Jaman Sekarang Lebih Bahagia Menjomblo daripada Menjalin Hubungan yang Ujung-Ujungnya Tidak Sehat

Sekarang usia 25 ke atas tidak lagi menjadi ketakutan karena belum menemukan pasangan yang tepat.

Banyak jomblo pengen nikah, tapi banyak yang udah nikah pengen cerai. Kita pasti kasihan melihat teman-teman kita yang buru-buru nikah dan berakhir ambyar. Mungkin diperlukan penelitian yang lebih dalam tentang apakah menikah pasti bahagia.

Advertisement

Banyak dari kita melihat di sekeliling, kehidupan pernikahan yang tidak harmonis, kekerasan dalam rumah tangga, bahkan penelantaran anak. Bagi sebagian orang berpandangan bahwa menikah itu indah jika mendapat pasangan yang tepat. Katanya kalau salah pilih pasangan: setiap hari rasanya seperti mengemut silet.

Usia dua puluh lima tahun ke atas tidak lagi membuat generasi millenial takut dikejar usia karena belum punya pasangan. Di usia ini generasi millenial lebih mengejar sukses dan lebih banyak menghabiskan waktu untuk hang-out bersama teman-teman.

Banyak yang lebih fokus pada meningkatkan bisnisnya, banyak yang lebih fokus pada karirnya, banyak yang melanjutkan studi, ada yang terlibat dalam banyak organisasi, jadi tidak punya waktu untuk menjalin hubungan perbucinan yang asal-asalan.

Advertisement

Selagi hidup masih free, isi otak dan tambah teman. Perbaiki yang masih kurang dan poles yang kurang bagus. Workout rutin supaya bentuk tubuh ideal. Travelling selagi belum ada yang melarang. Nikmati hidup di masa muda karena masa muda tidak akan kembali, jadi sekarang ini pergunakan waktu yang ada untuk menjadi versi diri yang terbaik. Pada akhirnya, bukan orang sembarangan yang akan naksir.

Berpacaran bukanlah hubungan yang sembarangan apalagi menikah. Lebih baik jomblo daripada terikat dalam hubungan yang toksik. Berpacaran bahkan lebih berat daripada jomblo karena jomblo itu tidak ada yang melarang atau menyuruh harus ini dan harus itu, maka dari itu menikah lebih berat lagi. Jadi, millenial jaman sekarang lebih memilih jomblo daripada jadi bucin.

Hidup memang tidak ada yang dapat diramalkan, seperti ramalan cuaca yang adakalanya salah. Pilihan ada pada diri masing-masing. Bagi yang telah menemukan pasangan yang tepat: semoga dilancarkan untuk menikah. Bagi yang masih ingin bersenang-senang tidak apa-apa untuk menjomblo sampai akhirnya dipertemukan dengan sosok yang selalu didoakan.

Pada akhirnya tidak usah takut menjomblo di usia dua puluh lima tahun ke atas karena masih ada banyak hal yang bisa kita capai di masa muda, masih ada kesempatan untuk mengurus dan membahagiakan orang tua. Plus, masih ada kesempatan untuk memperbaiki kesalahan yang pernah kita buat. 


Jangan jadi jomblo yang ngebet dan selalu tanya: "kapan nikah?", jadilah jomblo yang berbahagia supaya keceriaan senyum memancarkan sukacita di hati orang-orang sekeliling kita.

 


Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

I am a learner

CLOSE