Gambaran sejuta pesona the UK yang terangkum apik dalam satu kota bernama Edinburgh :)

Untuk teman-teman yang pernah patah hati, tahu donk arti kata, "Move on." Mo tau obat paling mujarab untuk penyakit anak gaul jaman now ini? Ya jalan-jalan. Ke UK yuuuks! #AyoKeUK #WTGB #OMGB

Ngomongin soal "Move on" hayati juga lagi dilanda krisis niy. Eh tapi jangan salah kaprah dulu, kali ini bukan karena pasangan, tapi kota. Edinburgh, jauh di mata dekat di hati. Ibukota Skotlandia yang berpenduduk kurang dari 500.000 orang ini wlo terletak "agak melipir" ke utara tetapi menyandang gelar kota ke-4 terindah di dunia berdasarkan hasil polling followers FB dan IG versi https://www.roughguides.com/. Edinburgh memiliki beragam keunikan dan berjuta alasan yang bikin gw… mungkin juga Agan dan berjuta-juta orang lainnya jatuh cinta dan betah. Simak curhatan hayati berikut ini setelah 1,5 tahun tinggal di Edinburgh.

Advertisement

1. Aman di saku, lekat di hati.

Buat Agan yang suka traveling irit, alias jalan kaki, nah kota ini pas banget. Pusat kota Edinburgh, yang terdiri dari dua bagian, kota tua (Old town) dan bagian modern (New town), keduanya berdampingan. Sensasi masa lalu dan masa kini berbaur dengan ciamik. Tidak jarang kita bisa melihat bangunan tua dari abad ke-15 berdampingan dengan bangunan modern abad ke-21, dengan variasi jalan-jalan bebatuan khas jaman Raja Arthur bercampur dengan jalan aspal modern. Ga cuma itu Gan, kita juga bisa relaks di taman-taman kota yang luar biasa cantik di semua musim dan padang rumput berbukit-bukit Holyrood Park (buat gw seperti bukit Telletubbies) yang selama ini cuma bisa dilihat di dalam film seperti The Hobbit, LOTR, Games of Throne, dan Harry Potter lengkap dengan danau-danaunya yang penuh dengan angsa, bebek dan burung. Pas Agan menginjakan kaki di Holyrood Park, hal pertama yang terbayang pasti latar adegan film-film di atas, cuma kurang naga aja! Asiknya lagi, taman ini cuma 15 menit jalan kaki dari pusat kota, ajaib kan! Ga usah pake pintu Doraemon deh, ngesot dikit nyampe. (https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10155648581313307&l=aa914883b9). Foto ini dari balkoni gw, gimana ga bisa move on coba! https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10155737220318307&l=37e896a599

Edinburgh, tempat tujuan turis dunia ke-2 di Inggris (setelah London), memiliki lokasi utama kunjungan yang berada dalam kisaran waktu tempuh 30 menit berjalan kaki dari titik terdekat hingga yang terjauh. Agan bayangin aja semua tempat ini ngumpul di Jalan Jenderal Soedirman, Jakarta. Nah kek gitu! Seperti Edinburgh Castle, Royal Mile, Edinburgh Palace, Holyrood Park, Princess Garden, Princess street (tempat belanja souvenir dan barang-barang branded), Scott's Monument (monumen penulis terbesar di dunia), The Elephant House (tempat JK. Rowling ngupi-ngupi cantik sambil menghasilkan Harry Potter), Carlton Hill, The University of Edinburgh, National Museum of Scotland, the National Library of Scotland, the Scottish National Gallery, dan masih banyak lainnya. Cape gw Gan kalau disebutin semua. (https://goo.gl/images/dHaFHj).

