Aku…orang yang selama ini mencintaimu dalam diam. Orang yang selalu menyebut namamu dalam sepertiga malam. Orang yang selalu memeluk rindu dalam doa. Aku tak peduli berapa banyak wanita yang menginginkamu. Aku tak peduli resiko yang aku hadapi dalam mencintaimu. Yang aku inginkan cuma kamu. Bukan hanya fisikmu. Namun jiwa dan ragamu. Semua yang ku cari mungkin ada pada dirimu. Aku yakin aku telah memilihmu dan meletakkan sepenuhnya perasaanku untukmu. Biarlah hanya aku dan Allah yang tau semua ini.

Biarlah Allah yang menentukan bagaimana akhir dari perasaan ini. Pada saatnya kita akan berpisah, mungkin berpisah karena perasaan yang sama atau berpisah karena nyatanya kau tidak sepertiku. Aku siap dengan semua resiko.

Advertisement


Aku. Orang yang senantiasa melihatmu dari jauh dan sembari senyum. Hati berkata "Ya Allah aku menyukainya, aku tidak meminta dia untukku. Tapi aku minta kekuatan dalam menjalani cinta diam-diam".

Aku. Orang yang selalu mengucap syukur ketika melihat senyum dan tawamu. Meski saat ini bukan aku alasanmu untuk tersenyum dan tertawa. Mengagumimu merupakan hal terindah selama ini.


Lalu bagaimana denganmu? Apa kau merasakan hal yang sama sepertiku? Apa kau juga melakukan hal yang sama denganku? Apa yang kau lakukan jika kamu tau bahwa aku mencintaimu? Kuharap semesta dan waktu berpihak kepadaku. Kuharap ada dirimu dalam garis akhir takdirku. Kuharap aku akan menjadi wanitamu setelah ibumu. Dan kuharap kamu adalah akhir dari penantianku.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya