Ketika kaki melangkah jangan pernah hentikan dia, ketika rindu menghampiri ikuti maunya.

Karena,

Advertisement

Hati yang merindu tak pernah berbohong

Hati yang merindu tak pernah salah

Hati yang merindu selalu tau kemana ia akan berhenti merindu

Advertisement

Hati yang merindu selalu tau kapan harus berhenti merindu

Rindu yang tak lagi tertahan selalu membawa ku bernostalgia dan mengingat yang pernah kulalui, kembali ketempat dimana dan dengan siapa ku lalui itu.

Aku sadar hidup ku kini hanya sekedaar nostalgia masa lalu, mereka yang lalu dan merindu yang lalu serta mengharap yang lalu.

Kini yang lalu tak lagi mampu ku ingat, lelah menghinggap menunggu yang lalu tak lekas kembali, aku memilih memulai segalanya dari awal dari saat dimana yang lalu ingin ku lupakan.

Namun berjuta kali kucoba rindu itu memang tak pernah bisa bersembunyi terlalu lama. rindu itu akan selalu hadir dan hadir kapanpun sebelum kau lampiaskan.

Itulah yang aku lakukan beberapa waktu lalu ketika rindu tak terbendung lagi, (beruntung saat itu aku masihlah pekerja lepas yang masih memiliki cukup waktu luang untuk menikmati hidup, meski ada kewajiban – kewajiban lain yang membuatku harus berkejaran dengan waktu untuk sekedar berjalan – jalan sebentar) segera kuhubungi sahabat ku untuk menemaniku memuaskan sedikit hasrat ku yang telah memuncak ini. Sekali lagi betapa beruntungnya aku ketika sahabat ku ini bersedia menemani ku disela kesibukannya. Begitu kami bertemu, tujuan utama ku adalah Gunung Andong, Magelang, Jawa tengah. (gunung pertama yang aku daki beberapa tahun yang lalu dan dari perkenalanku dengan Gunung Andong, membuat ku mulai sedikit jatuh cinta pada ketinggian). Tapi karena waktu yang sudah cukup siang untuk melaju dari Ungaran menuju Gunung Andong membuat kami harus mengubah tujuan, dan kendaraan kami berubah haluan menuju ke Gedong Songo, Bandungan, Semarang atas, Jawa Tengah.

Ditemani mendung yang mulai menggelayut kami memarkirkan kendaraan kami dan memasuki tempat wisata ini dengan sedikit ketidak yakinan untuk melanjutkan perjalanan karena mendung yang semakin menggelayut manja. Tapi karena hasratku yang menggebu kami yakinkan untuk membeli karcis masuk dan memulai perjalanan kami di Gedong songo.Yah perjalanan kami disini tak berlangsung lama, hanya perjalanan yang sangat santai diselingi canda dan cerita antar sahabat yang sebenarnya adalah percakapan yang cukup gila. Begitu tiba di Candi ke dua setelah selama perjalanan kami habiskan untuk berrfoto, berbagi cerita dan menggila bersama ternyat rintik air mulai turun dan membuat kami harus memutuskan untuk kembali turun tanpa bisa meneruskan perjalanan ke atas dan menikmadi pemandangan yang lebih menakjubkan lagi diatas sana.

Yah mungkin hanya sebatas ini saja short escape ku kali ini ke Gedong songo. Yah cukup memuaskan hasrat ku tapi dari perjalanan ini aku justru berjanji bahwa akan ada perjalanan-perjalanan yang lainnya setelah ini mungkin ini bukannlah perjalanan dengan cerita menarik, tapi dari perjalanan ini aku belajar bahwa betapa waktu memang begitu berharga untuk bisa dinikmati, tak perlu meluangkan waktu berhari-hari untuk menikmati sebuah pemandangan atau tempat di suatu daerah, cukup nikmailah waktu mu meski hanya 2 hingga 4 jam waktu yang kamu miliki dalam sehari, sisakan sedikit tenagamu untuk melewati semua keindahan yang Tuhan ciptakan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya