi sehingga esok akan lebih baik, mungkin bisa dengan meditasi atau merenung sejenak sebelum tidur. Manusia adalah mahkluk yang sempurna, namun dalam bersikap masih banyak yang kurang dari sempurna.


Sendiri itu tidak harus dikatakan jomblo ataupun tidak memiliki pasangan, bahkan teman sendiri itu perlu merenungi segala rahasia dan kesalahan yang kamu sesali hari ini.


Walaupun banyak sesal, hidup memang untuk orang yang berjuang. Jangan berlarut-larut meratapi kesalahan dan segeralah berdiri. Rubah apa yang perlu, life is strunggle!