Advertisement

Lumayan kan, super duper ngirit, ga perlu ongkos dan hemat waktu. Bahkan kalau Agan bosan dengan suasana kota, Agan bisa hiking ke Arthur's Seat di Holyrood park yang cuma 15 menit dari pusat kota atau ngaso-ngaso cantik (tiduran juga boleh) di rumput di Princess Garden sambil mendengarkan suara musik Bagpipe (alat musik tradisional Skotlandia) di udara yang dimainkan oleh pemusik jalanan. Selain bersantai dikelilingi bunga dan angin yang sejuk, Agan juga bisa menikmati keindahan Edinburgh castle di atas bukit sambil makan es krim (jangan pas musim dingin ya haha) atau jajanan tradisional Skotlandia/Inggris seperti Haggis dan Fish and Chips. Ah, betapa menyenangkannyaa hidup ini…


"How does it feel to live in this beautiful city?" Pertanyaan yang sering banget gw dengar saat berpapasan dengan bule-bule dari Eropa.


Cek foto-foto ini, Gan: https://www.facebook.com/media/set/?set=a.10154967415468307.1073741838.556558306&type=1&l=7585fe4a8d

2. A Melting pot

Gan, mungkin banyak di antara kalian yang sudah traveling ke negara-negara di Asia, Eropa, Timur Tengah, dan bahkan Amerika. Memiliki kesempatan untuk berinteraksi dan berteman dengan orang-orang dari belahan bumi lain memang asyik. Apalagi untuk anak-anak Millenial yang katanya super gaul, bosanan dan suka tantangan. Nah, trik lain irit doku dan waktu buat ketemu mereka ya ke Edinbrah ajah. Ngumpul semua tuh beragam manusia dengan berbagai rupa, budaya, bahasa, dan beragam kegiatannya. Edinburgh is a melting pot!

Edinburgh dengan festival dan event internasionalnya yang ada sepanjang tahun mengundang lebih dari 4 juta wisatawan dari berbagai belahan dunia setiap tahunnya. Kita aja cuma satu juta, Gan! Kalah euy.


  • Edinburgh Fringe Festival. Ini festival seni yang sudah ada sejak 1947. Diadakan setiap tahun selama satu bulan penuh di bulan Agustus. Dengan jumlah venue yang ratusan, tersebar hampir di seluruh bagian kota, yang serunya adalah, wilayah kampus pun ikut-ikutan ramai dan heboh. Padahal siswanya lagi asyik ujian dan tugas akhir! Ini festival seni paling kumplit yang pernah gw liat… eh dan paling ribut juga, haha, karena Agan bisa dengar musik dan suara-suara pertunjukan dari banyak tempat. Asyiknya, pertunjukan apapun yang Agan suka pasti ada. Mulai dari musik, komedi, teatrikal, sampai sastra. Mulai dari yang berbayar sampai gratis!

  • Hogmanay, festival akhir tahun yang dirayakan dengan membawa obor beramai-ramai. Mulai dari pusat kota hingga Holyrood Park. Kalau Agan ngerayain akhir tahun di UK, ini wajib banget dah. Agan bakal liat barisan obor yang ga habis-habis sampe satu jam lebih, diikuti oleh taburan genderang dan suara bagpipe khas Skotlen! Seru abis kalo bareng-bareng ama temen.

  • Samhuinn fire festival, yang menandai berakhirnya musim panas dan mulainya musim dingin. Kamu bisa liat tuh orang-orang di panggung dengan aksi teatrikal dilengkapi api dan obor. Buat yang suka keramaian dan aksi panggung pas banget. Acaranya free lagi di jalan utama Royal Mile.

  • Selain festival-festival di atas, banyak banget event-event lain yang ga ada habisnya kalau diceritain, singkat cerita Gan, ke sana aja ya! Kalau belum bisa browsing-browsing dulu ajah biar termotivasi dikit.

Nah, tadi kan gw nyebut jumlah wisatawan asing Edinbrah ada 4 juta lebih,…. inget angka itu belum termasuk murid-murid internasional loh. Buat Agan-agan yang pengen cari teman, jodoh, atau sekedar ingin berinteraksi dengan beragam bangsa, ya Edinbrah lah tempatnya! Agan ga harus masuk bar atau pubs, banyak tempat-tempat atau ajang-ajang lain yang bisa mengakomodasi komunikasi sesama pendatang. Mungkin Agan bisa cobain dan lalu jatuh cinta ke salahsatu tarian tradisional Skotlandia, Ceilidh (baca: Kay Lay), seperti saiyaaah! (eh curcol).

