"Amatir itu orangnya setengah-setengah"



"Lebih baik profesional di satu bidang daripada amatir di banyak bidang."


Advertisement

Banyak dari antara kita mungkin takut atau malu jika dibilang "amatir" Entah fotografer amatir, seniman amatir, atau bahkan musisi amatir. Menurut persepsi awam, amatir lebih mengacu kearah yang negatif. Namun apa sih arti amatir yang sebenarnya?

Dalam bahasa perancis, kata amateur berarti pecinta. Mereka melakukan sesuatu atas dasar kesenangan, berjuang untuk karya tanpa memikirkan potensi kesohoran, dan selalu semangat dalam berkreasi. Karena tidak banyak yang dipertaruhkan, amatir lebih banyak mencoba banyak hal dan membaginya ke orang lain daripada seorang profesional.

Amatir tidak takut dianggap konyol atau bodoh atas karya yang mereka hasilkan. Mereka melenggang dengan penuh percaya diri. Seorang profesional pun harus menjadi amatir untuk mengembangkan kemampuan mereka.

Advertisement

Bayangkan saja jika seorang sales contohnya, hanya memiliki skill marketing dan jago ngomong. Apakah hal tersebut bisa menjamin kesuksesan barang yang ia jual? Mungkin iya. Namun tidak bertahan lama, si sales yang profesional tersebut harus menambah skill di bidang IT misalnya. Untuk apa? Supaya brandnya bisa lebih dikenal orang banyak dari penjuru dunia.

Professional memang menggiurkan. Nampak sukses dan mapan. Tapi seberapa profesionalnya dirimu dalam suatu bidang tidak bisa menjamin kamu untuk sukses selamanya. Kembangkan kemampuanmu, perluas kapasitasmu, dan terbukalah dengan hal-hal baru, meskipun terdengar asing bagimu.

Semangat!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya