Keindahan Pantai Jember, Yakin Deh Kamu Juga Pasti Pengen ke Sana~

Pantai Jember

Indonesia yang didominasi oleh perairan sudah tak heran jika tersebar berbagai macam pantai hampir di setiap penjuru kotanya. Seringkali pantai-pantai belum memiliki nama dan belum tersentuh oleh manusia. Berwisata di pantai memang dapat memberikan kesan yang berbeda. Di sana juga bisa melepas penat karena beban pekerjaan maupun beban hidup lainnya juga otak menjadi lebih meningkatkan kreativitas karena otak menjadi lebih rileks. Selain dapat menghilangkan stress berwisata di pantai yang terpenting juga sangat ramah di kantong.

Advertisement

Menikmati pemandangan laut yang memanjakan mata serta angin segar yang meniup dengan lembut menambah kesan damai dan tidak lupa juga hamparan pasir yang halus dan alami membuat pikiran lebih tenang untuk menikmati pemandangan pantai. Tidak hanya menikmati pemandangan, bisa juga melakukan olahraga berenang sehingga dapat membakar banyak kalori pada tubuh, melatih semua otot-otot tubuh, dan juga dapat menyehatkan paru-paru. Tak hanya itu, angin pantai juga berguna untuk mengurangi penyakit asma karena angin pantai yang bersih memiliki kadar oksigen yang tinggi dan udara yang bersih. Tentunya dimiliki oleh pantai-pantai yang bersih dan bebas dari pencemaran.

Jember, dikenal dengan kesenian tradisionalnya yakni ‘Can Macanan Kaduk’ juga memiliki wisata alam yang tidak kalah indah dengan wilayah lainnya. Pantai apa yang ada di Jember, pasti semua orang akan menyebut Pantai Papuma karena sangat terkenal di luar Jember. Pantai ini tidak kalah hits dibandingkan pantai-pantai yang ada di Malang maupun Banyuwangi. Pantai Papuma terletak di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan. Pantai Papuma dikenal dengan Pantai Pasir Putih Malikan. Pantai ini memiliki hamparan pasir yang putih nan indah. Selain itu saya juga melihat banyak batu karang yang cantik di tepi pantai. Sehingga aman untuk bermain di bibir pantai, tetapi tetap harus waspada.

Pantai Papuma ini berbentuk menjorok ke laut mirip dengan tanjung. Pantai Papuma ini khas dengan batu karang yang sangat besar di tengah laut dekat pantai. Akses menuju ke Pantai Papuma dari Kota Jember sendiri lumayan jauh, tetapi tidak perlu khawatir karena jalan aksesnya mudah dijangkau. Sepanjang perjalanan juga di suguhkan dengan pemandangan pepohonan yang asri dan memanjakan mata, sehingga selama perjalanan berlangsung tidak akan bosan. Saat di pantai pun juga bisa membeli camilan maupun makanan berat karena sepanjang pinggir pantai banyak orang yang membuka warung dengan tempat makan yang luas. Berbagai macam makanan pun ada.

Advertisement

Di sana juga disediakan kamar mandi maupun kamar bilas untuk membersihkan pasir dari badan. Selain itu, tersedia juga penginapan seperti hotel di dekat pantai sehingga para wisatawan bisa menikmati pemandangan pantai sepanjang hari, menikmati sunrise maupun sunset. Saya cukup menikmati selama berada di Pantai Papuma tersebut dengan segala keindahannya.

Pantai Papuma memanglah indah, tetapi Pantai Watu Ulo memiliki keunikannya sendiri. Seperti namanya ‘Watu Ulo’ yang dalam bahasa Indonesia berarti Batu Ular. Memang di Pantai Watu Ulo tersebut terkenal akan ciri khasnya yaitu batu yang sangat panjang yang berbentuk seperti ular. Batu tersebut membentang dari tepi pantai hingga hampir tengah lautan. Tentu keunikan pantai tersebut membuatnya tidak dapat lepas dari legenda yang sudah dipercayai penduduk sekitar maupun para wisatawan.

Bentuk permukaan batu yang panjang tersebut seolah seperti sisik ular juga diperkuat oleh persepsi jika batu tersebut menyerupai ular raksasa. Panjang batu tersebut sekitar 110 meter dan lebar sekitar 4 meter. Disamping legenda yang menyelimutinya, pantai ini memiliki pasir yang berwarna hitam. Pantai Watu Ulo terletak di Desa Sumberrejo, Kecamatan Ambulu. Aksesnya pun sangat mudah dijangkau. Banyak pula para penjual makanan dan minuman yang siap mengisi perut di kala lelah bermain main di pantai. Selain sebagai tempat bermain, pantai ini juga dapat dijadikan sebagai lokasi untuk berkemah.

Tidak hanya Pantai Papuma dan Pantai Watu Ulo yang memiliki keunikannya sendiri. saya juga berkunjung ke Teluk Love di Pantai Payangan. Pantai ini terletak di Desa Sumberrejo. Dari kota Jember sendiri kurang lebih memakan waktu tempuh sekitar satu jam dengan 32 kilometer. Pengunjung akan diarahkan melewati bukit yang bernama Bukit Suroyo atau Sroyo dengan jalan setapak yang sudah di tata dengan baik agar aman dan nyaman untuk di lewati. Sepanjang melewati jalanan setapak itu ada monyet kecil yang hidup liar di antara pepohonan. Namun jika hanya lewat dan tidak mengganggunya mereka juga tidak akan mengganggunya. Petugas di sana menghimbau untuk tidak membawa makanan yang mengundang monyet tersebut terpancing perhatiannya untuk mengambilnya.

Di sepanjang perjalanan naik ke atas bukit dapat melihat pemandangan laut pantai yang sejuk dari ketinggian. Kemudian di puncak bukit tersebut barulah terlihat lengkungan garis pantai yang membentuk gambar hati dengan pasir yang menambah kesan indahnya. Teluk tersebut memang benar-benar berbentuk seperti hati. Saya sangat takjub melihat keindahan dan keunikannya.

Di atas bukit tersebut anginnya sedikit kencang dan memang sangat sejuk, tetapi mungkin tidak selalu seperti ini tergantung pada cuaca saat itu. Di atas bukit pun disediakan spot-spot foto yang instagramable. Saya saat di sana tidak bisa berhenti untuk memotret keindahannya. Juga ada tempat peristirahatan seperti gazebo dengan tempat duduk dari kayu dan atap dari daun-daun kering. Birunya lautan dan langit dengan hijaunya bukit seolah bekerjasama menghadirkan pemandangan yang begitu memesona. Panorama tersebut menjadikan Teluk Love adalah spot yang romantis di kawasan Pantai Payangan, Jember.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Akrab dipanggil karina. Saya berasal dari Kota Surabaya. Kuliah di Universitas Brawijaya prodi Antropologi semester 2. Saya hobi memasak, menonton film, dan jalan-jalan

CLOSE