Jalani Setiap Langkah Kehidupan dengan Mencintai Dirimu, Maka Dunia Akan Menyambutmu

Jalani hidup dengan mencintai dirimu

Banyak orang mengeluhkan tentang kehidupannya. Dimulai dari tubuh hingga takdir. “Kenapa rambutnya begitu bagus?”, “Kenapa wajah dia sangat mulus?”, “Kenapa hidup dia terlihat bahagia?” dan masih banyak pertanyaan dengan awalan “Kenapa”. Jawabannya hanya satu, kamu tidak mencoba melihat dirimu sendiri.

Advertisement

Setiap orang memiliki takdir hidup yang berbeda. Apakah Tuhan adil? Tentu saja, jika kamu tidak membanding-bandingkan dengan yang lainnya. Setiap orang memiliki keberkahan dan kesulitan yang seimbang. Tapi kamu tahu sendiri, uniknya manusia hanya memperlihatkan keberkahan yang ia miliki.

Untuk apa membagikan kesulitan yang ia dapatkan, jika tetap tidak ada jalan keluar yang ia temukan. Jadi percuma jika kau membandingkannya. Karena kau tidak melihat keseluruhan dari hidupnya. Cobalah memulai mencintai diri sendiri. Karena hal baik akan berdatangan dengan sendirinya jika kamu memulai segalanya dengan energi positif.

Terkadang, karena terlalu fokus melihat hijaunya rumput tetangga kita lupa jika rumput yang kita rawat juga tidak kalah hijaunya. Begitu pun kehidupan, kita hanya selalu iri dengan apa yang orang lain miliki padahal yang kita dapatkan sudah jauh lebih nikmat diberikan oleh Sang Pencipta. Tidak semua orang seberuntung kita, lalu nikmat mana lagi yang kau dustakan.

Advertisement

Syukurilah apa yang kita terima. Dari situ, tanpa sadar kita akan lebih banyak tersenyum dari pada sebelumnya. Tersenyum itu gratis bukan, dan bonusnya kita mengeluarkan aura positif untuk orang-orang di sekeliling kita. Dimulai dengan senyum, hari akan terlewati jauh lebih baik. Dimulai dengan bersyukur nikmat kehidupan akan jauh lebih manis. Akan lebih banyak hubungan yang terjalin, akan lebih erat hubunga yang terikat. Hidup tidak sesulit itu, hanya kita yang membuat segalanya menjadi rumit.

Ketika kamu mulai mencintai dirimu, maka kamu sedang berdamai dengan hidupmu. Kamu akan mulai menerima kekurangan dan kelebihan yang kamu miliki. Melihat kekuranganmu bukan sebagai penghalangmu, tetapi sebagai acuanmu. Fisik, mental, takdir, atau apa pun itu tidak akan membuatmu terpojokkan oleh dunia. Tetapi sebaliknya, hal-hal itu akan membuatmu jauh lebih kuat dengan apa yang kamu miliki saat ini.

Dunia tidak menutup jalannya dengan hidup yang kamu miliki. Lalu dengan alasan apa kau mengatakan dunia tidak adil. Dirimu jauh lebih indah dari pada yang kau bayangkan. Berdamailah dengannya dan jelajahi dirimu. Temukan harta karun apa yang Tuhan sembunyikan di dalamnya. Keluarkan dan tunjukkan pada dunia jika kamu jauh lebih hebat dari yang orang-orang ketahui selama ini.

Tentunya semua itu butuh proses. Tidak mudah, tetapi bukan berarti tidak bisa di taklukan. Hanya butuh waktu dan usaha yang konsisten untuk meyakinkan Tuhan, jika kamu layak mendapatkan harta karun yang Tuhan siapkan. Ketika sudah saatnya maka kamu akan tahu, hidupmu tidak sebercanda itu. Hidupmu berharga, dan Tuhan punya misi menghadirkanmu di dunia.

Saat ini banyak sekali orang yang ingin hidup seperti orang lain. Hidup seperti orang lain itu tidak menyenangkan. Hal itu hanya membuat beban. Kau hanya mengikuti hidup orang lain dengan ekspetasi disambut hangat oleh khalayak sekitar. Itu palsu namanya. Jika pun kau diterima oleh mereka, maka dirimu yang mana yang mereka terima? Tentu saja yang kau bentuk dengan egomu. Mengurung jati dirimu di sel paling bawah ragamu.

Mungkin dengan cara seperti itu akan mendatangkan kebahagiaan pada awalnya. Tetapi, tidak akan bertahan selamanya. Topeng yang kau pakai hanya mempunyai kekuatan yang terbatas, jika retak tidak menutup kemungkinan bahwa yang akan terjadi selanjutnya adalah hancur. Ketika topeng itu hancur  maka jati diri akan dikeluarkan dari selnya. Menuju ke permukaan bertemu dengan orang-orang yang selama ini berinteraksi dengan topeng yang kau pakai.

Jangan terkejut jika mereka heran atau bahkan tidak menerima jati dirimu. Karena yang selama ini mereka terima hanyalah topengmu. Hidup akan terasa begitu indah ketika kau melakukan segala hal sebagai dirimu sendiri. Tanpa berpura-pura, tanpa kebohongan, hanya dirimu. Bukan berarti kau harus memperlihatkan segala rasa dalam kehidupanmu. Tapi, buatlah segala hal yang kamu lakukan selalu dikenal sebagai dirimu. Siapa pun kamu, hidup berhak mengetahuimu.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Not that millennial in digital era.

CLOSE