Simak Kolaborasi Mahasiswa UNIPMA dan Ditjen Dikti dalam Upaya Mengembalikan Kualitas Pendidikan melalui KKNT Recon

Pengembalian kualitas pendidikan yang menurun akibat pandemi

Di masa sekarang ini, beberapa aspek dalam kehidupan banyak yang menurun dari segi kualitas begitupun juga dalam bidang pendidikan.Sejak diterbitkannya Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020 pada Satuan Pendidikan Nomor 36962/MPK.A/HK/2020 tentang pelaksanaan pendidikan dalam masa darurat Covid-19 maka kegiatan belajar dilakukan secara daring dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19. Pembelajaran di rumah ini dilakukan hampir 2 tahun lamanya. Hal ini yang membuat kualitas pendidikan menurun karena siswa lebih bnayak bermain daripada belajar. 

Dalam pelaksanaan pembelajaran daring ini, banyak sekali orang tuasiswa yang mengeluh karena tidak biasa mendampingi anaknya ketika proses pembelajaran berlangsung karena orang tua harus bekerja. Akibatnya banyak siswa yang kesulitan memahami materi yang diberikan guru melalui pembelajaran daring. Berdasarkan Teori Piaget, kemampuan berpikir anak usia sekolah dasar masih berada di tingkatan operasional konkrit, di mana anak seusia mereka masih sangat membutuhkan belajar secara konkrit/nyata untuk memahami materi yang diberikan. Sehingga peran pembimbingan dalam proses belajar anak usia sekolah dasar sangat diperlukan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. 

Advertisements

Dalam upaya gotong-royong mengembalikan kualitas pendiidkan di Indonesia yang semakin menurun akibat pandemi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) telah berkomitmen untuk berpartisipasi dalam mitigasi pandemi Covid-19 dalam program Relawan Covid-19 Nasional (RECON). KKNT ini melibatkan mahasiswa di seluruh Indonesia baik Perguruan Tinggi Negri atau Perguruan Tinggi Swasta. 

Dalam Program ini nantinya mahasiswa akan membantu dalam proses pembelajaran yang lebih intesif kepada siswa, dan pastinya memberikan motivasi kepada siswa agar lebih semangat dalam proses pembelajaran. Devika Feby Nurman Pradina, salah satu mahasiswa PGSD angkatan 2018 Universitas PGRI Madiun yang terpilih sebagai salah satu relawan program KKNT RECON KEMDIKBUD, Literasi dan Numerasi, dengan tema Literasi dan Numerasi yang di bimbing oleh DPL (Dosen Pembimbing Lapangan) Dr. Hendra Erik Rudyanto, M.Pd. melaksanakan KKNT ini di Salah Satu sekolah Dasar yang berada di daerah Pilangkenceng lebih tepatnya di SD Negeri Jiwan 01 Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun.

Sebelum terjun langsung, mahasiswa peserta KKNT Recon wajib mengikuti rangkaian acara yang di selenggarakan baik dari Ditjen Dikti maupun Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Tahap yang dilalui oleh mahasiswa adalah pembekalan melalui zoom oleh Ditjen Dikti, lalu pembekalan yang diberikan oleH LPPM, mengurus surat izin di Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun, Pendataan Siswa, dan akhirnya terjun langsung untu memberikan bimbingan. Diharapkan kedepannya pemerintah akan terus memberikan program serupa guna meningkatkan kualitas pendidikan yang sempat menurun akibat pandemi covid-19. 

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Seorang Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di Universitas PGRI Madiun dan seorang content creator