Siapa sih yang tidak mengenal game online? Semua orang pasti sudah tidak asing lagi dengan game online, yaps bermain game online memang tak lagi pandang usia. Game online sendiri merupakan permainan yang dijalankan dengan menggunakan jaringan internet sehingga dapat terhubung dengan gamers lain dimanapun. Game online yang sekarang sedang naik daun diantaranya Free Fire, PUBG, Mobile Legends dan masih banyak lagi.
Akan tetapi saking seringnya anak-anak bermain game online mengakibatkan persepsi buruk Orang tua terhadap game online itu sendiri. Orang tua menganggap game online hanya membuang waktu, uang dan menyebabkan sakit mata saja. Akibatnya anak-anak dan para remaja kena semprot orangtua karena dianggap belajar dan beraktivitas olahraga keluar rumah. Namun siapa sangka game online jika dilihat lebih luas lagi ternyata memiliki dampak positif loh bagi para penggunanya.
Dampak positif yang pertama yaitu penghilang rasa bosan. Yap! Seperti dimasa pandemi ini dimana semua orang dituntut untuk dirumah saja membatasi aktivitas diluar rumah menyebabkan anak-anak dan remaja menjadi bosan dan jenuh. Para remaja yang merasa bosan dengan aktifitasnya dan merasa stress memilih bermain game online untuk menghilangkan rasa bosannya itu. Bahkan mereka betah duduk berjam-jam menatap layar laptop ataupun layar Hpnya. Eitss tapi ingat ngegame boleh, males jangan ya!
Bagaimana tidak betah bermain game online, di beberapa jenis game online ternyata dapat dimainkan bersama teman walaupun dengan jarak jauh. Koneksi internet yang tersedia juga dapat menambah teman baru yang tak dikenal sebelumnya. Mereka bahkan mampu berkomunikasi layaknya telepon atau chat dengan aplikasi game tersebut.
Bermain game online juga membutuhkan trik dan strategi untuk memainkannya. Pemain harus pandai memikirkan bagaimana strategi dan kekompakan tim untuk memenangkan game yang dimainkan. Kerja otak dilatih lebih fokus dan lebih kreatif dalam menjalankan misi permainan yang sangat sulit. Seiring berjalannnya waktu, para gamers sudah tidak memusingkan masalah itu, karena kerja otak sudah sering dilatih dan sudah lebih fokus.
Selain melatih untuk fokus, tanpa disadari hampir seluruh fitur dan pengaturan dalam game online menggunakan Bahasa Inggris sehingga meningkatkan dan mengasah kemampuan berbahasa inggris para gamers. “Winner winner chicken dinner”, pasti para gamers sudah tidak asing lagi bukan dengan istilah tersebut. Ya, itu merupakan salah satu istilah asing yang ada dalam game PUBG.
Di indonesia sendiri ternyata sudah ada beberapa universitas yang memiliki progam studi yang berkaitan dengan industri gaming, Universitas BINUS misalnya. Universitas tersebut memiliki jurusan S1 Game Application and Technology yang mempelajari mulai dari merancang cerita, membuat animasi, progamming, proses produksi game, hingga pemasaran game tersebut. Wow keran juga ya ternyata.
Masih banyak lagi universitas-univeritas yang membuka prodi yang berkaitan dengan industri game seperti Universitas Negeri Malang, Institut Teknologi Sepeluh Nopember, dan ITB. Industri game dinilai juga sangat memiliki prospek kerja yang menjanjikan disetiap negara. Nahh buat kalian para gamers hal ini menjadi kesempatan emas untuk tidak hanya bermain game online saja akan tetapi juga mengembangkan sebuah game dan sukses bekerja diperusahaan game-game favorit.
“Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui”, mungkin itu peribahasa yang tepat. Yaps! karena selain sebagai hiburan ternyata game online bisa menghasilkan uang. Para gamers bisa menghasilkan uang lewat bermain game dengan cara mengikuti kompetisi nasional maupun internasional yang diadakan. Mereka mendapatkan uang dari hadiah maupun team besar yang memberi dia gaji. Para gamers juga menjadikan media youtube sebagai sarana lain yaitu dengan cara live streaming bermain game lewat channel youtube yang mereka punya sehingga dapat menghasilkan uang.
Gamers di Indonesia pun juga sudah banyak yang terknal di kalangan internasional seperti Hansel Ferdinand yang seorang gamers Counter strike Go. Hansel mampu mengasilkan uang hingga 1,43 miliar dari hobinya bermain game sejak 2013 dengan mengikuti turnamen esport skala nasional maupun internasional. Selain hansel tentunya masih banyak sekali gamers yang mampu menghasilkan uang seperti Kenny Deo “xepher”, kevin susanto, Muhammad rizky Anugrah dan masih banyak lagi.
Nah, sudah jelas bukan, bermain game online tidak hanya memberi dampak negatif tetapi juga memberikan suatu dampak positif. Jadi buat para gamers harus pandai mengatur diri agar dapat merasakan manfaat dari game online agar tidak sia-sia. Peran orang tua juga harus aware terhadap anaknya sehingga anak tidak kecanduan bermain game online. Dan yang terakhir adalah dibutuhkan latihan dengan tekun, kekompakan team serta strategi permainan yang matang sehingga dapat memenangkan permainan.
ADVERTISEMENTS
Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya
“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”