Coba liat video ini Gan: https://www.youtube.com/watch?v=rMkIzcyyB3E

3. Kota literature dunia versi UNESCO

Kecantikan Edinburgh tidak hanya dirasakan pengunjung yang datang, tetapi juga mendunia melalui karya sastra keren penulis kawakan dunia yang dilahirkan dan melahirkan karya sastranya di sana. Agan semua pasti tahu Harry Potter dan Sherlock Holmes, kan? Nah keduanya berasal dari Edinburgh tuh. Kalau Agan jalan-jalan di pusat kota, pasti ketemu deh tuh yang namanya Writer's museum, Poet's museum, writer's monuments. Monumen penulis terbesar di dunia pun ada di Edinburgh loh, didedikasinya untuk Sir Walter Scott (https://goo.gl/images/eWfsFM).

Nih Gan beberapa penulis terkenal asal Edinburgh berserta karyanya yang cukup ngehits dikalangan anak-anak Indonesia jaman now, seperti JK. Rowling (Harry Potter), Sir Arthur Conan Doyle (Sherlock Holmes), Sir Walter Scott (Ivanhoe), Robert Louis Stevenson (Treasure Island dan Strange Case of Dr Jekyll and Mr Hyde), Irvine Welsh (Trainspotting) dan beberapa poet beken seperti Robert Burns, Robert Fergusson, dan William McGonagall.

Edinburgh, the Athens of the North! Agan yang suka tulis menulis pasti Edinbrah surga banget deh. Museum, festival, toko buku, perpustakaan dan bahkan didukung oleh the University of Edinburgh! Mereka punya jurusan Creative Writing dan Literature study sampe level S3! Kurang apa coba?!?

4. Aksen Scottish yang unik dan mblengerrrr, tapi bikin nyengir.

Kepikiran ga sih, cara baca Edinburgh gimana? Yang pasti beda dengan cara baca salah satu kota di USA, Pittsburgh. Menurut Oxford dictionary (ce ileeeh) begini niy cara bacanya: /ˈɛdɪnbərə/. Nah loh! Huruf "U" dan "G" hilang kan. Kalau orang lokal mereka akan bilang /Edinburrah/ atau /Edinbrah/. "R"nya dibaca agak bergetar-getar gimana gitu, agak seksi seperti "R" orang Perancis gitu deh.

Sensasi aksen Scottish yang kental banget ini akan dialami saat pertama kali masuk ke toko lokal. Kebanyakan orang Indonesia akan spontan komentar, "Ebusyet ini orang ngomong apa sih!" Walaupun IELTS Agan 7 ke atas, tetep aje, pasti melongo-melongo sedikit lah atau setidaknya nyengir (yang ini di dalam hati aja ya). Sebagai penutur asing bahasa Inggris, asyik kan bisa mendapatkan tantangan baru untuk menaklukan bahasa yang satu ini. British accent lewaaaaat!

Nah Gaaaaan… menyakinkan kan. #AyoKeUK #AyoKeEdinburgh.

Hubungi gw kalo Agan butuh inpoh soal UK dan Edinburgh. Edinburgh cantik di segala musim, jadi tergantung doku dan waktu Agan bisanya kapan. Bisa cari low season buat hemat doku. Wah super duper deh pokoknya.

Masih banyak cerita seru dan alasan kenapa Agan harus ke Edinburgh. Sambung di jilid ke-2 ya, Gan! Edinburgh, the Gems of the North part II, plus tips and trik yang Agan perlu tau.

Last but not least, kecantikan Edinburgh hanya sebagian dari kecantikan UK! Banyak bab-bab perjalanan ke kota-kota indah di UK lainnya yang belum tersentuh, Gan. The UK is GREAT!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya