Masa lalu, pasti semua orang memilikinya di dalam hidup. Entah masih di ingat atau sudah rapi tersimpan di ujung terkecil hati. Ada banyak alasan yang membuat seseorang masih sulit menghapus masa lalu di ingatan. Apalagi jika masa lalumu meberikanmu banyak kenangan indah, membaikkan hidupmu tapi harus berpisah karena keadaan yang memaksa.

Bukan, ini bukan tentang kalian berdua yang memiliki masalah besar, bukan pula hubungan kalian yang tidak sejalan, tapi karena keadaan sekitar memaksa langkahmu dan langkahnya berhenti beranjak, dan membuat takdir kalian juga berkompromi dengan sangat baik dengan keadaan yang memaksa itu sehingga takdir tidak lagi berpihak untukmu bersatu. Waktupun tak berpihak padamu untuk segera melupa, seakan semua sudah berencana menertawakan ingatanmu yang tak kunjung terhapus dari ingatan. Sedangkan waktu terus membunuh tiap langkahmu perlahan. Dia di ujung sanapun berusaha menjauhkan dirinya dari masa lalu, semua merayap dengan kekuatan dan cara sendiri.

Advertisement

Adakalanya takdir seolah mempermainkan hidupmu, mengapa harus aku? mengapa bukan dia atau mereka, tapi percayalah Allah tidak pernah memberi kecewa, terkadang kau memang harus dipisahkan dengan seseorang yang kau anggap baik tapi tidak menurut versi Allah Yang Kuasa. Recanamu boleh matang kau jalankan tapi rencana Allah tetap sempurna meski sering kali menolak tuk dimasukkan dalam logika.

Kau tak pernah tau takdir hidupmu terus berputar di langit dunia sembari menunggu perintahNya ketika waktunya telah tiba menghampiri hidupmu. Tidak ini bukan perkara cepat atau lambat ini perkara waktu yang tepat. Bukankan ada nama di setiap Lauhul Mahfudz seseorang?

Masa lalu tak kunjung terhapus itu lumrah, semua berproses meski setiap prosesnya kesulitan kerap kali hinggap hingga tak memberi ruang tuk melangkah barang sekejap, tapi waktu tak pernah ingkar meski waktu kadang kerap berkompromi dengan pusaran takdir mendukung masa lalu tetap terkenang tak terhapus, waktu akan menunjukkan dirinya di waktunya sendiri. Putaran jam tak akan bergerak mundur

Advertisement

Terkadang mengikhlaskan adalah satu kata yang cukup berat dan rumit dilakukan tak semudah teorinya, sekali lagi ini butuh pertolongan Allah Yang Maha Rahman untuk keluar dari kungkungan masa lalu yang menyesakkah. Kita manusia bisa apa selain berserah.

Ini hidup tak melulu mengajarkan mengikhlaskan, ada kalanya kau hanya perlu berdiam, menyelaraskan pikiran, berkompromi dengan hatimu, duduk bertafakur, lalu perlahan bangkitlah meski tidak semudah yang diteorikan.

Selamat belajar mengikhlaskan, menghapus, membunuh secara perlahan tiap ingatan masa lalu yang kerap muncul.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya